Tarif Bus Listrik Transjakarta Sama dengan yang Berbahan Bakar Solar

Kompas.com - 23/06/2019, 17:57 WIB
Bus Listrik Transjakarta dipamerkan di lokasi CFD Bundaran HI, Minggu (5/4/2019) KOMPAS.com/JIMMY RAMADHAN AZHARIBus Listrik Transjakarta dipamerkan di lokasi CFD Bundaran HI, Minggu (5/4/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT Transjakarta, Agung Wicaksono mengatakan, tarif bus listrik akan sama dengan bus transjakarta konvensional berbahan bakar solar saat beroperasi.

Hal itu dikatakan Agung karena aturan yang ditetapkan pemerintah tentang tarif angkutan umum seperti bus tidak didasari bahan bakar yang digunakan bus tersebut.

"Selama ini tarif yang ditetapkan oleh pemerintah tidak didasari oleh bahan bakar. Tarif kepada pelanggan itu semuanya sama. Saat ini, ada yang pakai solar ada yang pakai gas toh tarifnya sama, tidak ada yang beda," kata Agung, dalam acara diskusi 'Kesiapan Kendaraan Listrik Mengaspal di Jakarta', di Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (23/6/2019).

Baca juga: PT Transjakarta Minta Tarif Listrik Diturunkan untuk Bus Listrik

Agung mengatakan, harga bus listrik memang lebih mahal tiga kali lipat dari harga bus konvensional berbahan bakar solar yakni sekitar Rp 2 miliar.

Namun, biaya perawatan dan operasional bus listrik jauh lebih murah. Hal itu yang membuat tarif bus listrik nantinya sama dengan bus berbahan bakar solar.

"Bus listrik itu jumlah komponennya sangat sedikit, di bawah 20, tadi sekitar 17 komponen. Sedangkan yang namanya bahan bakar solar itu ratusan komponennya. Sehingga, di situ saja sudah kelihatan akan berdampak signifikan, tapi itu semua akan berdampak di jangka panjang karena di awal pemeliharaannya akan lebih murah," ujar Agung.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, pengamat tata kota Yayat Supriatna mengatakan, operasional bus listrik tak perlu memikirkan mahalnya harga bus.

Tetapi, harus melihat jangka panjang operasional bus yang berdampak pada kualitas lingkungan yang baik, penghematan biaya dan energi.

Baca juga: Operasional Bus Listrik di Jakarta Terkendala Perpres

"Kalau penggunaan bus listrik disubsidi itu menarik. Jika nanti disubsidi itu nanti akan menimbulkan efisiensi yang sangat besar," kata Yayat.

Adapun saat ini operasional bus listrik masih terkendala dengan belum diterbitkannya Peraturan Presiden (Perpres) yang mengatur hal tersebut.

"Yang belum ada adalah kebijakan di tingkat nasional. Kami mendengar bahwa ada draf Peraturan Presiden yang sedang disusun, kami mengahrapkan ini akan menjadi sebuah dukungan dari pemerintah pusat ke pemerintah DKI untuk menjalankan bus listrik ini," ujar Agung.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.