Politisi Golkar Ditangkap Kejaksaan Terkait Korupsi Dana Bansos KONI Kalimantan Barat

Kompas.com - 19/06/2019, 12:57 WIB
Mantan anggota DPR RI Zulfadhli saat didatangi personel Kejaksaan Negeri Pontianak di rumahnya, komplek perumahan Raffles Hills, Depok, Jawa Barat, Selasa (18/6/2019) siang. IstimewaMantan anggota DPR RI Zulfadhli saat didatangi personel Kejaksaan Negeri Pontianak di rumahnya, komplek perumahan Raffles Hills, Depok, Jawa Barat, Selasa (18/6/2019) siang.


PONTIANAK, KOMPAS.com - Mantan anggota DPR RI daerah pemilihan Kalimantan Barat, Zulfadhli ditangkap personel Kejaksaan Negeri Pontianak, di kediamannya komplek perumahan Raffles Hills, Depok, Jawa Barat, Selasa (18/6/2019) siang.

Mantan Ketua DPD Golkar Kalimantan Barat ini ditangkap terkait korupsi dana bantuan sosial KONI Kalimantan Barat 2006-2008 yang sudah inkrah berdasarkan putusan Mahkamah Agung bernomor 652 K/Pid.Sus/2018.

"Saat ini terpidana sudah diserahkan kepada Lapas Klas IIA Pontianak untuk menjalani hukuman," kata Kasi Pidana Khusus Kejari Pontianak, Juliantoro, Rabu (19/6/2019) pagi.

Baca juga: Penasihat Hukum Anggap 2 Anggota Komisi B DPRD Kalteng Terjerat Korupsi karena Turuti Perintah Pimpinan

Dari penampakan foto yang beredar, saat ditangkap, Zulfadhli yang tengah berada di rumahnya terlihat mengenakan baju kaos biru dan celana pendek hitam.

Dia tampak pasrah saat personel kejaksaan menggelandangnya ke Kantor Kejaksaan Negeri Jakarta untuk proses administrasi.

Juliantoro menjelaskan, salinan putusan Mahkamah Agung menyebutkan, Zulfadhli divonis hakim 8 tahun penjara, denda Rp 200 juta, subsider enam bulan kurungan.

Majelis hakim juga menjatuhkan pidana tambahan membayar uang pengganti Rp 11,2 miliar, dikompensasikan dengan uang yang dikembalikan kepada penyidik sebesar Rp 8,2 miliar.

Vonis ini lebih berat dari putusan yang dijatuhkan Pengadilan Tipikor Pontianak. Dalam putusan itu, Zulfadhli divonis satu tahun enam bulan penjara. 

"Terpidana sudah diintai selama satu pekan. Saat sedang berada di rumah, langsung ditangkap," ungkapnya.

Kerugian negara Rp 20 miliar

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Geledah Kontrakan Penusuk Wiranto, Densus 88 Temukan Airsoft Gun dan Buku Agama

Geledah Kontrakan Penusuk Wiranto, Densus 88 Temukan Airsoft Gun dan Buku Agama

Regional
Gunung Merapi Semburkan Awan Panas Letusan dengan Tinggi Kolom 3 Km

Gunung Merapi Semburkan Awan Panas Letusan dengan Tinggi Kolom 3 Km

Regional
Polisi Bongkar Jaringan Aborsi di Malang, Penjual Pil Untung Rp 50.000 Per Butir

Polisi Bongkar Jaringan Aborsi di Malang, Penjual Pil Untung Rp 50.000 Per Butir

Regional
Ganjar: 4 Rekomendasi Kongres Sampah Akan Masuk APBD 2020

Ganjar: 4 Rekomendasi Kongres Sampah Akan Masuk APBD 2020

Regional
Polda Jabar Ambil Alih Kasus Jatuhnya Batu-batu Besar di Purwakarta

Polda Jabar Ambil Alih Kasus Jatuhnya Batu-batu Besar di Purwakarta

Regional
Istri Mantan Dandim Kendari Resmi Dilaporkan, Ini Penjelasan Polisi

Istri Mantan Dandim Kendari Resmi Dilaporkan, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Hanum Rais Absen di Rapat Paripurna DPRD DIY

Hanum Rais Absen di Rapat Paripurna DPRD DIY

Regional
Menabrak Truk di Tol Ngawi, Pengemudi Mobil Pribadi Tewas Seketika

Menabrak Truk di Tol Ngawi, Pengemudi Mobil Pribadi Tewas Seketika

Regional
Gunakan Ponsel, Pria Ini Merekam Video di Toilet Wanita Pelabuhan Sekupang

Gunakan Ponsel, Pria Ini Merekam Video di Toilet Wanita Pelabuhan Sekupang

Regional
Kisah Rustia, Korban Perdagangan Manusia di Irak: Saya Takut Tidak Bisa Pulang

Kisah Rustia, Korban Perdagangan Manusia di Irak: Saya Takut Tidak Bisa Pulang

Regional
Hanum Rais Dilaporkan ke Polisi karena Cuitan, PAN DIY Anggap Itu 'Statement' Pribadi

Hanum Rais Dilaporkan ke Polisi karena Cuitan, PAN DIY Anggap Itu "Statement" Pribadi

Regional
Ditangkap, Pelaku yang Perkosa Anak Tiri hingga Korban Diusir karena Dianggap Pelakor

Ditangkap, Pelaku yang Perkosa Anak Tiri hingga Korban Diusir karena Dianggap Pelakor

Regional
Perppu KPK Tak Kunjung Terbit, Basaria: Kita Tunggu Sampai 17 Oktober

Perppu KPK Tak Kunjung Terbit, Basaria: Kita Tunggu Sampai 17 Oktober

Regional
Bupati Banyuwangi Ingin Jadi Konsultan Kepala Daerah

Bupati Banyuwangi Ingin Jadi Konsultan Kepala Daerah

Regional
Siswi SMAN 1 Ungaran Manfaatkan Puntung Rokok Jadi Listrik

Siswi SMAN 1 Ungaran Manfaatkan Puntung Rokok Jadi Listrik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X