Buron Setahun, 2 Pelaku Curas di Bawah Umur Diamankan Polisi

Kompas.com - 18/06/2019, 17:55 WIB
Ilustrasi ditangkap KOMPAS.com/ JunaediIlustrasi ditangkap

MAKASSAR, KOMPAS.com - Dua pelaku kasus pencurian dengan kekerasan (Curas) di kota Makassar yang masih di bawah umur diamankan tim gabungan Reserse Mobil (Resmob) Polsek Ujung Pandang dan Polda Sulsel setelah buron selama satu tahun di rumahnya di Jalan Swadaya, Gowa, Senin (17/6/2019) malam. Dua remaja itu berinisial YO (18) dan AS (15).

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Soendani mengatakan, aksi kedua pembegal ini dimulai sekitar bulan Februari 2018 lalu.

Kala itu YO masih berusia 17 tahun dan kerap membawa AS, yang tinggal di Kota Makassar untuk menemaninya merampas barang milik korbannya.

Baca juga: Dua Pelaku Curas di Lampung Tewas saat Baku Tembak dengan Polisi

"Penangkapan ini berawal dari informasi masyarakat yang mengatakan pelaku jambret yang kerap meresahkan masyarakat itu sedang berada di rumahnya di Jalan Swadaya Gowa," kata Dicky dalam keterangannya, Selasa (18/6/2019).

Dicky menambahkan bahwa kedua pelaku curas yang masih muda ini saat melakukan aksinya tak segan menarik tas korban yang disimpan di depan saat berkendara hingga kemudian korbannya terjatuh dari motor dan membuatnya mendapatkan luka.

Seperti pada saat keduanya menjambret tas pengendara motor di Jalan Arif Rate pada 8 Oktober 2018 lalu. Usai korbannya terjatuh, keduanya mengambil tas yang berisi handphone dan surat-surat penting.

Baca juga: Penjelasan Polisi soal Kronologi Curas di Majalengka yang Sempat Jadi Hoaks

"Keduanya sudah melakukan jambret sebanyak 5 kali. Dimulai pada bulan Februari 2018 lalu," ucapnya.

Saat polisi mendatangi rumah YO, tak ada perlawanan berarti yang dilakukannya. Usai diamankan, kata Dicky, keduanya lalu diserahkan ke Polsek Ujung Pandang untuk penyidikan lebih lanjut.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Stres, Pasien di RSUP Kariadi Semarang Lompat dari Ruang Isolasi

Diduga Stres, Pasien di RSUP Kariadi Semarang Lompat dari Ruang Isolasi

Regional
Dua Jenazah di Salatiga dalam Sehari Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Dua Jenazah di Salatiga dalam Sehari Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Regional
Jalur Ekstrem, Evakuasi Jenazah Multazam dari Gunung Piramid Lewat Tebing Jurang

Jalur Ekstrem, Evakuasi Jenazah Multazam dari Gunung Piramid Lewat Tebing Jurang

Regional
67 Warga Pandeglang Diduga Keracunan Usai Santap Makanan di Acara Khitanan

67 Warga Pandeglang Diduga Keracunan Usai Santap Makanan di Acara Khitanan

Regional
Dua Orangutan Kalimantan Diselamatkan dari Lembaga Konservasi Tak Berizin di Jateng

Dua Orangutan Kalimantan Diselamatkan dari Lembaga Konservasi Tak Berizin di Jateng

Regional
Kasus Karhutla yang Libatkan 2 Perusahaan di Kalbar Segera Disidangkan

Kasus Karhutla yang Libatkan 2 Perusahaan di Kalbar Segera Disidangkan

Regional
Balita Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara Belum Ditemukan

Balita Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara Belum Ditemukan

Regional
Lima Pegawai Positif Covid-19, Operasional Bank Banten Tetap Berjalan

Lima Pegawai Positif Covid-19, Operasional Bank Banten Tetap Berjalan

Regional
Meninggal di Surabaya, Pasien Positif Covid-19 Dimakamkan di TPU Ngemplak Salatiga

Meninggal di Surabaya, Pasien Positif Covid-19 Dimakamkan di TPU Ngemplak Salatiga

Regional
Tujuh ASN Positif Covid-19, PN Surabaya Kembali Tutup Pelayanan 2 Pekan

Tujuh ASN Positif Covid-19, PN Surabaya Kembali Tutup Pelayanan 2 Pekan

Regional
Ditemukan Telungkup di Jurang Gunung Piramid, Jasad Multazam Berhasil Dievakuasi Tim SAR

Ditemukan Telungkup di Jurang Gunung Piramid, Jasad Multazam Berhasil Dievakuasi Tim SAR

Regional
Kontak dengan Pedagang Pasar Nglames yang Meninggal akibat Covid-19, 131 Orang Jalani Rapid Test

Kontak dengan Pedagang Pasar Nglames yang Meninggal akibat Covid-19, 131 Orang Jalani Rapid Test

Regional
Istri Dirawat di RS karena Keguguran, Pria Ini Cabuli Anak Tirinya

Istri Dirawat di RS karena Keguguran, Pria Ini Cabuli Anak Tirinya

Regional
Video Viral Warga Ciumi Jenazah Berstatus Probable Covid-19 di Malang, Ini Penjelasan Polisi

Video Viral Warga Ciumi Jenazah Berstatus Probable Covid-19 di Malang, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Ratusan Wisatawan Pantai Gunungkidul Tersengat Ubur-ubur

Ratusan Wisatawan Pantai Gunungkidul Tersengat Ubur-ubur

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X