Khofifah Perintahkan Jajarannya Turun Tangan Tangani Tenggelamnya Kapal di Perairan Sumenep

Kompas.com - 18/06/2019, 05:48 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (tengah) saat berkunjung di Pasar Ikan Lamongan, Kamis (13/6/2019). KOMPAS.com / HAMZAHGubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (tengah) saat berkunjung di Pasar Ikan Lamongan, Kamis (13/6/2019).

SURABAYA, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memerintahkan beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mencari informasi dan melakukan penanganan cepat perihal kecelakaan laut yang menimpa Kapal Motor Arim Jaya di selatan Pulau Gili Iyang, Sumenep, Jawa Timur, Senin (17/6/2019).

Hal itu disampaikan Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Jatim, Aries Agung Paewai, Senin.

Menurut Aries, setelah mendengar kejadian tersebut, Khofifah langsung memerintahkan Dinas Perhubungan (Dishub), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Kesehatan (Dinkes), Bakorwil Pamekasan, dan Biro Kessos Pemprov Jatim, untuk melakukan penanganan.

Baca juga: KM Amin Jaya Karam, 2 Meninggal, 10 Hilang

"Ibu gubernur perintahkan OPD tersebut untuk terlibat secara cepat dan aktif bersama-sama aparat terkait di lapangan," ujar Aries.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Sumenep juga diminta untuk berkoordinasi secara serius dalam melakukam pencarian korban yang dibantu Basarnas dan OPD Pemprov Jatim.

Sebagai informasi, kata Aries, sampai saat ini pihak BPBD Sumenep menyatakan, telah melakukan koordinasi dengan pihak Syahbandar Kalianget dan Polres Sumenep untuk pencarian korban hilang.

Menurut keterangan sementara dari Pusdalop BPBD Jawa Timur, imbuh Aries, kecelakaan disebabkan oleh gelombang tinggi hingga membalikkan kapal.

Berdasar data manifest, kapal tersebut mengangkut total 43 orang yang terdiri dari 1 orang nahkoda, 2 Anak Buah Kapal (ABK) dan 40 orang penumpang. Sebagian besar penumpang merupakan rombongan pekerja dari Pulau Gowa Gowa.

Kronologinya, kapal tersebut berangkat dari Pulau Gowa Gowa, Kecamatan Raas, Sumenep, pada pukul 15.10 WIB menuju pelabuhan Kalianget, Sumenep.

Baca juga: Lagi, Satu Jenazah Penumpang KM Nusa Kenari 02 Ditemukan

 

Tepat 20 menit setelah keberangkatan, dilaporkan terjadi cuaca buruk disertai gelombang tinggi di bagian selatan Pulau Gili Iyang yang mengakibatkan kapal terbalik.

Dari total 43 orang penumpang, 30 orang telah ditemukan selamat, dua orang meninggal dunia dan 11 orang lainnya masih dalam pencarian.

Dua orang yang meninggal diketahui bernama Zahra (28) dan Hasinah (30).

"Dari 11 orang hilang tersebut dua di antaranya adalah nahkoda dan ABK kapal," ucap Aries.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X