Disnaker NTB Sebut Ada TKW asal Lombok Tengah Tewas Akibat Kebakaran di Saudi

Kompas.com - 22/06/2019, 20:39 WIB
Salah seorang Ibu korban Kaini yaitu TKW yang meninggal akibat kebakaran mees Sabtu (22/6/2019) KOMPAS.com/IDHAM KHALIDSalah seorang Ibu korban Kaini yaitu TKW yang meninggal akibat kebakaran mees Sabtu (22/6/2019)

LOMBOK TENGAH, KOMPAS.com - Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nusa Tenggara Barat Agus Patria mengungkapkan, ada tenaga kerja wanita ( TKW) asal Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, yang meninggal akibat kebakaran di mes di Arab Saudi, Jumat (21/6/2019).

Agus mengaku mendapatkan informasi tersebut dari Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) ada korban jiwa TKW asal NTB di Arab Saudi Saudi.

“Memang benar ada kejadian, kami baru dapat informasi dari BP3TKI bahwa ada warga asal Lombok meninggal di Arab Saudi diduga akibat kebakaran” Ungkap Agus saat dikonformasi melalui sambungan telpon, Sabtu (22/6/2019)

Agus mengaku, belum mengetahui detail kejadian tersebut. Hingga kini Disnaker sedang menunggu jawaban balik dari BP3TKI yang sedang melakukan penanganan terhadap kasus meninggalnya TKW tersebut.

“Kami hanya dapat laporan ada TKW yang meninggal, saat ini sedang menunggu informasi dari BP3TKI, karena mereka yang akan menelusuri kejadian ini, nanti bagaimana teknis penangannya akan di informasi balik, yang jelas penangannya sudah di pihak kedutaan” Terang dia.

Sementara itu, anggota Pos Tenaga Kerja (Posnaker) Kelurahan Renteng, Lombok Tengah, menyebutkan, jumlah TKW yang meninggal akibat kebakaran di mes kerjanya sebanyak empat orang.

Baca juga: Minta Dipulangkan, TKW Asal Bima Malah Disiksa Agennya Sendiri

“Informasi yang kami dapat, jumlahnya ada empat korban, dua di antaranya warga Kelurahan Renteng Lombok Tengah yang ada disini yaitu Kaini dan Ida Royani,” Ungkap Nasrullah saat ditemui dirumah salah satu korban yang berada di Lingkungan Wakul, Kelurahan Renteng. Sabtu (22/6/2019).

“Dua korban lainnya asal Desa Jago dan Desa Lajut, identitasnya saya tidak tahu“ karena bukan wilayah kerja saya,” Imbuh dia.

Dia menerangkan, kematian empat TKW tersebut akibat terjebak kebakaran di dalam mes yang diduga akibat korsleting AC.

“Informasi yang kami dapatkan itu mereka sedang asyik tiduran dan AC meledak, kemudaian terjadilah kebakaran” Tutur dia. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dua Paket Diduga Sabu Ditemukan di Lapas Kelas II A Ambon

Dua Paket Diduga Sabu Ditemukan di Lapas Kelas II A Ambon

Regional
Laju Pertumbuhan Kubah Lava Gunung Merapi 8.500 Meter Kubik Per Hari

Laju Pertumbuhan Kubah Lava Gunung Merapi 8.500 Meter Kubik Per Hari

Regional
Sepekan Terakhir, Gunung Merapi Keluarkan 128 Kali Guguran Lava Pijar

Sepekan Terakhir, Gunung Merapi Keluarkan 128 Kali Guguran Lava Pijar

Regional
Diperkosa Kenalan Facebook, Seorang Siswi SMP Ditinggalkan Dalam Kebun

Diperkosa Kenalan Facebook, Seorang Siswi SMP Ditinggalkan Dalam Kebun

Regional
Melanggar Jam Malam, Kafe dan Rumah Makan di Kota Malang Dikenai Sanksi

Melanggar Jam Malam, Kafe dan Rumah Makan di Kota Malang Dikenai Sanksi

Regional
Viral di Medsos, Fenomena Awan Arcus Terlihat di Langit Bandara YIA Kulon Progo

Viral di Medsos, Fenomena Awan Arcus Terlihat di Langit Bandara YIA Kulon Progo

Regional
Hari Ke-7 Pencarian Sriwijaya Air SJ 182, Keluarga Pilot Afwan: Kami Ikhlas

Hari Ke-7 Pencarian Sriwijaya Air SJ 182, Keluarga Pilot Afwan: Kami Ikhlas

Regional
Gubernur Sulsel Siapkan Rumah Sakit untuk Rawat Korban Gempa Sulbar

Gubernur Sulsel Siapkan Rumah Sakit untuk Rawat Korban Gempa Sulbar

Regional
Tenaga Kesehatan di Daerah 3T di Maluku Dibolehkan Gunakan Dana Kesehatan untuk Urusan Vaksinasi

Tenaga Kesehatan di Daerah 3T di Maluku Dibolehkan Gunakan Dana Kesehatan untuk Urusan Vaksinasi

Regional
Seorang Mahasiswi Diperkosa lalu Ditinggal di Arena MTQ Tengah Malam

Seorang Mahasiswi Diperkosa lalu Ditinggal di Arena MTQ Tengah Malam

Regional
Gerebek 2 Pabrik Miras di Banyumas, Polisi Amankan 365 Liter Tuak

Gerebek 2 Pabrik Miras di Banyumas, Polisi Amankan 365 Liter Tuak

Regional
Wali Kota Palembang usai Disuntik Vaksin Covid-19: Saya Jadi Lebih Sehat

Wali Kota Palembang usai Disuntik Vaksin Covid-19: Saya Jadi Lebih Sehat

Regional
Terlibat Penipuan Rp 100 Juta dan Jadi Buronan, Wanita Ini Ditangkap

Terlibat Penipuan Rp 100 Juta dan Jadi Buronan, Wanita Ini Ditangkap

Regional
Mengenang Masa Kecil Bagian I: Nangis Pingin Dibeliin Sepeda dan Domba

Mengenang Masa Kecil Bagian I: Nangis Pingin Dibeliin Sepeda dan Domba

Regional
60.000 Warga Terima BST Rp 300.000 Selama PPKM di Badung

60.000 Warga Terima BST Rp 300.000 Selama PPKM di Badung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X