Bima Arya Usulkan Pemindahan Pusat Ekonomi Kota Bogor

Kompas.com - 21/06/2019, 16:48 WIB
Wali Kota Bogor Bima Arya melayat ke kediaman Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (1/5/2019).KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO Wali Kota Bogor Bima Arya melayat ke kediaman Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (1/5/2019).

BOGOR, KOMPAS.com - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto berencana memindahkan pusat perekonomian ke wilayah utara Kota Bogor.

Usulan pemindahan tersebut sudah dimasukkannya ke Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2015-2019.

Bima menilai, pemindahan pusat ekonomi tersebut dirasa sudah sangat krusial. Hal itu dapat terlihat dari kondisi di pusat kota, terutama di sekitar kawasan Kebun Raya Bogor yang kini sudah sesak.

“Penduduk akan tetap bertambah, dan 10 tahun lagi akan menjadi 1,5 juta jiwa jumlahnya. Jadi, tidak bisa kita mengandalkan pusat kota saat ini. Oleh karena itu harus ada pusat yang lainnya,” ucap Bima, Jumat (21/6/2019).


Baca juga: Bangunan Pendopo di Rumah Wali Kota Bogor Ambruk

Bima yakin, dengan pemindahan tersebut juga akan menciptakan pertumbuhan pembangunan yang lebih merata di wilayah lain.

Untuk memuluskan rencana itu, Bima sudah menyiapkan wilayah Kedung Halang yang berada di Kecamatan Bogor Utara menjadi alternatif pusat perekonomian yang baru.

Bahkan, ia juga menegaskan, ke depan wilayah Bogor Utara akan menjadi pusat jasa dan perdagangan.

"Jadi pusat kota dan pemerintahan akan menjadi pusat bangunan heritage saja. Pusat pemerintahan tidak bisa disatukan dengan pusat perekonomian,” kata politisi PAN itu.

Dia menuturkan, setiap tahunnya populasi di Kota Bogor terus meningkat. Selain itu, kebutuhan lapangan kerja juga semakin besar.

Baca juga: Jadwal dan Aturan PPDB 2019 Jenjang SMP Kota Bogor

 

Oleh karena itu, penempatan Wilayah Pelayanan (WP) diperlukan untuk memajukan Kota Bogor.

“Di Kedung Halang itu akan dijadikan pusat bisnis sebetulnya, kalau pusat kota dan pusat pemerintahan akan tetap. Kota Bogor tidak akan bisa bergerak maju jika tidak ditata,” tutup dia.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X