PPDB Manual, Siswa SD dan SMP Wajib Bawa KK dan Akta Lahir Asli

Kompas.com - 24/06/2019, 12:31 WIB
Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pangkal Pinang, Senin (24/6/2019). KOMPAS.com/HERU DAHNURKantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pangkal Pinang, Senin (24/6/2019).

PANGKAL PINANG, KOMPAS.com- Calon peserta didik baru untuk tingkat SD dan SMP di wilayah Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung diwajibkan membawa kartu keluarga dan akta kelahiran asli saat pendaftaran.

Kepala Bidang Pembinaan Dikdas Dinas Pendidikan Pangkal Pinang, Darwin mengatakan, syarat utama berupa KK dan akta asli berlaku untuk tingkat SD maupun SMP.

"Kalau untuk SMP syarat tambahan yakni STTB dan maksimal berumur 15 tahun terhitung Juli 2019," kata Darwin kepada Kompas.com di kantornya, Senin (24/6/2018).

Baca juga: Ingat, Penerimaan PPDB 2019 Tak Ditentukan Siapa yang Tercepat Mendaftar...

Dia menuturkan, ketentuan penerimaan siswa baru terangkum dalam peraturan wali kota yang mengacu pada permendikbud 2019.

"Ada empat zonasi untuk SD dan dua zonasi untuk SMP. Jika tidak sesuai KK maka harus ada keterangan domisili," ujar dia.

Baca juga: Dewan Pendidikan Curiga Banyak KK Titipan dalam Sistem Zonasi PPDB
Siswa maupun wali murid melakukan pendaftaran langsung di sekolah dengan cara manual terhitung 1 sampai 4 Juli 2019.

"Prosesnya masih manual. Untuk sistem online fasilitasnya belum memungkinkan baik dari sekolah maupun orang tua siswanya. Beda dengan kota besar," ucap Darwin.

Dia mengimbau, tidak ada yang mendaftar lintas zonasi dengan dalih mengincar sekolah favorit.

Sistem zonasi dipastikan bagian dari upaya pemerataan kualitas pendidikan.




Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sebelum Kepala Bappeda Jatim Meninggal, 21 Anak Buahnya Positif Covid-19

Sebelum Kepala Bappeda Jatim Meninggal, 21 Anak Buahnya Positif Covid-19

Regional
Kawanan Belalang Tak Terhitung Jumlahnya 'Serbu' Landasan Pacu Bandara

Kawanan Belalang Tak Terhitung Jumlahnya "Serbu" Landasan Pacu Bandara

Regional
663 Pedagang dan Pembeli di Pasar Keputran Surabaya Rapid Test Massal, 37 Orang Reaktif

663 Pedagang dan Pembeli di Pasar Keputran Surabaya Rapid Test Massal, 37 Orang Reaktif

Regional
Gubernur Kalbar Akan Berhentikan 2 Kepala SMK di Pontianak yang Pungut Biaya Seragam

Gubernur Kalbar Akan Berhentikan 2 Kepala SMK di Pontianak yang Pungut Biaya Seragam

Regional
Satpol PP Banyumas Mandikan Manusia Silver yang Kepergok Minta Sumbangan di Pinggir Jalan

Satpol PP Banyumas Mandikan Manusia Silver yang Kepergok Minta Sumbangan di Pinggir Jalan

Regional
Tak Kenakan Masker, Pria Ini Dihukum Sapu Alun-alun pada Hari Ultahnya

Tak Kenakan Masker, Pria Ini Dihukum Sapu Alun-alun pada Hari Ultahnya

Regional
Pasien Ini Baru Sembuh Setelah Dirawat 75 Hari dan 19 Kali Tes Swab

Pasien Ini Baru Sembuh Setelah Dirawat 75 Hari dan 19 Kali Tes Swab

Regional
Aniaya Ibu Kandung hingga Meninggal, Pria Ini Bertaubat Usai Jalani Hipnoterapi Bersama Kapolres

Aniaya Ibu Kandung hingga Meninggal, Pria Ini Bertaubat Usai Jalani Hipnoterapi Bersama Kapolres

Regional
150 Ibu Hamil di Surabaya Tes Swab, Saat Melahirkan Akan Dites Ulang

150 Ibu Hamil di Surabaya Tes Swab, Saat Melahirkan Akan Dites Ulang

Regional
Diduga Perkosa Bocah 9 Tahun di Hutan, Oknum Polisi Dilaporkan ke Propam

Diduga Perkosa Bocah 9 Tahun di Hutan, Oknum Polisi Dilaporkan ke Propam

Regional
Sebelum Positif Covid-19, Wagub Kaltim Temani Istri Operasi hingga Rapat Paripurna Bersama DPRD

Sebelum Positif Covid-19, Wagub Kaltim Temani Istri Operasi hingga Rapat Paripurna Bersama DPRD

Regional
6 Kali Banjir dalam 2 Bulan di Luwu, Wagub Sulsel Minta Sungai Dinormalisasi

6 Kali Banjir dalam 2 Bulan di Luwu, Wagub Sulsel Minta Sungai Dinormalisasi

Regional
Pipa Gas Meledak di Palembang, Menyemburkan Api Setinggi 2 Meter

Pipa Gas Meledak di Palembang, Menyemburkan Api Setinggi 2 Meter

Regional
Warga Perbatasan RI-Malaysia Sulit Dapat BBM, Orang Sakit Terpaksa Ditandu 20 Km

Warga Perbatasan RI-Malaysia Sulit Dapat BBM, Orang Sakit Terpaksa Ditandu 20 Km

Regional
Perempuan Tanpa Busana Muncul di Belakangnya Saat Webinar, Ini Klarifikasi Dosen Uncen

Perempuan Tanpa Busana Muncul di Belakangnya Saat Webinar, Ini Klarifikasi Dosen Uncen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X