Risma Hadiri Pemeriksaan Kasus Penyalahgunaan Aset YKP Surabaya

Kompas.com - 20/06/2019, 15:32 WIB
Wali Kota Surabaya Risma hadiri pemeriksaan sebagai saksi pelapor kasus YKP Surabaya, Kamis (20/6/2019) KOMPAS.com/ACHMAD FAIZALWali Kota Surabaya Risma hadiri pemeriksaan sebagai saksi pelapor kasus YKP Surabaya, Kamis (20/6/2019)

SURABAYA, KOMPAS.com - Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, menghadiri panggilan penyidik Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dalam rangka pemeriksaan kasus penyalahgunaan aset Yayasan Kas Pembangunan (YKP) Kota Surabaya, Kamis (20/6/2019). Selain Risma, juga hadir Ketua DPRD Surabaya, Armudji.

Mengenakan atasan batik motif bunga dan berkerudung merah, Risma datang pukul 13.00 WIB. Didampingi stafnya, Risma langsung menaiki lift menuju ruang penyidikan di lantai 5 gedung Kejati Jatim di Jalan Ahmad Yani Surabaya.

Risma enggan menjawab pertanyaan wartawan saat datang hingga masuk ke lift untuk menuju ruang pemeriksaan.

"Awas rek, hati-hati," kata Risma memperingatkan wartawan yang berebut mengambil gambarnya.

Baca juga: Kejati Jatim Akan Periksa Risma sebagai Saksi Pelapor Kasus YKP

Ketua DPRD Surabaya, Armudji, datang lebih awal sekitar pukul 09.30 WIB. Armudji juga menolak diwawancara.

"Nanti saja setelah pemeriksaan ya," terang Armudji kepada wartawan.

Kepala Seksi Penerangan Dan Hukum Kejati Jawa Timur, Richard Marpaung mengatakan, kehadiran Wali Kota Risma untuk diperiksa sebagai saksi pelapor dalam kasus penyalahgunaan asset YKP.

"Bu Risma hadir sebagai saksi pelapor," kata Richard.

Baca juga: Risma Jadi Pembicara World Materials Forum di Kota Nancy, Prancis

Sementara Armudji, diperiksa dalam kapasitasnya sebagai anggota DPRD yang dianggap mengetahui perjalanan YKP dan PT Yekape.

YKP dibentuk oleh Pemkot Surabaya sejak 1951. Seluruh modal dan aset awal berupa tanah sebanyak 3.048 persil tanah berasal dari Pemkot, yaitu tanah negara bekas Eigendom verponding.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berikan Kode OTP karena Dijanjikan Pulsa Rp 500.000, Ratusan Juta Tabungan Nasabah Bank Raib

Berikan Kode OTP karena Dijanjikan Pulsa Rp 500.000, Ratusan Juta Tabungan Nasabah Bank Raib

Regional
Kasus Covid-19 Meningkat, Gubernur Banten Ingatkan Pandemi Masih Jadi Ancaman

Kasus Covid-19 Meningkat, Gubernur Banten Ingatkan Pandemi Masih Jadi Ancaman

Regional
Pangdam Siliwangi dan Kapolda Banten Akan Turunkan Baliho Tak Berizin

Pangdam Siliwangi dan Kapolda Banten Akan Turunkan Baliho Tak Berizin

Regional
Pengungsi Gunung Merapi di Sleman Dibekali Pelatihan Keterampilan

Pengungsi Gunung Merapi di Sleman Dibekali Pelatihan Keterampilan

Regional
Gubernur Banten Sebut Sekolah Tatap Muka Dimulai pada Januari 2021

Gubernur Banten Sebut Sekolah Tatap Muka Dimulai pada Januari 2021

Regional
Permudah Akses Pelayanan Publik Lewat Inovasi, Diskominfo Babel Raih 4 Penghargaan

Permudah Akses Pelayanan Publik Lewat Inovasi, Diskominfo Babel Raih 4 Penghargaan

Regional
Cerita Kapolsek Takut Menangis Saat Anak Seorang Tahanan Menikah di Kantor Polisi

Cerita Kapolsek Takut Menangis Saat Anak Seorang Tahanan Menikah di Kantor Polisi

Regional
Debat Pilkada Karawang, Adu Canggih Teknologi hingga Janji Calon Bupati

Debat Pilkada Karawang, Adu Canggih Teknologi hingga Janji Calon Bupati

Regional
Aplikasi Fight Covid-19 Babel Raih Penghargaan dari Kemenpan RB

Aplikasi Fight Covid-19 Babel Raih Penghargaan dari Kemenpan RB

Regional
Limbah Sungai Ciujung Jadi Topik Debat, Ini Kata 2 Paslon Pilkada Serang

Limbah Sungai Ciujung Jadi Topik Debat, Ini Kata 2 Paslon Pilkada Serang

Regional
Ratusan Rumah di Kabupaten Tasikmalaya Terendam Banjir

Ratusan Rumah di Kabupaten Tasikmalaya Terendam Banjir

Regional
Ditegur Tak Pakai Helm, Ibu Ini Marahi Polisi di Tengah Jalan, Ini Ceritanya

Ditegur Tak Pakai Helm, Ibu Ini Marahi Polisi di Tengah Jalan, Ini Ceritanya

Regional
Dalam Hitungan Menit Setelah Berikan Kode OTP, Ratusan Juta Tabungan Nasabah Bank Raib

Dalam Hitungan Menit Setelah Berikan Kode OTP, Ratusan Juta Tabungan Nasabah Bank Raib

Regional
Sumbangkan Warisan Naskah Kuno Diduga Berusia 200 Tahun, Ini Harapan Rasiti

Sumbangkan Warisan Naskah Kuno Diduga Berusia 200 Tahun, Ini Harapan Rasiti

Regional
KPK Tangkap Menteri Edhy, Pukat UGM Sebut Penangkapan Level Tinggi

KPK Tangkap Menteri Edhy, Pukat UGM Sebut Penangkapan Level Tinggi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X