Kronologi Kecelakaan Maut yang Libatkan Dua Bus dan Xenia di Aceh Timur

Kompas.com - 17/06/2019, 18:34 WIB
Kecelakaan maut terjadi di jalan Medan-Banda Aceh, tepatnya di Gampong Meunasah Leubok, Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur, Aceh, Senin (17/6/2019) sekitar pukul 03.05 WIB. Sebanyak enam orang tewas dalam kecelakaan yang melibatkan dua bus dan mobil Daihatsu Xenia ini. dok SERAMBINEWS.COMKecelakaan maut terjadi di jalan Medan-Banda Aceh, tepatnya di Gampong Meunasah Leubok, Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur, Aceh, Senin (17/6/2019) sekitar pukul 03.05 WIB. Sebanyak enam orang tewas dalam kecelakaan yang melibatkan dua bus dan mobil Daihatsu Xenia ini.

BANDAACEH, KOMPAS.com - Kecelakaan beruntun berujung maut terjadi di Jalan Medan-Banda Aceh, Gampong Meunasah Leubok, Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur, Aceh, Senin (17/6/2019) sekitar pukul 02.30 WIB.

"Kecelakaan melibatkan dua bus besar dan satu minibus. Akibat kecelakaan itu, enam orang meninggal dunia dan orang lainnya luka berat," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Aceh Timur Iptu Ritian Handayani saat dihubungi dari Banda Aceh, Senin.

Ritian menuturkan, kecelakaan berawal ketika minibus BL 1085 ZS melaju kencang dari arah Medan menuju Banda Aceh. Di jalur lurus, minibus tersebut memotong bus Atlas BL 7555 G yang berada di depannya dikemudikan Ramli Saleh (49), warga Bireuen.

Baca juga: 6 Orang Tewas dalam Kecelakaan Maut di Aceh Timur, Salah Satunya Balita


Dari berlawanan arah, melaju bus Simpati Star yang dikemudikan Yusnadi (23), warga Aceh Besar. Tabrakan tidak terelakkan karena minibus berada di kanan jalan. Lalu, bus Atlas yang berada di belakang minibus tidak bisa mengelak dan menabrak Daihatsu Xenia BK 1085 ZS tersebut.

"Petugas sudah melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengamankan kendaraan yang terlibat tabrakan tersebut. Semua korbab juga sudah dievakuasi ke rumah sakit," katanya.

Semua korban merupakan sopir dan penumpang minibus Daihatsu Xenia dengan nomor polisi BK 1085 ZS. Tabrakan terjadi di Jalan Medan-Banda Aceh, Gampong Meunasah Leubok, Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur.

Sedangkan bus besar yang terlibat kecelakaan tersebut yakni Bus Simpati Star dengan nomor polisi BL 776 AA dan Bus Atlas dengan nomor polisi BL 7555 G.

Baca juga: Lagi Kecelakaan Maut, Dua Bus dan Xenia di Aceh Timur, 6 Orang Tewas

Enam penumpang meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut yakni Tasman (39) sopir minibus, warga Gampong Raya Dagang, Kecamatan Peusangan, Bireuen.

Kemudian, penumpang mini bus Rauzatul Jannah (3), Muhammad Nasir, Kartini, Muhammad Safrizal (13), dan Ikhsan Maulana yang masih berusia tiga tahun.

Sedangkan korban luka berat yakni Ti Hajar (37), warga Gampong Paloh Lada, Kecamatan Dewantara, Aceh Timur, Zahara (2), serta Muhammad Fatailah.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Antara
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Potre Koning, Seni Lingkungan, dan Tiga Seniman

Potre Koning, Seni Lingkungan, dan Tiga Seniman

Regional
4 Pembunuh Korban Penculikan di Surabaya Ditangkap, 2 Masih Buron

4 Pembunuh Korban Penculikan di Surabaya Ditangkap, 2 Masih Buron

Regional
ASN Pemkot Padang Terjaring OTT Saber Pungli Terkait Pengurusan BPHTB

ASN Pemkot Padang Terjaring OTT Saber Pungli Terkait Pengurusan BPHTB

Regional
Fakta Dua Nenek Kakak-Beradik yang Setia Tingal Bersama, Buta dan Jual Barang untuk Makan

Fakta Dua Nenek Kakak-Beradik yang Setia Tingal Bersama, Buta dan Jual Barang untuk Makan

Regional
Perjuangan Petugas Padamkan Karhutla di OKI, Lokasi Sangat Jauh dan Motor Digotong Seberangi Kanal

Perjuangan Petugas Padamkan Karhutla di OKI, Lokasi Sangat Jauh dan Motor Digotong Seberangi Kanal

Regional
Kronologi Pasutri di Cianjur Tewas Digigit Ular Menurut Warga

Kronologi Pasutri di Cianjur Tewas Digigit Ular Menurut Warga

Regional
7 Fakta Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung karena Ayah dan Ibu Tewas Digigit Ular, Kerja Serabutan Agar Adik Tetap Sekolah

7 Fakta Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung karena Ayah dan Ibu Tewas Digigit Ular, Kerja Serabutan Agar Adik Tetap Sekolah

Regional
Perusahaan China Siap Investasi Rp 2 Triliun di Aerocity Kertajati

Perusahaan China Siap Investasi Rp 2 Triliun di Aerocity Kertajati

Regional
Kesal Ditagih Utang Minuman Arak, Pemuda Bunuh Kakek dan Lari ke Depok

Kesal Ditagih Utang Minuman Arak, Pemuda Bunuh Kakek dan Lari ke Depok

Regional
Atasi Anak Kecanduan Gawai, Indonesia Harus Belajar ke Jepang

Atasi Anak Kecanduan Gawai, Indonesia Harus Belajar ke Jepang

Regional
Ratusan Personel TNI-Polri Siaga di Mimika Jelang Pelantikan Presiden

Ratusan Personel TNI-Polri Siaga di Mimika Jelang Pelantikan Presiden

Regional
Pasutri Tewas Digigit Ular, Ini Cerita Warga

Pasutri Tewas Digigit Ular, Ini Cerita Warga

Regional
19 Tahun Hidup di 'Dunia Malam' Lokalisasi Sunan Kuning: Saya Sudah Betah di Sini...

19 Tahun Hidup di "Dunia Malam" Lokalisasi Sunan Kuning: Saya Sudah Betah di Sini...

Regional
Kabupaten Lingga Kembali Diselimuti Kabut Asap Kiriman dari Jambi

Kabupaten Lingga Kembali Diselimuti Kabut Asap Kiriman dari Jambi

Regional
Mengenal Sunan Kuning Penyebar Agama Islam di Semarang, Makamnya Ada di Komplek Lokalisasi

Mengenal Sunan Kuning Penyebar Agama Islam di Semarang, Makamnya Ada di Komplek Lokalisasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X