Sebelum Tewas Terbakar di Arab Saudi, Kaini Ingin Pulang usai Ibadah Haji

Kompas.com - 22/06/2019, 22:13 WIB
Rohati sedang menangis, ibu dari Kaini salah satu korban kebakaran di mes di Arab Saudi Sabtu (22/6/2019) KOMPAS.com/IDHAM KHALIDRohati sedang menangis, ibu dari Kaini salah satu korban kebakaran di mes di Arab Saudi Sabtu (22/6/2019)

LOMBOK TENGAH, KOMPAS.com - Rohati, ibu dari Kaini (32), salah satu korban tewas akibat kebakaran di Arab Saudi asal Lingkungan Wakul, Kelurahan Renteng, Lombok Tengah, hanya bisa menagis dan pasrah mendengar kabar anaknya telah meninggal.

Sehari sebelum kejadian, pada Kamis (20/6/2019) kemarin, Rohati berkomunikasi dengan Kaini melalui video call.

Dalam obrolannya, Kaini mengatakan ingin pulang ke Lombok setelah menyelesaikan ibadah haji pada Agustus 2019 mendatang.

"Pada hari Kamis itu dia pernah telepon video call, dia tanyak kabar saya, dia bilang rencana akan pulang setelah menunaikan ibadah haji," tutur Rohati sambil mengusap air mata, Sabtu (22/6/2019).

Baca juga: Disnaker NTB Sebut Ada TKW asal Lombok Tengah Tewas Akibat Kebakaran di Saudi

Disebutkan, dengan bekerja di Arab Saudi, Kaini sangat membantu perekonomian keluarga.

"Dia sangat membantu sekali dalam memenuhi kebutuhan, ya bisa dibilang sering kirim uang," katanya.

Rohati tidak menyangka putrinya meninggal secepat itu.

"Saya tidak menyangka, tidak ada firasat apa-apa kalau dia akan meninggal," tutur dia.

Baca juga: Minta Dipulangkan, TKW Asal Bima Malah Disiksa Agennya Sendiri

Dari keterangan adik korban, Kasim (26), Kaini telah dua kali pergi ke Arab Saudi menjadi TKW.

"Dia sudah dua kali ke Saudi, berangkat pertama itu sekitar tahun 2012, selama 5 tahun dia di sana, terus kemarin berangkat lagi awal tahun 2018 itu," katanya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Cadas Pangeran, Jalan Legendaris yang Menelan Korban Ribuan Jiwa

Kisah Cadas Pangeran, Jalan Legendaris yang Menelan Korban Ribuan Jiwa

Regional
Ikan-ikan Mati di Sungai Citarum, Ini Dugaan Penyebabnya

Ikan-ikan Mati di Sungai Citarum, Ini Dugaan Penyebabnya

Regional
Tenaga Medis RSUD Wonogiri Positif Covid-19 Bertambah 9, Total 60 Orang

Tenaga Medis RSUD Wonogiri Positif Covid-19 Bertambah 9, Total 60 Orang

Regional
Guru SMP di Jatim Meninggal Positif Covid-19, 67 Pegawai Rapid Test, Ini Hasilnya

Guru SMP di Jatim Meninggal Positif Covid-19, 67 Pegawai Rapid Test, Ini Hasilnya

Regional
RSUD AWS Samarinda Jadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19

RSUD AWS Samarinda Jadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19

Regional
[POPULER NUSANTARA] 12 Tahun Jadi Tentara Gadungan | Viral Prank Daging Isi Sampah

[POPULER NUSANTARA] 12 Tahun Jadi Tentara Gadungan | Viral Prank Daging Isi Sampah

Regional
Kisah Agus Berdayakan Korban PHK Saat Pandemi Lewat Wastafel Portabel

Kisah Agus Berdayakan Korban PHK Saat Pandemi Lewat Wastafel Portabel

Regional
Positif Corona, Gubernur Kepri Isdianto Minta Maaf

Positif Corona, Gubernur Kepri Isdianto Minta Maaf

Regional
Menghilang, Bos Arisan yang Tipu Ratusan Anggotanya Diminta Kooperatif

Menghilang, Bos Arisan yang Tipu Ratusan Anggotanya Diminta Kooperatif

Regional
15 Tahun Aisyah Terbaring di Kasur, Ibu: Saya Ingin Anak Saya Bisa Bicara dan Berjalan Seperti Lainnya

15 Tahun Aisyah Terbaring di Kasur, Ibu: Saya Ingin Anak Saya Bisa Bicara dan Berjalan Seperti Lainnya

Regional
Kasus Covid-19 di Yogya Melonjak, Sultan HB X Soroti Perilaku Masyarakat

Kasus Covid-19 di Yogya Melonjak, Sultan HB X Soroti Perilaku Masyarakat

Regional
'Tracing' Alumni Asal Kamboja, UGM Temukan 3 Orang Positif Covid-19

"Tracing" Alumni Asal Kamboja, UGM Temukan 3 Orang Positif Covid-19

Regional
Kronologi Dua Bocah Perempuan Hilang di Hutan, Pamit Cari Sagu, Sudah Sepekan Belum Ditemukan

Kronologi Dua Bocah Perempuan Hilang di Hutan, Pamit Cari Sagu, Sudah Sepekan Belum Ditemukan

Regional
10 Pegawai Kantor di Sukabumi Positif Covid-19

10 Pegawai Kantor di Sukabumi Positif Covid-19

Regional
4 Bulan Zona Hijau, Rokan Hilir Masuk Zona Merah Covid-19

4 Bulan Zona Hijau, Rokan Hilir Masuk Zona Merah Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X