3 Hari Dicari, Nelayan Hilang Ditemukan Tewas

Kompas.com - 23/06/2019, 16:03 WIB
proses pencarian nelayan hilang disapu gelombang tinggi, Minggu (23/6/2019) Istimewaproses pencarian nelayan hilang disapu gelombang tinggi, Minggu (23/6/2019)

PALU, KOMPAS.com - Jenazah korban tenggelam saat sedang memancing di perairan Desa Supilolong Tomini, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, akhirnya ditemukan.

Jenazah ditemukan setelah dilakukan pencarian selama tiga hari.

Korban bernama Hamid (34) ditemukan oleh nelayan yang sedang melaut pada Minggu (23/6/2019) sekitar pukul 07.45 Wita.

Kepala Pencarian dan Pertolongan Palu Basrano mengatakan, nelayan tersebut memberi kode kepada Tim SAR.

"Kode itu kemudian direspons oleh tim SAR gabungan. Tim kami kemudian mendekat ke arah nelayan tersebut. Dan benar tim kami melihat satu jenazah yang sudah mengapung," kata Basrano.

Korban ditemukan mengambang kurang lebih 500 meter dari pesisir pantai. Korban kemudian dibawa ke rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Sebelumnya Pos Pencarian dan Pertolongan Parigi, Tolitoli bersama Polairud, Babinsa, Kepala Desa dan masyarakat setempat telah melakukan pencarian sejak Kamis (20/6/2019).

Korban awalnya memancing bersama dua orang rekannya dalam satu perahu sekitar pukul 21.30 Wita.

Saat sedang mancing, tiba-tiba cuaca buruk. Angin dan badai membuat laut yang tadinya tenang berubah berombak.

Perahu kemudian tenggelam. Dua rekan Hamid selamat setelah berenang hingga mencapai bibir pantai. Sementara Hamid tidak bisa berenang.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemuda 19 Tahun Tewas dengan Tubuh Penuh Luka, Diduga Dianiaya Sejumlah Temannya

Pemuda 19 Tahun Tewas dengan Tubuh Penuh Luka, Diduga Dianiaya Sejumlah Temannya

Regional
Kisah Dalang Jenggleng, Gunakan Cara Abnormal hingga Kuis Berhadiah

Kisah Dalang Jenggleng, Gunakan Cara Abnormal hingga Kuis Berhadiah

Regional
Ini Sosok di Balik Heboh Pasutri di Cianjur Bayar Persalinan Pakai Uang Koin

Ini Sosok di Balik Heboh Pasutri di Cianjur Bayar Persalinan Pakai Uang Koin

Regional
Reklamasi Laut di Bangka, Ada Sarang untuk Cumi Bertelur

Reklamasi Laut di Bangka, Ada Sarang untuk Cumi Bertelur

Regional
Polisi Bisa Identifikasi Kerangka Manusia di Rumah Kosong Bandung, Asal...

Polisi Bisa Identifikasi Kerangka Manusia di Rumah Kosong Bandung, Asal...

Regional
Kerangka Manusia Ditemukan Duduk di Sofa, Tetangga: Harusnya Ada Lalat dan Bau

Kerangka Manusia Ditemukan Duduk di Sofa, Tetangga: Harusnya Ada Lalat dan Bau

Regional
Melacak Jejak Pembalakan Liar Hutan Lindung Sendiki yang Mulai Gundul

Melacak Jejak Pembalakan Liar Hutan Lindung Sendiki yang Mulai Gundul

Regional
PHRI Manggarai Barat Dukung Rencana Jokowi soal G20 di Labuan Bajo

PHRI Manggarai Barat Dukung Rencana Jokowi soal G20 di Labuan Bajo

Regional
Cerita Ganjar Soal Deklarasi Keraton Agung Sejagat: Kena Hukum Alam Kalau Tak Dukung, Wah, Ini Nakut-Nakutin

Cerita Ganjar Soal Deklarasi Keraton Agung Sejagat: Kena Hukum Alam Kalau Tak Dukung, Wah, Ini Nakut-Nakutin

Regional
Jokowi Akan Serahkan 2.500 Sertifikat Tanah untuk Warga Manggarai Barat

Jokowi Akan Serahkan 2.500 Sertifikat Tanah untuk Warga Manggarai Barat

Regional
2 Pekan Tak Hujan, Lahan Padi di Jember Retak karena Kekeringan

2 Pekan Tak Hujan, Lahan Padi di Jember Retak karena Kekeringan

Regional
29 Pemuda Satu Kampung Diamankan Polisi, 19 Orang Positif Narkoba dan 10 Orang Beli Sabu

29 Pemuda Satu Kampung Diamankan Polisi, 19 Orang Positif Narkoba dan 10 Orang Beli Sabu

Regional
Wali Kota Hendi Berikan Penghargaan kepada 2 Dalang Wayang Potehi

Wali Kota Hendi Berikan Penghargaan kepada 2 Dalang Wayang Potehi

Regional
Situs PN Kepanjen Diretas, Isinya Protes Kasus Pelajar yang Bunuh Begal

Situs PN Kepanjen Diretas, Isinya Protes Kasus Pelajar yang Bunuh Begal

Regional
BKSDA Terima Owa Langka dari Warga, Pemilik Mengaku Tidak Tega

BKSDA Terima Owa Langka dari Warga, Pemilik Mengaku Tidak Tega

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X