Seorang Warga Garut Akui Sensen Jadi Rasul dan Deklarasikan Berdirinya NII

Kompas.com - 18/06/2019, 17:34 WIB
Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna saat ekspose kasua penistaan agama pengikut Sensen Komara, Selasa (18/06/2019). KOMPAS.com/ARI MAULANA KARANGKapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna saat ekspose kasua penistaan agama pengikut Sensen Komara, Selasa (18/06/2019).

GARUT, KOMPAS.com - HM (48), warga Desa Purbayani, Kecamatan Caringin, Kabupaten Garut, Jawa Barat (Jabar) diamankan jajaran Satreskrim Polres Garut setelah mendeklarasikan Sensen Komara sebagai rasul lewat syahadatnya dan juga mendeklarasikan Negara Islam Indonesia ( NII).

Kapolres Garut AKBP Budi Satria wiguna dalam jumpa pers yang digelar di Mapolres Garut, Selasa (18/06/2019) menyampaikan, HM diamankan untuk menghindari keresahan di masyarakat atas selebaran berisi pengakuan Sensen Komara sebagai nabi dan juga mendeklarasikan NII.

"Tersangka diamankan untuk menghindari keresahan di masyarakat, karena banyak yang lapor meresahkan," katanya.

Baca juga: Satu Keluarga di Garut Akui Sensen Sebagai Rasul dan Berganti Syahadat


HM, menurut Budi akan dijerat pasal penistaan agama. Karena, sebelumnya HM juga pernah tersangkut kasus serupa pada tahun 2018.

Namun waktu itu, tersangka utamanya yaitu Sensen Komara dinyatakan mengidap gangguan jiwa hingga dikenai sanksi wajib lapor bersama para pengikutnya, termasuk HM.

"Kemudian pada 11 Juni, ada laporan lagi, ada selebaran yang menyebut Sensen sebagai nabi dan mendeklarasikan NII," katanya.

Dari hasil penelusuran anggota Satreskrim, selebaran tersebut diketahui disebarkan oleh HM ke pemerintah desa dan Kecamatan Caringin.

Baca juga: Sebelum Akui Sensen Sebagai Rasul, Hamdani Minta Izin Shalat Hadap Timur

 

HM yang mengklaim sebagai Menteri Perindustrian di NII pun akhirnya diamankan setelah masyarakat resah atas selebaran yang dibuatnya.

"Motifnya memang ingin membuat sensasi dan keresahan di masyarakat, makanya kita amankan," jelas Budi.

Sementara terkait dugaan makar karena mendeklarasikan NII, menurut Budi pihaknya masih mendalami dugaan tersebut dengan melakukan pengecekan ke lapangan.

"Dugaan makar kita masih dalami, kita lakukan pengecekan lagi di lapangan, karena perlu bukti yang kuat," katanya. 

Baca juga: Pernah Divonis Gangguan Jiwa, Kejari Garut Sarankan Sensen Langsung Dimasukan RSJ

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembobolan Dana Nasabah BNI Ambon, Polisi Pastikan Keterlibatan Pihak Lain

Pembobolan Dana Nasabah BNI Ambon, Polisi Pastikan Keterlibatan Pihak Lain

Regional
Wakil Bupati Banyuwangi Ajak Para Santri Terlibat dalam Pembangunan

Wakil Bupati Banyuwangi Ajak Para Santri Terlibat dalam Pembangunan

Regional
Ini Alasan Sebenarnya Gubernur NTT Viktor Laiskodat Tak Jadi Menteri Jokowi

Ini Alasan Sebenarnya Gubernur NTT Viktor Laiskodat Tak Jadi Menteri Jokowi

Regional
BKN: Pengurangan Struktural Eselon Bisa Kurangi Anggaran Negara

BKN: Pengurangan Struktural Eselon Bisa Kurangi Anggaran Negara

Regional
Polisi Cek soal Video Baku Hantam Sesama Bule di Bali

Polisi Cek soal Video Baku Hantam Sesama Bule di Bali

Regional
Mengembalikan Kejayaan Lada Bangka Belitung...

Mengembalikan Kejayaan Lada Bangka Belitung...

Regional
Angin Puting Beliung Terjang 3 Desa di Boyolali, 20 Rumah Rusak

Angin Puting Beliung Terjang 3 Desa di Boyolali, 20 Rumah Rusak

Regional
Pembobolan Dana Nasabah BNI Ambon, FY Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan

Pembobolan Dana Nasabah BNI Ambon, FY Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan

Regional
Driver Ojek Online yang Ditabrak Kendaraan Taktis Polisi Saat Demo Ricuh Tak Lagi Bisa Bekerja

Driver Ojek Online yang Ditabrak Kendaraan Taktis Polisi Saat Demo Ricuh Tak Lagi Bisa Bekerja

Regional
Kelompok Teroris di Lampung Incar Tempat Hiburan Malam

Kelompok Teroris di Lampung Incar Tempat Hiburan Malam

Regional
Kasus Narkoba, Bassist Boomerang Hubert Henry Dituntut 2 Tahun Penjara

Kasus Narkoba, Bassist Boomerang Hubert Henry Dituntut 2 Tahun Penjara

Regional
Dua Pendaki Gunung Bawakaraeng yang Alami Hipotermia Berhasil Dievakuasi

Dua Pendaki Gunung Bawakaraeng yang Alami Hipotermia Berhasil Dievakuasi

Regional
Tiba di Kupang dengan Jet Pribadi, Gubernur NTT Disambut ASN dan Pengurus Nasdem

Tiba di Kupang dengan Jet Pribadi, Gubernur NTT Disambut ASN dan Pengurus Nasdem

Regional
LIPI Minta Penemuan Ikan dan Air Sumur yang Mendidih Tidak Dikaitkan dengan Mistis

LIPI Minta Penemuan Ikan dan Air Sumur yang Mendidih Tidak Dikaitkan dengan Mistis

Regional
Balita Meninggal 5 Hari Setelah Divaksin MR, Dinkes Garut Turunkan Tim

Balita Meninggal 5 Hari Setelah Divaksin MR, Dinkes Garut Turunkan Tim

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X