Cerita Tunangan Korban Kebakaran Pabrik Korek Api: Tercium Bau Gosong Saat Makan Siang...

Kompas.com - 23/06/2019, 10:33 WIB
Bagas Efendi (19), tunangan korban kebakaran pabrik korek api gas (mancis) di Binjai, Langkat, Sumut, bernama Hariani (22), saat ditemui Tribun Medan, Jumat (21/6/2019) malam. TRIBUN MEDAN/M Andimaz KahfiBagas Efendi (19), tunangan korban kebakaran pabrik korek api gas (mancis) di Binjai, Langkat, Sumut, bernama Hariani (22), saat ditemui Tribun Medan, Jumat (21/6/2019) malam.

KOMPAS.com - Bagas Efendi (19) tidak menyangka jika tunangannya, Hairani (22) menjadi korban kebakaran pabrik korek api gas (mancis) di Binjai, Langkat, Sumatera Utara, Jumat (21/6/2019).

Padahal pada malam hari sebelum kejadian, keduanya masih bertemu muka.

Bagas kepada Tribun Medan menuturkan jika tunangannya merupakan anak ke-4 dari 8 bersaudara. Keduanya bertunangan pada 2 Januari 2019 lalu.

Keduanya berencana melangsungkan pernikahan pada 2020 mendatang. Namun, rencana tersebut harus pupus dengan meninggalnya Hairani (Rani).

Baca juga: Polisi Tetapkan Pengusaha dan Manajer Pabrik Korek Api yang Terbakar Jadi Tersangka

"Saya punya rencana mau nikah dengan Rani tahun 2020. Kami mau nikah di bulan Januari," kata Bagas kepada Tribun Medan dengan nada lirih pada Jumat (21/6/2019) tengah malam.

Bagas tidak menyangka pertemuannya dengan Hairani pada Kamis (20/6/2019) malam merupakan kali terakhir.

Saat bertemu, Bagas menilai ada raut muka berbeda pada tunangannya itu.

"Malam itu sebelum dia meninggal, wajahnya berbeda. Tidak seperti biasanya yang selalu riang. Wajahnya agak lain, dia cemberut tidak seperti biasanya," ujar laki-laki yang berprofesi sebagai pekerja bangunan tersebut.

Baca juga: 7 Korban Kebakaran Pabrik Korek Api Berhasil Diidentifikasi

 

Tercium bau gosong

Bagas mengaku tidak punya firasat apapun mengenai kepergian tunangannya tersebut. Dia mengaku ikhlas dengan kepergian Hairani secara tiba-tiba.

"Anehnya pas siang saya makan, ada tercium seperti bau gosong. Saya enggak tahu sumber baunya dari mana. Tahu-tahu dapat kabar sudah begini kejadiannya," sambungnya.

Lebih lanjut, Bagas berharap kekasihnya yang telah tiada diberikan tempat yang terbaik di sisi Tuhan.

"InsyaAllah saya ikhlas dengan kepergian korban. Semoga dia mendapatkan tempat yang terbaik di sisi Allah SWT," pungkas Bagas.

Artikel ini telah tayang di tribun- medan.com dengan judul Sudah Tunangan Impian Bagas Nikahi Khairani Gagal karena Kekasih jadi Korban Kebakaran Pabrik Mancis.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Oknum Perwira Polisi Jadi Kurir Sabu 16 Kg, Kapolda Riau: Dia Penghianat Bangsa

Oknum Perwira Polisi Jadi Kurir Sabu 16 Kg, Kapolda Riau: Dia Penghianat Bangsa

Regional
Hidup dengan Ibu ODGJ, 4 Anak Gizi Buruk Tak Kenal Lauk, Hanya Makan Nasi dengan Sayur Rebus

Hidup dengan Ibu ODGJ, 4 Anak Gizi Buruk Tak Kenal Lauk, Hanya Makan Nasi dengan Sayur Rebus

Regional
Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Kurir Sabu 16 Kilogram, Alami Luka Tembak hingga Langsung Dipecat

Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Kurir Sabu 16 Kilogram, Alami Luka Tembak hingga Langsung Dipecat

Regional
Fakta Lengkap Soal Fatwa Hukum Cambuk Bagi Pemain PUBG di Aceh...

Fakta Lengkap Soal Fatwa Hukum Cambuk Bagi Pemain PUBG di Aceh...

Regional
Gempa Terkini di Pangandaran Sempat Membuat Panik Wisatawan

Gempa Terkini di Pangandaran Sempat Membuat Panik Wisatawan

Regional
Polisi Masih Dalami Motif Warga yang Bacok Anggota DPRD Jeneponto

Polisi Masih Dalami Motif Warga yang Bacok Anggota DPRD Jeneponto

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Warga Diimbau Waspada Gempa Susulan

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Warga Diimbau Waspada Gempa Susulan

Regional
Korupsi Dana Desa Rp 387 Juta, Eks Kades Bontobaji Bulukumba Ditahan

Korupsi Dana Desa Rp 387 Juta, Eks Kades Bontobaji Bulukumba Ditahan

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Tidak Berpotensi Tsunami

Regional
11 Nakes Positif Covid-19, Layanan Puskesmas di Kota Palopo Dialihkan

11 Nakes Positif Covid-19, Layanan Puskesmas di Kota Palopo Dialihkan

Regional
Kandang Ayam Terbakar di Grobogan, 40.000 Ekor Mati dan Kerugian Capai Rp 2,5 Miliar

Kandang Ayam Terbakar di Grobogan, 40.000 Ekor Mati dan Kerugian Capai Rp 2,5 Miliar

Regional
Ayah di Jember Tega Setubuhi Anak Tirinya hingga Hamil 6 Bulan

Ayah di Jember Tega Setubuhi Anak Tirinya hingga Hamil 6 Bulan

Regional
Kronologi Anggota DPRD Dibacok Saat Melerai Keributan soal Knalpot Bising

Kronologi Anggota DPRD Dibacok Saat Melerai Keributan soal Knalpot Bising

Regional
Sebelum Diperkosa 2 Pemuda, Remaja Putri di Kalbar Dicekoki Miras

Sebelum Diperkosa 2 Pemuda, Remaja Putri di Kalbar Dicekoki Miras

Regional
Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Diduga Jadi Kurir Sabu Diwarnai Tembakan

Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Diduga Jadi Kurir Sabu Diwarnai Tembakan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X