Sempat Dikira Napi yang Kabur, 2 Pria Pencari Belut Diamankan Polisi

Kompas.com - 20/06/2019, 08:23 WIB
Polisi membawa pria yang dikira narapidana di Desa Meunasah Dayah, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, Rabu (19/6/2019) Polres Aceh UtaraPolisi membawa pria yang dikira narapidana di Desa Meunasah Dayah, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, Rabu (19/6/2019)

ACEH UTARA, KOMPAS.com – Pihak kepolisian sempat mengamankan dua orang pria pencari belut yang diduga narapaidana Rutan Lhoksukon, Acah Utara yang kabur.

Sebelumnya polisi sempat mendapatkan informasi dari masyarakat terkait keberadaan dua orang yang mencurigakan di kawasan Desa Meunasah Dayah, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara.

Baca juga: 5 Napi Rutan Selatpanjang Coba Kabur dengan Menjebol Dinding Menggunakan Sendok

Berdasarkan informasi tersebut, polisi dengan senjata lengkap langsung menuju lokasi di kawasan semak belukar di pinggir desa.

“Kami berenam turun ke lapangan. Setelah berjalan beberapa ratus meter menyusuri kawasan hutan, akhirnya kami melihat ada sesuatu yang bergerak di balik semak-semak. Kami pun langsung menangkap,” ujar Bripka Agus Maulizar, salah satu amggota polisi Polres Aceh Utara kepada sejumlah wartawan di Lhoksukon, Rabu (19/6/2019) sore.

Sekitar 30 menit anggota polisi mengawasi aktivitas dua pria tersebut.

“Satu di antaranya memakai jaket merah, satu lainnya pakai celana olahraga merah. Ternyata mereka hanya pencari belut,” tutur pria yang akrab disapa Agez ini tertawa.

Baca juga: 52 Napi yang Kabur dari Rutan Lhoksukon, Diberi Waktu 4 Hari untuk Menyerahkan Diri

Polisi sempat  mengintrogasi dua pria itu dan menanyakan apa yang dilakukan oleh mereka di semak belukar. Ternyata dari keterangan, mereka sedang mencari belut dan memasang jaring untuk menangkap burung.

Meski begitu, dua pria tersebut sempat dibawa ke Polres Aceh Utara untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Keduanya itu dicurigai pertama karena pakaiannya kumal dan tidak membawa KTP. Kita periksa, lalu kita lihat list daftar nama narapidana yang kabur, ternyata mereka bukan napi,”: kata Kasat Reskrim, Iptu Rezki Kholiddiansyah.

Baca juga: Napi Kabur dari Rutan Lhoksukon Ditemukan Tewas di Sungai

Setelah itu kedua pria yang mengaku asal Stabat, Sumatera Utara itu diizinkan pulang.

“Kami tidak mau kecolongan, semua informasi terkait narapidana kami tindaklanjuti,” pungkas Iptu Rezki.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X