Masih di Bawah Umur, 4 Nelayan Asal NTT yang Ditangkap Otoritas Australia Dipulangkan

Kompas.com - 20/06/2019, 22:48 WIB
Ilustrasi nelayan KOMPAS/TOTOK WIJAYANTOIlustrasi nelayan

KUPANG, KOMPAS.com - Empat orang nelayan asal Desa Oenggae, Kecamatan Pantai Baru, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT), dipulangkan ke kampung halaman mereka usai ditangkap otoritas Autralia.

Mereka ditangkap Tentara Angkatan Laut Australia, karena diduga melakukan pencurian ikan di Perairan Australia.

Empat nelayan itu tiba di Kupang dan diterima oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan NTT Ganef Wurgiyanto.


Perwakian Ditjen PSDKP Kementerian Kelautan dan Perikanan Rangga Wahyu Putra dan Kepala Stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kupang Mubarak. Penerimaan dilakukan di Aula DKP Provinsi NTT, Kamis (20/6/2019).

Baca juga: Nelayan Ini Selamat Setelah 4 Hari Terombang-ambing di Laut

Kepala Stasiun PSDKP Kupang Mubarak mengatakan, empat nelayan itu yakni RAG, SN, SR dan EA.

"Tadi empat nelayan tersebut sudah diserahkan ke keluarganya untuk dipulangkan ke desa mereka di Rote Ndao, Jumat (21/6/2019) besok," ujarnya kepada Kompas.com, Kamis malam.

Empat nelayan tersebut dipulangkan ke Indonesia dengan pertimbangan masih di bawah umur.

Saat ini, kata Mubarak, tersisa tiga orang nelayan yang masih berada di Autralia, yakni 1 orang juragan atau nakhoda dan dua orang anak buah kapal.

Mereka masih disidang sebagai terdakwa dan saksi di Pengadilan Australia.

"Untuk kepastian pemulangan tiga nelayan lainnya, kami menunggu informasi kepastiannya dari Konjen kita yang ada di Darwin," ujar Mubarak.

Baca juga: Ditabrak Kapal Tongkang, Tempat Bersandar Perahu Nelayan di Muara Angke Hancur

Mubarak menjelaskan, para nelayan tersebut merupakan awak kapal perikanan Indonesia KM Barcelona berukuran 9 GT yang ditangkap oleh otoritas Pemerintah Australia pada Jumat (24/5/2019) dengan tuduhan melakukan penangkapan ikan secara ilegal di Perairan Australia.

Setelah ditangkap, kapal dan seluruh awaknya dibawa ke Darwin, Australia untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Berdasarkan peraturan Pemerintah Australia maka keempat anak buah kapal yang masih di bawah umur tersebut segera dipulangkan ke Indonesia. Sementara itu, awak kapal lainnya masih menjalani pemeriksaan oleh otoritas Australia," kata Mubarak.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ratusan Warga Doa Bersama Jelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden

Ratusan Warga Doa Bersama Jelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden

Regional
Cerita di Balik Pasutri yang Tewas Digigit Ular, Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung Adik-adiknya

Cerita di Balik Pasutri yang Tewas Digigit Ular, Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung Adik-adiknya

Regional
Mabuk Miras, Pemuda Ini Perkosa Mahasiswi

Mabuk Miras, Pemuda Ini Perkosa Mahasiswi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pasutri Tewas Digigit Ular | Pilkada Solo, Gibran Berjuang Maju Lewat PDI-P

[POPULER NUSANTARA] Pasutri Tewas Digigit Ular | Pilkada Solo, Gibran Berjuang Maju Lewat PDI-P

Regional
Fakta Kecelakaan Tol Lampung, Sopir Diduga Mengantuk hingga 4 Orang Tewas Terbakar

Fakta Kecelakaan Tol Lampung, Sopir Diduga Mengantuk hingga 4 Orang Tewas Terbakar

Regional
Tempeleng 10 Siswa, Motivasi Berujung Jeruji Besi: Saya Khilaf...

Tempeleng 10 Siswa, Motivasi Berujung Jeruji Besi: Saya Khilaf...

Regional
KPK Sita Sejumlah Dokumen di Kantor Dishub Medan

KPK Sita Sejumlah Dokumen di Kantor Dishub Medan

Regional
Sambut Pelantikan, Foto Jokowi dan Ma'ruf Amin Diarak dengan Gerobak Sapi Lewat Malioboro

Sambut Pelantikan, Foto Jokowi dan Ma'ruf Amin Diarak dengan Gerobak Sapi Lewat Malioboro

Regional
Kecelakaan Tol Lampung, Vanessa Tarik Adiknya Agar Tak Ikut Terbakar

Kecelakaan Tol Lampung, Vanessa Tarik Adiknya Agar Tak Ikut Terbakar

Regional
Katupkan Kedua Tangan, Agus Piranhamas Motivator yang Tempeleng 10 Siswa Minta Maaf

Katupkan Kedua Tangan, Agus Piranhamas Motivator yang Tempeleng 10 Siswa Minta Maaf

Regional
Polda Maluku: Pemberhentian Sementara Kombes AW Terkait Pelanggaran Prosedur

Polda Maluku: Pemberhentian Sementara Kombes AW Terkait Pelanggaran Prosedur

Regional
Sabtu Dini Hari, LBH Medan Dilempari Bom Molotov

Sabtu Dini Hari, LBH Medan Dilempari Bom Molotov

Regional
Minggu, Gibran Rencana Hadiri Pelantikan Jokowi Tanpa Selvi dan Jan Ethes

Minggu, Gibran Rencana Hadiri Pelantikan Jokowi Tanpa Selvi dan Jan Ethes

Regional
Skandal Pembobolan BNI Ambon, Perwira Polda Maluku Diberhentikan

Skandal Pembobolan BNI Ambon, Perwira Polda Maluku Diberhentikan

Regional
Maju Pilkada Solo, Gibran Akui Telah Konsultasi Politik dengan Senior PDI-P Pusat

Maju Pilkada Solo, Gibran Akui Telah Konsultasi Politik dengan Senior PDI-P Pusat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X