Ratusan Hektar Sawah di Wilayah Penyangga Bandara Kertajati Kekeringan

Kompas.com - 20/06/2019, 14:12 WIB
Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) UPT Dinas Pertanian Sumedang mengecek lahan pagi yang mengalami kekeringan di Ujungjaya, Sumedang, Jawa Barat, Kamis (20/6/2019). KOMPAS.com/AAM AMINULLAHPetugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) UPT Dinas Pertanian Sumedang mengecek lahan pagi yang mengalami kekeringan di Ujungjaya, Sumedang, Jawa Barat, Kamis (20/6/2019).

SUMEDANG, KOMPAS.com - Memasuki awal musim kemarau, ratusan hektar sawah di wilayah penyangga Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) mengalami kekeringan.

Lahan tanaman padi yang kekeringan seluas 284 hektar dan tersebar di wilayah perbatasan Sumedang-Majalengka. Tepatnya di Kecamatan Ujungjaya, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat ( Jabar).

Ratusan hektar sawah yang mengalami kekeringan ini tersebar di sejumlah desa di wilayah Kecamatan Ujungjaya.

Ketua Kelompok Tani Patok Desa Sukamulya Kecamatan Ujungjaya Sukendar mengatakan, biasanya kekeringan terjadi pada musim tanam padi ketiga (antara Agustus sampai Septemper).

Namun, tahun ini mulai musim tanam padi kedua sudah mulai dilanda kekeringan. Kondisi ini sudah terjadi sejak pertengahan Mei.

Baca juga: Ratusan Hektare Lahan Tanaman Padi di Banyumas dan Cilacap Kekeringan

"Hujan terakhir terjadi hari ke lima Bulan Ramadan. Dan hingga saat ini hujan tidak ada lagi. Akibatnya, tanaman padi di musim tanam kedua ini sudah kekeringan," ujarnya kepada Kompas.com, di Kecamatan Ujungjaya, Kamis (20/6/2019).

Fenomena alam yang meresahkan

Sukendar menuturkan, petani di wilayahnya menanam padi sesuai jadwal yang dilakukan tiap tahun. Dan, tidak menyalahi aturan musim tanam yang biasa dilakukan.

"Ini merupakan fenomena dan cukup meresahkan petani. Fenomena ini terjadi terakhir kali pada tahun 2015, kekeringan terjadi mulai bulan Mei hingga Juni," ujarnya.

Dengan kondisi ini, kata dia, petani yang tergabung di kelompoknya terus berupaya untuk mengairi sawah. Namun, tidak bisa berbuat banyak karena ketiadaan sumber air.

Adapun, kata Sukendar, upaya yang telah dilakukan mulai dari memperbaiki sumur pantek, menyedot air dari Sungai Cimanuk dan Sungai Cipelang, dan upaya lainnya.

"Kami juga sudah mengeluhkan hal ini ke pemerintah (Dinas Pertanian Kabupaten Sumedang) agar tanaman padi bisa kami panen," ucapnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Geledah Kontrakan Penusuk Wiranto, Densus 88 Temukan Airsoft Gun dan Buku Agama

Geledah Kontrakan Penusuk Wiranto, Densus 88 Temukan Airsoft Gun dan Buku Agama

Regional
Gunung Merapi Semburkan Awan Panas Letusan dengan Tinggi Kolom 3 Km

Gunung Merapi Semburkan Awan Panas Letusan dengan Tinggi Kolom 3 Km

Regional
Polisi Bongkar Jaringan Aborsi di Malang, Penjual Pil Untung Rp 50.000 Per Butir

Polisi Bongkar Jaringan Aborsi di Malang, Penjual Pil Untung Rp 50.000 Per Butir

Regional
Ganjar: 4 Rekomendasi Kongres Sampah Akan Masuk APBD 2020

Ganjar: 4 Rekomendasi Kongres Sampah Akan Masuk APBD 2020

Regional
Polda Jabar Ambil Alih Kasus Jatuhnya Batu-batu Besar di Purwakarta

Polda Jabar Ambil Alih Kasus Jatuhnya Batu-batu Besar di Purwakarta

Regional
Istri Mantan Dandim Kendari Resmi Dilaporkan, Ini Penjelasan Polisi

Istri Mantan Dandim Kendari Resmi Dilaporkan, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Hanum Rais Absen di Rapat Paripurna DPRD DIY

Hanum Rais Absen di Rapat Paripurna DPRD DIY

Regional
Menabrak Truk di Tol Ngawi, Pengemudi Mobil Pribadi Tewas Seketika

Menabrak Truk di Tol Ngawi, Pengemudi Mobil Pribadi Tewas Seketika

Regional
Gunakan Ponsel, Pria Ini Merekam Video di Toilet Wanita Pelabuhan Sekupang

Gunakan Ponsel, Pria Ini Merekam Video di Toilet Wanita Pelabuhan Sekupang

Regional
Kisah Rustia, Korban Perdagangan Manusia di Irak: Saya Takut Tidak Bisa Pulang

Kisah Rustia, Korban Perdagangan Manusia di Irak: Saya Takut Tidak Bisa Pulang

Regional
Hanum Rais Dilaporkan ke Polisi karena Cuitan, PAN DIY Anggap Itu 'Statement' Pribadi

Hanum Rais Dilaporkan ke Polisi karena Cuitan, PAN DIY Anggap Itu "Statement" Pribadi

Regional
Ditangkap, Pelaku yang Perkosa Anak Tiri hingga Korban Diusir karena Dianggap Pelakor

Ditangkap, Pelaku yang Perkosa Anak Tiri hingga Korban Diusir karena Dianggap Pelakor

Regional
Perppu KPK Tak Kunjung Terbit, Basaria: Kita Tunggu Sampai 17 Oktober

Perppu KPK Tak Kunjung Terbit, Basaria: Kita Tunggu Sampai 17 Oktober

Regional
Bupati Banyuwangi Ingin Jadi Konsultan Kepala Daerah

Bupati Banyuwangi Ingin Jadi Konsultan Kepala Daerah

Regional
Siswi SMAN 1 Ungaran Manfaatkan Puntung Rokok Jadi Listrik

Siswi SMAN 1 Ungaran Manfaatkan Puntung Rokok Jadi Listrik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X