Seorang Mahasiswi Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kamar Kos

Kompas.com - 17/06/2019, 21:54 WIB
Ilustrasi WWW.PEXELS.COMIlustrasi

 

SOLO, KOMPAS.com - Seorang mahasiswi S2 Teknologi Pendidikan UNS Solo, Jawa Tengah, ditemukan tewas gantung diri di kamar indekos Kawasan Gendingan RT 003 RW 015, Kecamatan Jebres, Solo, Jawa Tengah, Senin (17/6/2019).

Korban berinisial DN (25), warga Jalan Arif Rahman Hakim RT 003 RW 002 Banjar Benua Kayong, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.

Kapolsek Jebres Kompol Juliana mengatakan, jasad DN tersebut diketahui pertama kali oleh saksi bernama Sri Rahayu yang tak lain adalah teman korban sekitar pukul 12.13 WIB.

Baca juga: Kesaksian Warga Temukan Jenazah AA yang Tewas karena Gantung Diri

Bermula saksi menghubungi korban melalui pesan WhatsApp (WA). Namun, sama korban pesan WA-nya tersebut tak kunjung dibaca atau dibuka.

"Saksi (Sri) mengecek ke kamar korban. Karena pintu kamar tidak dikunci saksi membuka pintu melihat korban sudah dalam keadaan meninggal dunia gantung diri," kata Juliana, Senin.

Juliana menambahkan, dari keterangan saksi pada Minggu (16/6/2019) sekitar pukul 19.00 WIB, korban masih makan bersama dengan teman-temannya di kamar indekos hingga pukul 23.00 WIB.

Baca juga: Seorang Pria Ditemukan Tewas Gantung Diri di Rumah Kontrakan

Lebih jauh Juliana mengatakan, pihaknya bersama Tim Inafis Polresta Surakarta dan Dokpol melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kejadian. Setelah itu korban tewas dibawa ke RSUD Dr Moewardi untuk dilakukan penyelidikan.

Dikonfirmasi terpisah, Wakil Rektor III UNS Solo Kuncoro membenarkan korban yang ditemukan tewas gantung diri di kamar indekos tersebut merupakan mahasiswi S2 Teknologi Pendidikan UNS. Korban nekat mengakhiri hidup diduga karena depresi.

"Benar (korban) mahasiswi pascasarjana UNS. Anaknya masih dalam perawatan psikiater," katanya.

Kontak bantuan

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelajar Bunuh Begal Divonis Pembinaan Setahun, Ayah: Saya Terima dengan Lapang Dada..

Pelajar Bunuh Begal Divonis Pembinaan Setahun, Ayah: Saya Terima dengan Lapang Dada..

Regional
Usai Surati Australia dan Jerman soal Sampah, Siswi SMP Ini juga Akan Surati Inggris dan Kanada

Usai Surati Australia dan Jerman soal Sampah, Siswi SMP Ini juga Akan Surati Inggris dan Kanada

Regional
Detik-detik Pembunuhan Pelajar SMA yang Ditemukan Jadi Tengkorak, Berawal dari Titipan Kado

Detik-detik Pembunuhan Pelajar SMA yang Ditemukan Jadi Tengkorak, Berawal dari Titipan Kado

Regional
3 Turis Diduga Terjangkit Virus Corona, Dinkes Bali Minta Warga Tak Panik

3 Turis Diduga Terjangkit Virus Corona, Dinkes Bali Minta Warga Tak Panik

Regional
Cerita Putra Penderita ODGJ: Kami Selalu Berdoa Ayah Lepas dari Pasungan...

Cerita Putra Penderita ODGJ: Kami Selalu Berdoa Ayah Lepas dari Pasungan...

Regional
Kerajaan Kandang Wesi di Garut, Padepokan Silat dan Tempat Pembuatan Senjata di Masa Padjadjaran

Kerajaan Kandang Wesi di Garut, Padepokan Silat dan Tempat Pembuatan Senjata di Masa Padjadjaran

Regional
Empat Pelajar SMP yang Jatuh ke Jurang di Cianjur Diduga Hendak Tawuran

Empat Pelajar SMP yang Jatuh ke Jurang di Cianjur Diduga Hendak Tawuran

Regional
Ricuh Warga di Perumnas Mandala, Massa Saling Lempar Batu hingga Polisi Letuskan Tembakan

Ricuh Warga di Perumnas Mandala, Massa Saling Lempar Batu hingga Polisi Letuskan Tembakan

Regional
Keluarga Tak Yakin Tengkorak yang Ditemukan Milik Astrid, Pelajar SMA yang Hilang 2 Bulan

Keluarga Tak Yakin Tengkorak yang Ditemukan Milik Astrid, Pelajar SMA yang Hilang 2 Bulan

Regional
Jadi Venue Piala Dunia U-20, Pemkot Surakarta Butuh Rp 80 Miliar

Jadi Venue Piala Dunia U-20, Pemkot Surakarta Butuh Rp 80 Miliar

Regional
8 Tahun Disiksa Ibu Kandung, Anak: Kami Ingin Ibu Peluk dan Kasih Sayangnya

8 Tahun Disiksa Ibu Kandung, Anak: Kami Ingin Ibu Peluk dan Kasih Sayangnya

Regional
Enam dari 11 Kabupaten Penyelenggara Pilkada 2020 di Papua, Ada Riwayat Konflik

Enam dari 11 Kabupaten Penyelenggara Pilkada 2020 di Papua, Ada Riwayat Konflik

Regional
Berkat Pembaca Kompas.com, Kini Nining Tak Lagi Tinggal di WC Sekolah dan Buka Usaha

Berkat Pembaca Kompas.com, Kini Nining Tak Lagi Tinggal di WC Sekolah dan Buka Usaha

Regional
Pembebasan Lahan Bandara Kediri, Pemerintah Akan Gunakan Skema Konsinyasi

Pembebasan Lahan Bandara Kediri, Pemerintah Akan Gunakan Skema Konsinyasi

Regional
Pasangan Suami Istri Nekat Konsumsi Sabu di Kamar Rumah, Begini Akhir Nasibnya

Pasangan Suami Istri Nekat Konsumsi Sabu di Kamar Rumah, Begini Akhir Nasibnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X