Masih Ditemukan Jemaah Haji Bawa "Rice Cooker" ke Tanah Suci

Kompas.com - 22/06/2019, 13:03 WIB
Jemaah haji berkumpul di Jabal Rahmah, Padang Arafah, sebelah tenggara Kota Mekkah, Arab Saudi, pada Hari Arafah yang merupakan puncak Ibadah Haji, Senin (20/8/2018). Bukit yang diyakini menjadi titik temu Nabi Adam dan Siti Hawa, serta tempat diturunkannya wahyu terakhir kepada Nabi Muhammad SAW itu selalu dipadati jemaah haji untuk memanjatkan doa. AFP PHOTO/AHMAD AL-RUBAYEJemaah haji berkumpul di Jabal Rahmah, Padang Arafah, sebelah tenggara Kota Mekkah, Arab Saudi, pada Hari Arafah yang merupakan puncak Ibadah Haji, Senin (20/8/2018). Bukit yang diyakini menjadi titik temu Nabi Adam dan Siti Hawa, serta tempat diturunkannya wahyu terakhir kepada Nabi Muhammad SAW itu selalu dipadati jemaah haji untuk memanjatkan doa.

KOMPAS.com - Kementerian Agama ( Kemenag) Indramayu mengimbau para jemaah haji untuk tidak membawa barang bawaan berlebihan saat berangkat ke tanah suci.

Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU) Kemenag Indramayu, Munir Huda mengatakan, pengalaman di tahun-tahun sebelumnya, banyak jemaah yang membawa "rice cooker" atau alat penanak nasi.

Hal itu karena banyak jemaah yang belum memahami bagaimana pelayanan yang sudah disiapkan pemerintah selama berada di tanah suci.

"Tahun kemarin itu ada yang bawa rice cooker. Itu tidak boleh karena sudah fasilitasi makan di sana," ujarnya saat ditemui Tribuncirebon.com di Pusat Pelayanan dan Informasi Haji Terpadu (PUSPIHAT) Kemenag Indramayu, Jumat (21/6/2019).

Baca juga: Kisah Kakek Arsyad, Uang Tabungan Umrahnya Terbakar hingga Bisa Berangkat Haji

Fasilitas makan yang didapat para jemaah selama melaksanakan ibadah haji sebanyak 75 kali makan, dimana 40 kali saat berada Mekkah, 18 hari saat berada di Madinah, 16 kali saat berada di Arafah, Muzhalifah, Mina, dan 1 kali dalam perjalanan ke tanah suci.

"Semua sudah kami fasilitasi. Jadi tidak perlu lagi para jemaah membawa rice cooker," ujar dia.

Para jemaah haji disarankan membawa perlengkapan secukupnya, seperti baju dan perlengkapan ibadah haji, seperti kain ikhram, peralatan shalat, dan lain-lain.

Baca juga: Bandara Kertajati Batal Berangkatkan Jemaah Haji Tahun Ini

Hal tersebut penting diperhatikan agar jangan sampai niat hendak melaksanakan ibadah dengan justru malah kerepotan karena membawa barang bawaan yang tidak diperlukan.

Dari segi keamanan dan kenyamanan juga mempengaruhi para jemaah haji jika membawa barang bawaan berlebihan. Mengingat para jemaah rata-rata merupakan jemaah berusia lanjut.

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul: Masih Ada Calon Haji yang Bawa Rice Cooker ke Tanah Suci, Kemenag Indramayu Kembali Mengingatkan



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terdampak Polusi, Warga Turun ke Jalan Hadang Truk Batu Bara

Terdampak Polusi, Warga Turun ke Jalan Hadang Truk Batu Bara

Regional
Per 13 Agustus Perbatasan Aceh Tamiang-Sumut Diperketat, Ada Syarat Masuk Aceh

Per 13 Agustus Perbatasan Aceh Tamiang-Sumut Diperketat, Ada Syarat Masuk Aceh

Regional
Kasat Reskrim Selayar Diduga Lecehkan 3 Polwan, Korban Tolak Dimediasi

Kasat Reskrim Selayar Diduga Lecehkan 3 Polwan, Korban Tolak Dimediasi

Regional
Dengan Tangan Diborgol, Ini Pesan Jerinx Sebelum Ditahan di Rutan Polda Bali

Dengan Tangan Diborgol, Ini Pesan Jerinx Sebelum Ditahan di Rutan Polda Bali

Regional
2 Tenaga Kesehatan Positif Covid-19, Poliklinik RSUD Nunukan Tutup 14 Hari

2 Tenaga Kesehatan Positif Covid-19, Poliklinik RSUD Nunukan Tutup 14 Hari

Regional
Gempa 5,2 Magnitudo di Maluku Utara Terasa hingga Sulawesi Utara

Gempa 5,2 Magnitudo di Maluku Utara Terasa hingga Sulawesi Utara

Regional
Masuk Zona Hijau, Solok Selatan Buka Sekolah Tatap Muka Mulai 13 Agustus

Masuk Zona Hijau, Solok Selatan Buka Sekolah Tatap Muka Mulai 13 Agustus

Regional
Seluruh Pejabat Pemkot Banjarbaru Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

Seluruh Pejabat Pemkot Banjarbaru Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

Regional
10 Tahanan Titipan di Lapas Kerobokan Positif Covid-19, Salah Satunya WN Rusia

10 Tahanan Titipan di Lapas Kerobokan Positif Covid-19, Salah Satunya WN Rusia

Regional
Wali Kota Wafat karena Covid-19, Mendagri Beri Mandat Wakil Wali Kota Pimpin Banjarbaru

Wali Kota Wafat karena Covid-19, Mendagri Beri Mandat Wakil Wali Kota Pimpin Banjarbaru

Regional
Suami Pembantu yang Cabuli Bayi 8 Bulan Ternyata Mantan Residivis

Suami Pembantu yang Cabuli Bayi 8 Bulan Ternyata Mantan Residivis

Regional
Bupati Agam Jadi Tersangka Ujaran Kebencian, Gerindra: Polisi Jangan Berpolitik Praktis

Bupati Agam Jadi Tersangka Ujaran Kebencian, Gerindra: Polisi Jangan Berpolitik Praktis

Regional
Bea Cukai Temukan Truk Angkut Jutaan Rokok Ilegal Ditutupi Cabai Keriting dan Kerupuk

Bea Cukai Temukan Truk Angkut Jutaan Rokok Ilegal Ditutupi Cabai Keriting dan Kerupuk

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 12 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 12 Agustus 2020

Regional
Diperiksa Polda Jatim, Istri Salim Kancil: Ini Satu-satunya Peninggalan Suami Saya

Diperiksa Polda Jatim, Istri Salim Kancil: Ini Satu-satunya Peninggalan Suami Saya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X