5 Fakta Ferry Anto dan Putrinya Terseret Ombak, Kendala Gelombang Tinggi hingga 3 Tim SAR Diterjunkan

Kompas.com - 21/06/2019, 16:14 WIB
Tim SAR Gabungan Melakukan Pencarian pemain Persis Ferry Anto Saputro (30) dan anaknya, Fajrina Dwi Saputri (Freya) di Pantai Baru, Desa Poncosari, Kecamatan Srandakan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta Junat (21/6/2019) (Dokumentasi Basarnas Yogyakarta) KOMPAS.com/MARKUS YUWONO Tim SAR Gabungan Melakukan Pencarian pemain Persis Ferry Anto Saputro (30) dan anaknya, Fajrina Dwi Saputri (Freya) di Pantai Baru, Desa Poncosari, Kecamatan Srandakan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta Junat (21/6/2019) (Dokumentasi Basarnas Yogyakarta)

KOMPAS.com - Tim SAR masih melakuan pencarian mantan pemain Persis Solo, Ferry Anto Eko Saputro dan putrinya, Freya Fajrina Dwi Saputri, yang terseret ombak Pantai Baru, Poncosari, Srandakan, Bantul, Yogyakarta, Kamis (20/6/2019).

Gelombang tinggi sempat menghentikan proses pencarian kedua korban. Menurut kesaksian salah satu kerabat Ferry, ombak besar tiba-tiba datang menerjang Ferru dan putri bungsunua yang tengah berjalan-jalan di tepi pantai.

Pihak keluarga berharap segera mengetahui dan menemukan Ferry Anto dan putrinya.

Baca juga: Ayah Ferry Anto Ungkap Firasat Sebelum Anak dan Cucunya Hilang Terseret Ombak

Berikut ini fakta selengkapnya:

1. Kronologi Ferry Anto dan putrinya terseret ombak

Ilustrasi THINKSTOCK.COM Ilustrasi

Menurut penuturan salah seorang anggota keluarga Ferry Anto, Amelia, saat itu Ferry dan putrinya sedang berjalan-jalan di tepi pantai.

Lalu salah satu anggota SAR mengingatkan pengunjung untuk tidak terlalu dekat dengan pantai, karena gelombang sedang tinggi.

Setelah itu, Ferry dan kedua anaknya serta keponakan bergeser ke tempat lainnya. Sekitar pukul 08.30 WIB, gelombang tinggi tiba-tiba datang dan menyapu tubuh mereka.

Ferry sempat melemparkan anak pertama, Felicia, dan keponakannya ke tepi pantai. Namun naas, dirinya dan Freya justru terseret ombak.

"Saat ini pencarian masih dilakukan tim SAR. Kabar lebih lanjut terkait pencarian baru bisa diinformasikan kembali oleh tim SAR nanti malam," ujar Amelia.

Baca juga: Pencarian Ferry Anto dan Putrinya Terkendala Gelombang Tinggi

2. Pencarian sempat terkendala tingginya ombak

Tim SAR tengah bersiap untuk melakukan proses pencarian tahap dua terhadap Ferry Anto dan anaknya, Fajrina Dwi Saputri (Freya), yang hilang terseret ombak di Pantai Baru, Poncosari, Srandakan, Bantul, Yogyakarta, pada Kamis (20/6/2019) pagi WIB.Dok. Keluarga Ferry Anto Tim SAR tengah bersiap untuk melakukan proses pencarian tahap dua terhadap Ferry Anto dan anaknya, Fajrina Dwi Saputri (Freya), yang hilang terseret ombak di Pantai Baru, Poncosari, Srandakan, Bantul, Yogyakarta, pada Kamis (20/6/2019) pagi WIB.

Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap kedua korban asal Kartasura, Jawa Tengah.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lokasi Pemusnahan Bom di Hamparan Perak Dikerumuni Warga

Lokasi Pemusnahan Bom di Hamparan Perak Dikerumuni Warga

Regional
Bangkai Babi dari Sumut Lintasi Sungai Aceh, Warga Resah dan Takut Makan Ikan

Bangkai Babi dari Sumut Lintasi Sungai Aceh, Warga Resah dan Takut Makan Ikan

Regional
Kadus: Lokasi Penemuan Yoni di Situs Candi Bowo Pernah Jadi Permukiman, Ditinggal Warga Sejak 1952

Kadus: Lokasi Penemuan Yoni di Situs Candi Bowo Pernah Jadi Permukiman, Ditinggal Warga Sejak 1952

Regional
Proyek Penyulingan Air Laut Rp 14 M Tak Berfungsi, Warga Pulau Ende Minum Air Asin

Proyek Penyulingan Air Laut Rp 14 M Tak Berfungsi, Warga Pulau Ende Minum Air Asin

Regional
Wisuda di Usia 85 Tahun, Kakek La Oede Jadi Sarjana Sastra Indonesia...

Wisuda di Usia 85 Tahun, Kakek La Oede Jadi Sarjana Sastra Indonesia...

Regional
Truk Roda 10 Disinyalir Jadi Penyebab Kelangkaan Solar di Sumbar

Truk Roda 10 Disinyalir Jadi Penyebab Kelangkaan Solar di Sumbar

Regional
[POPULER NUSANTARA] Polisi Tangkap Pelaku Pelempar Sperma di Tasikmalaya | Kakek Diwisuda pada Usia 85 Tahun

[POPULER NUSANTARA] Polisi Tangkap Pelaku Pelempar Sperma di Tasikmalaya | Kakek Diwisuda pada Usia 85 Tahun

Regional
Teror Harimau Hantui Warga Sumsel, Apa Penyebabnya?

Teror Harimau Hantui Warga Sumsel, Apa Penyebabnya?

Regional
Aktivis Antikorupsi di Aceh Tengah Hilang 10 Hari, Motor Ditemukan di Warnet

Aktivis Antikorupsi di Aceh Tengah Hilang 10 Hari, Motor Ditemukan di Warnet

Regional
5 Fakta Pelemparan Sperma di Tasikmalaya, Viral di Media Sosial hingga Pelaku Melawan Saat Ditangkap

5 Fakta Pelemparan Sperma di Tasikmalaya, Viral di Media Sosial hingga Pelaku Melawan Saat Ditangkap

Regional
Fakta Lengkap Teror Pelemparan Sperma di Tasikmalaya, Viral di Medsos hingga Pelaku Ditangkap

Fakta Lengkap Teror Pelemparan Sperma di Tasikmalaya, Viral di Medsos hingga Pelaku Ditangkap

Regional
Ditjen Perkeretaapian: Longsor di Proyek Double Track Diduga Karena Faktor Alam, Pekerjaan Sementara Dihentikan

Ditjen Perkeretaapian: Longsor di Proyek Double Track Diduga Karena Faktor Alam, Pekerjaan Sementara Dihentikan

Regional
Sepekan Terakhir Selalu Diserang OTK, Perkuliahan di Kampus UMI Tetap Berjalan

Sepekan Terakhir Selalu Diserang OTK, Perkuliahan di Kampus UMI Tetap Berjalan

Regional
Tetangga Ungkap Kegiatan Ibu Remaja Keterbelakangan Mental yang Ditemukan Tewas Terkubur di Pekarangan,

Tetangga Ungkap Kegiatan Ibu Remaja Keterbelakangan Mental yang Ditemukan Tewas Terkubur di Pekarangan,

Regional
Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir Ajak Mendikbud Mencerdaskan Bangsa

Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir Ajak Mendikbud Mencerdaskan Bangsa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X