Kompas.com - 21/06/2019, 13:00 WIB
Ilustrasi pencurian SHUTTERSTOCKIlustrasi pencurian

LUMAJANG, KOMPAS.com - Polisi menyarankan kepada masyarakat yang kehilangan HP segera memblokir nomor telponnya, sebab nomor telepon tersebut kerap disalahgunakan untuk melakukan penipuan dengan meminta uang.

Saran itu disampaikan Kapolres Lumajang AKBP Muh Arsal usai menangkap Paksi Jaladara (29), pencuri spesialis barang elektronik.

Paksi ditangkap di rumahnya di Desa Mlawang, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang.

Baca juga: Running Text Hina Jokowi Mendadak Muncul, Totem SPBU Diduga Diretas Pakai HP

Arsal menjelaskan, Paksi diketahui telah mencuri laptop di rumah AYR (18) warga Desa Pecut Kelod, Kecamatan Denpasar Barat, Kota Denpasar, Bali.

Dalam penggerebekan di rumah tersangka Paksi, polisi menemukan satu buah laptop dan tiga buah HP. Setelah diselidiki, laptop serta HP tersebut ternyata berasal dari tiga orang korban yang berbeda.

"Dari salah satu HP yang dicuri, pelaku mengambil simcard-nya dan memindahnya ke handphone milik pelaku. Dengan demikian secara otomatis nomor yang dimiliki oleh korban berpindah ke HP pelaku. Ia pun langsung mengotorisasi Whatsapp dan menjalankan aksinya dengan meminta berbagai macam transfer. Mulai dari transfer pulsa hingga transfer uang yang ia arahkan ke rekening miliknya," tukas Arsal Jumat (21/6/2019).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Arsal menambahkan, Paksi mengaku berhasil mendapatkan dua kali transfer senilai Rp 600.000 dari korban yang berbeda.

Modusnya dengan mengaku sebagai saudara pemilik nomor yang membutuhkan uang untuk pengobatan.

Baca juga: 5 Fakta Guru PNS Sebar Konten Pengeboman Massal di Jakarta, Sering Dikeluarkan dari WAG hingga Berdalih HP Error

“Atas kasus ini kita semua mendapat pelajaran. Jika kehilangan handphone maka yang pertama kali harus dilakukan adalah mendatangi gerai kartu seluler untuk meminta tolong memblokir nomor tersebut. Karena jika tidak, kasus meminta transferan uang atau permintaan pulsa kepada teman-teman korban dapat terjadi seperti kasus di Klakah ini. Untuk itu saya himbau agar masyarakat hati-hati dalam menggunakan HP karena banyak penipuan mengatasnamakan seseorang yang kita kenal,” katanya.

Sementara itu, Ketua Tim Cobra AKP Hasran Cobra mengatakan para korban yang kehilangan laptop dan handphone sudah diketahui karena mereka telah melapor ke polisi.

"Laporan kehilangan laptop dan HP sudah pernah dilaporkan ke pihak kepolisian sehingga mudah ditelusuri pemiliknya saat ada pengungkapan," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Regional
Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Regional
Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Regional
Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Regional
Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.