Kompas.com - 20/06/2019, 08:24 WIB
Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laikodat, Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi, Wakil Ketua DPRD NTT Gabriel Beri Bina, Rektor Undana, Fredrik L Benu, Komandan Lantamal VII Kupang Brigjen TNI (Mar) Kasirun Situmorang, Komandan Lanud El Tari Kupang Kolonel Pnb Agus Setiawan, Perwakilan dari Polda NTT dan sejumlah pejabat lainnya, sedang mencicipi minuman keras Sophia di Undana Kupang, Kamis (20/6/2019) KOMPAS.com/SIGIRANUS MARUTHO BEREGubernur NTT Viktor Bungtilu Laikodat, Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi, Wakil Ketua DPRD NTT Gabriel Beri Bina, Rektor Undana, Fredrik L Benu, Komandan Lantamal VII Kupang Brigjen TNI (Mar) Kasirun Situmorang, Komandan Lanud El Tari Kupang Kolonel Pnb Agus Setiawan, Perwakilan dari Polda NTT dan sejumlah pejabat lainnya, sedang mencicipi minuman keras Sophia di Undana Kupang, Kamis (20/6/2019)

KUPANG, KOMPAS.com - Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), resmi meluncurkan minuman tradisional Sophia (Sopi asli) di UPT Laboratorium Riset Terpadu Biosain Undana, Rabu (19/6/2019).

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat mengatakan, untuk harga Sophia semuanya akan ditentukan oleh pengusaha yang memasarkan produk itu.

"Nanti PT NAM yang akan atur soal harga Sophia,"ungkap Viktor, usai menghadiri acara peluncuran Sophia di Kampus Undana Kupang, Rabu (19/6/2019).

Baca juga: Gubernur NTT Optimistis Miras Sophia Bisa Bersaing dengan Miras Kelas Atas

Pemerintah Provinsi NTT, hanya menyiapkan regulasi sehingga tata niaga minuman Sophia diatur agar berjalan dengan baik.

Sophia ini, lanjut Viktor, menjadi awal yang baik untuk membangkitkan ekonomi masyarakat yang selama ini memproduksi minuman keras lokal yang dikenal dengan Sopi.

Pemilik PT NAM Leonard A Anthonius kepada Kompas.com di sela-sela kegiatan itu mengatakan, kisaran harga Sophia, per botolnya mencapai jutaan rupiah.

"Untuk harga Sophia, tidak bisa dikasih terlalu tinggi. Harganya pun tergantung bisa 1 jutaan tapi nanti kita lihatnya setelah ini,"ucapnya singkat.

Rektor Undana Kupang Fredrik L Benu mengatakan, pihaknya mengeluarkan dua jenis Sophia yakni berwarna merah dan putih.

"Kalau Sophia warna merah itu kadarnya 20 persen, sedangkan yang warna putih itu kadarnya 40 persen,"ungkap Benu.

Menurut Benu, pihak universitas mempunyai tanggung jawab moril terhadap pembangunan kemasyarakatan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X