Geledah Kantor DPRD Kabupaten Cirebon, KPK Bawa 2 Koper dan 1 Kardus

Kompas.com - 21/06/2019, 19:47 WIB
Petugas KPK memasukan dua buah koper dan satu kardus ke dalam minibus usai melakukan pemeriksaan di sejumlah ruang kantor DPRD Kabupaten Cirebon, Jawa Barat Jumat (21/6/2019). Pemeriksaan berlangsung sekitar enam jam. Kompas.com/ MUHAMAD SYAHRI ROMDHONPetugas KPK memasukan dua buah koper dan satu kardus ke dalam minibus usai melakukan pemeriksaan di sejumlah ruang kantor DPRD Kabupaten Cirebon, Jawa Barat Jumat (21/6/2019). Pemeriksaan berlangsung sekitar enam jam.

CIREBON, KOMPAS.com – Usai melakukan pemeriksaan, tim KPK keluar dengan membawa dua buah koper dan satu kardus. Mereka langsung memasukan barang-barang tersebut ke dalam mobil minibus bernomor polisi B 1431 KOD.

Kompas.com berusaha meminta keterangan dari salah satu tim KPK. Salah satu dari mereka menyebut pemeriksaan dimulai dari pukul 09.00 WIB di seluruh ruang gedung KPK.

“(dari jam brapak pak?), dari jam 09.00 WIB. (ruang mana saja pak yang diperiksa?), semuanya yah, oke,” kata salah satu petugas yang mengenakan baju berwarna kuning. Dia menyarankan agar pekerja media langsung menghubungi Febri Diansyah Humas KPK.

Baca juga: KPK Geledah Kantor DPRD Kabupaten Cirebon

Kusno, salah satu petugas keamanan yang berada di bagian dalam menyebut, pemeriksaan dilakukan di sejumlah ruang antara lain ruang perundang-undangan, ruang keuangan, ketua, tiga ruang wakil ketua, dan sekretaris dewan.

Mereka mengamankan sejumlah berkas dan dokumen dari ruang perundang-undangan dan ruang keuangan.

“Tapi kalau yang di atas (ruang ketua, wakil dan sekretaris dewan) ga dapet apa-apa. Yang dapat berkas di ruang keuangan dan ruang undang-undang. Bentuknya berkas,” kata Kusno.

Baca juga: Selama 2 Hari, KPK Geledah 6 Lokasi di Karawang dan Cirebon

Saat baru tiba di gedung dewan, kata Kusno, mereka tiba tidak menggunakan seragam. Namun saat hendak masuk ruangan, mereka langsung menggunakan rompi bertuliskan KPK.

Tim KPK keluar dari gedung DPRD sekitar pukul 15.00 WIB. Pemeriksaan berlangsung sekitar enam jam. Belum diketahui rinci latar belakang pemeriksaan, namun diduga terkait kasus tindak pidana korupsi yang dilakukan mantan Bupati Cirebon, Sunjaya Purwadisastra, dan KPK sedang melakukan pengembangannya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Virus Flu Burung Merebak di Tegal, 150 Unggas Mati Mendadak

Virus Flu Burung Merebak di Tegal, 150 Unggas Mati Mendadak

Regional
Kasus Pembunuhan 'Debt Collector': Kepala Korban Ditemukan Terpisah dari Tubuhnya

Kasus Pembunuhan "Debt Collector": Kepala Korban Ditemukan Terpisah dari Tubuhnya

Regional
4 Fakta Suami Bakar Istri di Surabaya, Terlibat Cekcok hingga Kabur Bawa Motor Pemilik Kos

4 Fakta Suami Bakar Istri di Surabaya, Terlibat Cekcok hingga Kabur Bawa Motor Pemilik Kos

Regional
Terduga Teroris AK dari Sukoharjo Dikenal Jarang Bergaul dan Tertutup

Terduga Teroris AK dari Sukoharjo Dikenal Jarang Bergaul dan Tertutup

Regional
Lurah Way Halim: Nenek Nurhasanah Tidak Terlibat Terorisme

Lurah Way Halim: Nenek Nurhasanah Tidak Terlibat Terorisme

Regional
Menyoal Gibran Maju Pilkada Solo, Bukan Pilihan PDI-P Solo hingga Anjuran Ganjar

Menyoal Gibran Maju Pilkada Solo, Bukan Pilihan PDI-P Solo hingga Anjuran Ganjar

Regional
Nekat Keluyuran Saat Jam Kerja, 14 ASN Kena Razia

Nekat Keluyuran Saat Jam Kerja, 14 ASN Kena Razia

Regional
Susahnya Hidup Nenek Paulina: Tinggal Sendiri di Gubuk Reyot, Jual Kelapa untuk Beli Beras

Susahnya Hidup Nenek Paulina: Tinggal Sendiri di Gubuk Reyot, Jual Kelapa untuk Beli Beras

Regional
Fakta Baru Remaja Dicabuli Ayah Tirinya, Ditetapkan Tersangka hingga Polisi Dalami Keterlibatan Ibu Kandungnya

Fakta Baru Remaja Dicabuli Ayah Tirinya, Ditetapkan Tersangka hingga Polisi Dalami Keterlibatan Ibu Kandungnya

Regional
Cuaca Buruk, 'Water Bombing' Kebakaran Hutan Gunung Arjuno-Welirang Batal

Cuaca Buruk, "Water Bombing" Kebakaran Hutan Gunung Arjuno-Welirang Batal

Regional
Upaya Penyelundupan 16.000 Ekor Bibit Lobster Digagalkan, 1 Pelaku Buron

Upaya Penyelundupan 16.000 Ekor Bibit Lobster Digagalkan, 1 Pelaku Buron

Regional
[POPULER NUSANTARA] Cerita Nasir Bongkar Makam Ibunya | Gibran Dikabarkan Siap Maju Pilkada Solo

[POPULER NUSANTARA] Cerita Nasir Bongkar Makam Ibunya | Gibran Dikabarkan Siap Maju Pilkada Solo

Regional
Duduk Perkara Balita 3 Tahun Tewas Ditangan Pacar Ibunya, Disebut Jatuh di Kamar Mandi

Duduk Perkara Balita 3 Tahun Tewas Ditangan Pacar Ibunya, Disebut Jatuh di Kamar Mandi

Regional
Tipu Calon Polisi hingga Ratusan Juta Rupiah, Pria Ini Ditangkap Polisi

Tipu Calon Polisi hingga Ratusan Juta Rupiah, Pria Ini Ditangkap Polisi

Regional
Pengungsi Korban Gempa: Anggota DPRD Hanya Datang Saat Pileg, Waktu Kami Susah Mereka Hilang

Pengungsi Korban Gempa: Anggota DPRD Hanya Datang Saat Pileg, Waktu Kami Susah Mereka Hilang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X