Fakta Suami Istri Suguhkan Seks "Live" Berbayar Rp 5.000, Dilakukan di Bulan Puasa hingga Sembunyi di Kebun

Kompas.com - 19/06/2019, 11:04 WIB
Suami istri asal Kadipaten Kabupaten Tasikmalaya, yang menyuguhkan hubungan seks live ke anak-anak tengah diperiksa anggota Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota, Selasa (18/6/2019). KOMPAS.com/IRWAN NUGRAHASuami istri asal Kadipaten Kabupaten Tasikmalaya, yang menyuguhkan hubungan seks live ke anak-anak tengah diperiksa anggota Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota, Selasa (18/6/2019).

2. Para korban lapor ke guru ngaji

Kejadian ini bermula diketahui saat para korban atau anak-anak yang nonton tersebut memberitahukan yang dialaminya ke guru ngaji di daerahnya.

Dengan polos, keenam anak yang masih berusia di bawah 12 tahun itu membeberkan perbuatan suami istri tersebut yang terang-terangan mengajak nonton adegan ranjangnya.

Bahkan, anak dari pasutri itu pun disebut ikut menonton bareng bersama para korban lainnya.

Baca juga: Pasangan Suami Istri yang Suguhkan Seks Live ke Anak-anak Dituntut 10 Tahun Penjara

Mereka pun mengaku saat melihat adegan panas suami istri itu selalu lari saat mulai terangsang karena menyaksikannya secara langsung.

"Anak-anak sebagai korban itu pertama kali melaporkan kejadian itu ke guru ngajinya," jelas Ketua KPAID Kabupaten Tasikmalaya, Ato Rinanto.

Sampai sekarang, KPAID Kabupaten Tasikmalaya terus melakukan pendampingan bagi anak-anak sebagai korbannya. Sekaligus, pihaknya melakukan terapi psikologis bagi para korban yang rata-rata masih duduk di bangku sekolah dasar tersebut.

3. Pasutri pelaku seks "live" sempat sembunyi di kebun selama sepekan

Mengetahui perbuatannya diketahui oleh para orang tua korban, pasutri pelaku seks "live" tersebut sempat melarikan diri dan sembunyi di area perkebunan selama sepekan.

Mereka dicari-cari oleh masyarakat dan keluarga korban yang geram dengan perbuatan bejat para pelaku tersebut.

Baca juga: Suami Istri yang Suguhkan Seks Live ke Anak-anak Ditetapkan Tersangka

Terlebih, kedua pelaku setiap harinya berprofesi sebagai buruh tani untuk mencukupi kebutuhan sehari-harinya.

"Pelaku sempat melarikan diri. Sampai akhirnya ditangkap oleh petugas kepolisian," tambah Ato.

Sampai sekarang, kedua pelaku sudah ditahan dan ditetapkan tersangka oleh Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota. Mereka dijerat Pasal 36 UU Nomor 44 tahun 2008 tentang Pornografi dan dituntut 10 tahun penjara.

Namun, pihak Kepolisian masih mengembangkan dan mendalami kasus ini. Apalagi kejadian dengan modus seperti ini baru kali pertama terjadi di daerah yang dikenal sebagai wilayah religius di Provinsi Jawa Barat tersebut. 

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Bocah 9 Tahun Terjebak dan Tewas Saat Rumahnya Terbakar di Muaro Jambi

Kronologi Bocah 9 Tahun Terjebak dan Tewas Saat Rumahnya Terbakar di Muaro Jambi

Regional
Pengakuan Relawan Usai Disuntik Vaksin Covid-19: Badan Terasa Enak dan Nafsu Makan Tinggi

Pengakuan Relawan Usai Disuntik Vaksin Covid-19: Badan Terasa Enak dan Nafsu Makan Tinggi

Regional
Detik-detik 2 Bocah Terjebak di Rumah yang Terbakar, 1 Anak Tewas dan Ibu Histeris Minta Tolong

Detik-detik 2 Bocah Terjebak di Rumah yang Terbakar, 1 Anak Tewas dan Ibu Histeris Minta Tolong

Regional
Putra Sulung Risma: Saya Sudah Siap Jika Direkom PDI-P Jadi Calon Wakil Wali Kota Surabaya

Putra Sulung Risma: Saya Sudah Siap Jika Direkom PDI-P Jadi Calon Wakil Wali Kota Surabaya

Regional
Bos Muncikari VS Ditangkap, Mengaku Sudah 5 Tahun Jalankan Prostitusi Artis, Ini Keuntungannya

Bos Muncikari VS Ditangkap, Mengaku Sudah 5 Tahun Jalankan Prostitusi Artis, Ini Keuntungannya

Regional
Seorang Bocah Tewas Terjebak Api Saat Rumahnya Terbakar, Ibu Histeris Minta Tolong

Seorang Bocah Tewas Terjebak Api Saat Rumahnya Terbakar, Ibu Histeris Minta Tolong

Regional
Ini Kata Suplier soal Daging Ayam Busuk Program BPNT

Ini Kata Suplier soal Daging Ayam Busuk Program BPNT

Regional
Polisi Dalami Kasus Daging Busuk Tidak Layak Konsumsi Program BPNT

Polisi Dalami Kasus Daging Busuk Tidak Layak Konsumsi Program BPNT

Regional
Pemuda Dibunuh Saat Pulang Nonton Orkes Dangdut, Polisi: Pelaku Balas Dendam

Pemuda Dibunuh Saat Pulang Nonton Orkes Dangdut, Polisi: Pelaku Balas Dendam

Regional
Video Merundung Temannya Viral, 9 Remaja Putri di Solo Diamankan Polisi

Video Merundung Temannya Viral, 9 Remaja Putri di Solo Diamankan Polisi

Regional
Risma Minta Fatayat NU Mengawasi Kondisi Ibu Hamil dan Balita Selama Pandemi

Risma Minta Fatayat NU Mengawasi Kondisi Ibu Hamil dan Balita Selama Pandemi

Regional
Ada 4 Kasus Baru Covid-19 di Tegal, 1 Meninggal Dunia

Ada 4 Kasus Baru Covid-19 di Tegal, 1 Meninggal Dunia

Regional
18 Balita yang Rumahnya Terbakar di Sumba Tidur Beratapkan Terpal, Berdinding Daun Kelapa

18 Balita yang Rumahnya Terbakar di Sumba Tidur Beratapkan Terpal, Berdinding Daun Kelapa

Regional
Wakil Wali Kota Surabaya Sebut Ibu-ibu Berperan Penting Cegah Penyebaran Covid-19

Wakil Wali Kota Surabaya Sebut Ibu-ibu Berperan Penting Cegah Penyebaran Covid-19

Regional
Wabah Chikungunya Melanda Satu Kampung di Cianjur, Warga Sampai 'Ngesot' ke Kamar Mandi

Wabah Chikungunya Melanda Satu Kampung di Cianjur, Warga Sampai "Ngesot" ke Kamar Mandi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X