Diduga Korupsi Kas Daerah, Eks Bupati Sragen Agus Fatchur Rahman Ditahan

Kompas.com - 17/06/2019, 18:04 WIB
Kepala Kejari Sragen Syarief di Sragen, Jawa Tengah, Senin (17/6/2019). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIKepala Kejari Sragen Syarief di Sragen, Jawa Tengah, Senin (17/6/2019).

SRAGEN, KOMPAS.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, menahan mantan Bupati Sragen Agus Fatchur Rahman terkait kasus dugaan korupsi kas daerah (kasda) Sragen 2003-2011.

Agus ditahan di Lembaga Permasyarakatan (LP) Kelas IIA Sragen pada Jumat (14/6/2019) setelah menjalani pemeriksaan oleh tim penyidik Kejari Sragen selama empat jam. Agus ditetapkan tersangka oleh Kejari Sragen pada Desember 2018.

Kepala Kejari Sragen Syarief mengatakan, mantan Bupati Sragen periode 2011-2015 diperiksa pada Jumat (14/6/2019) terkait kasus dugaan korupsi Kasda Sragen. Pemeriksaan dimulai dari pukul 10.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB.

"Benar, telah dilakukan pemeriksaan terhadap tersangka AF (Agus Fatchur Rahman). Pemeriksaan dilakukan dari pukul 10 pagi terpotong shalat Jumat sampai dengan jam 2 siang," kata Syarief dikonfirmasi, Senin (17/6/2019).

Baca juga: Disebut Kekurangan Air Bersih dalam Pidato Prabowo, Bupati Sragen Angkat Bicara

Pada saat selesai pemeriksaan, lanjut Syarief, tim penyidik mengambil keputusan untuk melakukan upaya paksa, yaitu penahanan terhadap Agus di tahap penyidikan untuk 20 hari ke depan.

"Sesuai yang diatur dalam Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (Kuhap) ada dua alasan objektif di mana pasal yang disangkakan yaitu Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3 UU Tipikor bisa dilakukan penahanan. Kemudian alasan subjektif dari penyidik bahwa sesuai di dalam Kuhap ada 3 alasan di situ bahwa ada kekhawatiran tersangka melarikan diri dan menghilangkan barang bukti maupun mengulangi tindak pidana," tandasnya.

Syarief menyatakan pihaknya dalam waktu dekat akan melimpahkan berkas kasus dugaan korupsi Kasda Sragen yang menjerat Agus ke Pengadilan Tipikor di Semarang.

"Saya berjanji secepatnya akan kita limpahkan ke Pengadilan Tipikor. Karena saya juga dibatasi dengan penahanan tersangka," terang dia.

Seperti diketahui, kasus dugaan korupsi Kasda Sragen 2003-2011 terjadi pada Pemerintahan Bupati Sragen Untung Wiyono. Saat itu, Agus Fatchur Rahman menjabat sebagai wakil bupati.

Kasus korupsi ini juga melibatkan mantan Bupati Sragen Untung Wiyono dengan total kerugian negara sebesar Rp 11,2 miliar.

Baca juga: Isuzu Tabrak Daihatsu di Tol Sragen-Solo, 1 Tewas dan 6 Luka-luka

Dalam kasus ini, Untung divonis 7 tahun penjara dan kini telah bebas. Ia mengembalikan dana Rp 10,6 miliar dari kerugian Rp 11,2 miliar, sehingga masih ada selisih nilai Rp 604,6 juta.

Kejari Sragen kemudian kembali melakukan penyelidikan dan menetapkan Agus Fatchur Rahman sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi Kasda Sragen.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Surabaya Ingin Risma Buat Taman Berisi Pohon Tabebuya

Warga Surabaya Ingin Risma Buat Taman Berisi Pohon Tabebuya

Regional
Lima Gempa Bumi Guncang Sumbar dalam Kurun Seminggu

Lima Gempa Bumi Guncang Sumbar dalam Kurun Seminggu

Regional
Kulon Progo Bakal Terapkan Denda hingga Penjara bagi Perokok di Kawasan Tanpa Rokok

Kulon Progo Bakal Terapkan Denda hingga Penjara bagi Perokok di Kawasan Tanpa Rokok

Regional
Turis Belanda Tewas Bunuh Diri, Tinggalkan Surat Wasiat Minta Maaf

Turis Belanda Tewas Bunuh Diri, Tinggalkan Surat Wasiat Minta Maaf

Regional
Izin Operasional Bandara Notohadinegoro Jember Mati Sejak Maret 2018

Izin Operasional Bandara Notohadinegoro Jember Mati Sejak Maret 2018

Regional
Kronologi Bentrok Antar Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen

Kronologi Bentrok Antar Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen

Regional
Setelah 48 Jam, Akses Jalan yang Tertutup Longsor di Agam Bisa Terbuka

Setelah 48 Jam, Akses Jalan yang Tertutup Longsor di Agam Bisa Terbuka

Regional
Nenek Hilang 7 Hari di Hutan, Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian

Nenek Hilang 7 Hari di Hutan, Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian

Regional
Investor Serbu Jateng, Nilai Investasi Masuk Capai Rp 211,19 Triliun

Investor Serbu Jateng, Nilai Investasi Masuk Capai Rp 211,19 Triliun

Regional
Gubernur Olly Lobi Pemerintah Pusat agar KTT G20 Tahun 2023 Digelar di Sulawesi Utara

Gubernur Olly Lobi Pemerintah Pusat agar KTT G20 Tahun 2023 Digelar di Sulawesi Utara

Regional
Bupati Asmat: Pemekaran Provinsi Papua Selatan Sesuai Aspirasi Masyarakat

Bupati Asmat: Pemekaran Provinsi Papua Selatan Sesuai Aspirasi Masyarakat

Regional
Ditangkap di Malaysia, Anak Suporter Indonesia Kerap Tangisi Ayahnya

Ditangkap di Malaysia, Anak Suporter Indonesia Kerap Tangisi Ayahnya

Regional
Seorang Pelajar Tembaki Warga yang Sedang Berhenti di Lampu Merah, 1 Orang Terluka

Seorang Pelajar Tembaki Warga yang Sedang Berhenti di Lampu Merah, 1 Orang Terluka

Regional
Penusukan Guru SMK di Kulonprogo, Pelaku Diduga Idap Gangguan Jiwa

Penusukan Guru SMK di Kulonprogo, Pelaku Diduga Idap Gangguan Jiwa

Regional
Guru Agama Ditangkap karena Diduga Raba Alat Vital Muridnya

Guru Agama Ditangkap karena Diduga Raba Alat Vital Muridnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X