Pegawai Bank Syariah Mandiri yang Tewas di Kamar Indekos Diduga Dibunuh

Kompas.com - 17/06/2019, 23:13 WIB
Jenazah almarhumah Santi Devi Malau (25), karyawan Bank Mandiri Syariah Tapanuli Tengah yang diduga kuat korban pembunuhan dimakamkan di TPU dekat kediamannya di Kecamatan Sibabangun, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sabtu (15/6/2019). DOK.KELUARGA KORBANJenazah almarhumah Santi Devi Malau (25), karyawan Bank Mandiri Syariah Tapanuli Tengah yang diduga kuat korban pembunuhan dimakamkan di TPU dekat kediamannya di Kecamatan Sibabangun, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sabtu (15/6/2019).

TAPANULI TENGAH, KOMPAS.com - Kasat Reskrim Polres Tapteng AKP Dodi Nainggolan mengatakan, pegawai Bank Syariah Mandiri Santi Devi Malau yang ditemukan tewas di kamar indekosnya, diduga merupakan korban pembunuhan.

Dugaan itu diperkuat dengan sejumlah tanda kekerasan dan luka pada bagian wajah korban. 

"Kita menduga kuat seperti itu (pembunuhan), karena ada tanda-tanda kekerasan yang ditemukan. Namun sayangnya pihak keluarga tidak mengizinkan korban untuk diautopsi," ujar Dodi saat dikonfirmasi, Senin (17/6/2019) malam.

Baca juga: Karyawati Mandiri Syariah Tewas di Kamar Kos, Ditemukan Bekas Cekikan di Leher

Dugaan itu juga semakin kuat dengan pernyataan Kapolres Tapteng AKBP Sukamat. Perwira menengah ini mengatakan, pihaknya sudah mengantongi identitas terduga pelaku.

"Masih dilakukan pengembangan dan pelaku sedang dalam pengejaran," ujarnya.

Baca juga: Keluarga Pegawai Bank Syariah Mandiri Menduga Korban Tewas Dibunuh dan Dirampok

Diberitakan sebelumnya, Santi Devi Malau, karyawati Bank Mandiri Syariah di Tapanuli Tengah ditemukan tewas di dalam kamar indekosnya di Lingkungan I Kelurahan Pandan, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapteng, Jumat (14/6/2019) pagi.

Kapolres Tapteng melalui Kasat Reskrim AKP Dodi Nainggolan mengatakan, dari hasil visum ditemukan bekas cekikan di leher serta bekas ikatan tali di pergelangan korban.

"Setelah dilakukan visum, hasilnya ditemukan bekas cekikan di leher korban, ada bekas luka cakaran di wajah korban, dan di pergelangan tangan korban juga ada bekas ikatan tali," ujar Dodi kepada ANTARA, Jumat.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X