Dalami Penyebab Kematian Mayat Tanpa Busana dan Bertato, Polisi Olah TKP Ulang

Kompas.com - 23/06/2019, 16:02 WIB
Kapolsek Panakukang Kompol Ananda Fauzi Harahap saat diwawancara usai polisi olah TKP atas penemuan mayat pria bertato di Jalan Urip Sumoharjo, Kelurahan Pampang, Kecamatan Panakukang, Makassar, Minggu (22/6/2019). Kompas.com/HIMAWAN Kapolsek Panakukang Kompol Ananda Fauzi Harahap saat diwawancara usai polisi olah TKP atas penemuan mayat pria bertato di Jalan Urip Sumoharjo, Kelurahan Pampang, Kecamatan Panakukang, Makassar, Minggu (22/6/2019).


MAKASSAR, KOMPAS.com - Polisi kembali melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengetahui penyebab kematian pria bertato yang ditemukan dalam kondisi tanpa busana dan kaki terikat di lahan timbunan di sekitar Jalan Urip Sumoharjo, Kelurahan Pampang, Kecamatan Panakukang, Makassar, Minggu (23/6/2016).

Kapolsek Panakukang Kompol Ananda Fauzi Harahap mengatakan, mayat pria yang ditemukan itu belum diketahui identitasnya. Di tubuh korbam tersebut, ada beberapa luka yang ditemukan penyidik.

"Setelah dilakukan konfirmasi dengan tim dokkes terdapat beberapa luka," kata Ananda, saat diwawancara awak media, Minggu (23/6/2019).

Baca juga: Penemuan Mayat Tanpa Busana, Bertato dan Kaki Terikat Gegerkan Warga

Ananda menambahkan, lahan timbunan yang menutupi tubuh korban saat ditemukan diangkut dari Jalan Sungai Saddang Baru yang jaraknya dari lokasi penemuan mayat sekitar puluhan kilometer. Ananda pun menilai kematian pria bertato itu tidak wajar.

Ada dua luka yang ditemukan tim Biddokkes Polda Sulsel usai melakukan visum pada tubuh korban. Dua luka yang ada di tubuh pria itu berada di bawah ketiak dan di punggungnya.

"Kalau untuk indikasi awal luka tersebut dikarenakan benda tajam. Patut dicurigai penemuan mayat ini bukan penemuan mayat biasa," kata Ananda.

Sebelumnya diberitakan, sesosok mayat pria tanpa busana dengan tato di lengan kirinya ditemukan tertimbun lumpur di sebuah lahan kosong milik TNI AD di Jalan Urip Sumoharjo, Kelurahan Pampang, Kecamatan Panakukang, Makassar, Minggu (23/6/2016) pukul 01.00 Wita dini hari.

Baca juga: Hendak ke Sawah, Petani Temukan Mayat Pria di Dekat Motor Ambruk

Mayat tersebut ditemukan pertama kali oleh Sahar (22), salah satu operator alat berat dari Tenaga Bantuan Operasional (TBO) TNI AD yang waktu itu sedang melakukan pengerukan tanah timbunan sekitar 1,5 meter.

Saat ditemukan, mayat tanpa identitas itu sudah mulai membengkak dan menguarkan bau busuk.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gempa Magnitudo 4,5 Guncang Ambon, Rumah Anggota Polisi Roboh

Gempa Magnitudo 4,5 Guncang Ambon, Rumah Anggota Polisi Roboh

Regional
Pemadaman Bergilir Selama Sepekan Resahkan Warga NTB, Ini Alasan PLN

Pemadaman Bergilir Selama Sepekan Resahkan Warga NTB, Ini Alasan PLN

Regional
Empat Gempa Beruntun Guncang Ambon Sabtu Pagi, Warga Panik Berhamburan

Empat Gempa Beruntun Guncang Ambon Sabtu Pagi, Warga Panik Berhamburan

Regional
Cerita Ketua RW di Kembangan Lari Kejar Pelaku Penyiraman Air Keras ke 6 Siswi SMP

Cerita Ketua RW di Kembangan Lari Kejar Pelaku Penyiraman Air Keras ke 6 Siswi SMP

Regional
Fakta 3 Saudara Sekandung di Belawan Terduga Teroris Bom Medan: Nyuruh Ngaji Bagus-bagus, Kok Kayak Gini...

Fakta 3 Saudara Sekandung di Belawan Terduga Teroris Bom Medan: Nyuruh Ngaji Bagus-bagus, Kok Kayak Gini...

Regional
Duduk Perkara Keraton Pecat Abdi Dalem Berusia 68 Tahun karena Diduga Lecehkan Mahasiswi

Duduk Perkara Keraton Pecat Abdi Dalem Berusia 68 Tahun karena Diduga Lecehkan Mahasiswi

Regional
Aksi Pencurian Motor NMax di Jalan Rajawali Pondok Aren Terekam CCTV

Aksi Pencurian Motor NMax di Jalan Rajawali Pondok Aren Terekam CCTV

Regional
Kontroversi Kolam Renang Rp 1,5 M di Rumah Dinas,  Terapi Renang Kaki Ridwan Kamil yang Cidera dan Ruang Publik

Kontroversi Kolam Renang Rp 1,5 M di Rumah Dinas, Terapi Renang Kaki Ridwan Kamil yang Cidera dan Ruang Publik

Regional
Sengatan Tawon Vespa Affinis Kembali Renggut Korban Jiwa di Klaten

Sengatan Tawon Vespa Affinis Kembali Renggut Korban Jiwa di Klaten

Regional
Hormati Djaduk Ferianto, Mahfud MD Akan Hadiri Ngayogjazz 2019

Hormati Djaduk Ferianto, Mahfud MD Akan Hadiri Ngayogjazz 2019

Regional
[POPULAR NUSANTARA] Umat Hindu di Bantul Butuh Rumah Ibadah | Ridwal Kamil Bicara soal Kolam Renang Rp 1,5 M

[POPULAR NUSANTARA] Umat Hindu di Bantul Butuh Rumah Ibadah | Ridwal Kamil Bicara soal Kolam Renang Rp 1,5 M

Regional
Jusuf Kalla Ucapkan Selamat atas Lahirnya Cucu Ketiga Jokowi, La Lembah Manah

Jusuf Kalla Ucapkan Selamat atas Lahirnya Cucu Ketiga Jokowi, La Lembah Manah

Regional
Bagaimana Penenggelaman Kapal 5 Tahun ke Depan?

Bagaimana Penenggelaman Kapal 5 Tahun ke Depan?

Regional
Selvi Lahirkan Bayi Perempuan, Gibran Beri Nama La Lembah Manah

Selvi Lahirkan Bayi Perempuan, Gibran Beri Nama La Lembah Manah

Regional
Selidiki Kasus Bom Medan, Polisi 5 Jam Geledah 3 Rumah di Belawan, Ini Hasilnya

Selidiki Kasus Bom Medan, Polisi 5 Jam Geledah 3 Rumah di Belawan, Ini Hasilnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X