SD di Maluku Kirim Surat, Orangtua Diminta Pahami Bakat dan Minat Anak

Kompas.com - 18/06/2019, 15:16 WIB
Ilustrasi anak bermain dengan orangtua SHUTTERSTOCKIlustrasi anak bermain dengan orangtua

KOMPAS.com - Sebuah surat berisi motivasi dikirim oleh pengelola SD Islam Al-Bina Masohi di Kota Masohi, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku kepada orangtua siswa.

Surat yang meminta orangtua agar tidak memaksakan kehendaknya kepada anak itu menjadi viral di media sosial pada Senin (17/6/2019).

Dalam surat tersebut, pihak SD Islam Al Bina Masohi meminta orangtua mendukung apa pun cita-cita sang anak dengan menerima hasil ujian, seperti apa pun hasilnya.

Kepala Sekolah SD Islam Al Bina Masohi, Darno Yusuf Mulyono menceritakan bahwa dirinya ingin mengirimkan undangan biasa saja kepada orangtua siswa menjelang pengumuman kelulusan pada Senin (10/6/2019).


Akan tetapi, setelah berdiskusi dengan para guru melalui WhatsApp mengenai adanya selipan surat motivasi untuk dikirim sebagai sisipan surat pengumuman kelulusan, para guru pun menyetujui hal itu.

"Saya diskusikan dengan teman-teman guru lewat grup WhatsApp, bagaimana kalau selain ada undangan kami selipkan juga pesan-pesan kepada orangtua tentang bagaimana menyikapi hasil kelulusan anak-anak nantinya," ujar Darno saat dihubungi Kompas.com pada Selasa (18/6/2019).

Baca juga: Viral, Surat Cinta dari Kepala Sekolah untuk Wali Murid SD di Bantul

Isi surat dapat dilihat dalam foto ini:

SD Islam Al BIna Masohi kirim surat motivasi untuk orangtua siswa agar mereka tidak mencabut bakat siswa dengan apapun hasil kelulusan siswa.Twitter: Agus Mulyadi SD Islam Al BIna Masohi kirim surat motivasi untuk orangtua siswa agar mereka tidak mencabut bakat siswa dengan apapun hasil kelulusan siswa.
Darno mengungkapkan bahwa dengan adanya pesan-pesan itu diharapkan para orangtua dan guru ada kecocokan tentang bagaimana memandang anak-anak mereka dengan semua bakat dan kemampuan yang dimiliki.

"Semoga anak-anak didik kita tidak lagi harus merasa terbebani, harus punya nilai bagus. Tapi di saat yang sama justru mengabaikan hal-hal prinsip seperti etika, adab, atau akhlaknya," ujar Darno.

Selain itu, Darno mengungkapkan, surat motivasi itu ia sebarkan beserta pengumuman hasil kelulusan. Sebab, dia teringat motivasi yang pernah diterima pada tiga tahun yang lalu dari salah satu orangtua siswa.

Surat motivasi itu kemudian diubah beberapa redaksinya dan disepakati oleh sejumlah guru untuk diikutkan bersama hasil kelulusan siswa.

Menurut Darno, hal yang paling mendasar adalah tentang bagaimana seseorang mengenal kecerdasan majemuk, di mana nilai sebuah kelulusan bukan hanya dapat ditentukan oleh sebuah angka dari satu atau beberapa mata pelajaran saja.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X