Minim Saksi, Pelaku Pelemparan Bom Molotov di Rumah Anggota Polisi Sulit Diungkap

Kompas.com - 17/06/2019, 13:56 WIB
Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Indratmoko usai menggelar konferensi pers di Aula Polrestabes Makassar, Senin (17/6/2019).Kompas.com/HIMAWAN Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Indratmoko usai menggelar konferensi pers di Aula Polrestabes Makassar, Senin (17/6/2019).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Polisi kesulitan menyelidiki pelaku pelemparan bom molotov di rumah salah satu anggota Polda Sulsel yang bernama Bripka Hamsyir di Perumahan Graha Persada Blok B1 di Jalan Arung Teko, Kelurahan Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Jumat (14/6/2019) sekitar pukul 02.30 Wita.

Kesulitan ini dikarenakan minimnya saksi yang mengetahui pelemparan bom molotov yang menyebabkan dua motor Bripka Hamsyar rusak.

Baca juga: Rumah Anggota Polisi Dilempar Bom Molotov, 1 Motor Terbakar


Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Indratmoko mengatakan pihaknya sudah membentuk tim khusus untuk mengusut perkara ini.

Pasalnya, peristiwa pelemparan bom molotov di perumahan ini sudah lebih dari lima kali.

"Kemarin kami periksa saksi yang dianggap mengetahui ledakan. Cuma keterangannya belum terlalu signifikan. Saat ini tim kami masih mengumpulkan keterangan di lapangan," kata Indratmoko saat diwawancara KOMPAS.com di Mapolrestabes Makassar, Senin (17/6/2019).

Indratmoko menyebut, bahwa di sekitar perumahan Bripka Hamsyar memang terpasang CCTV. Namun, pada saat peristiwa lemparan tersebut, CCTV itu mati. Suasana gelap detik-detik sebelum terjadinya ledakan juga menyulitkan warga setempat melihat pelaku pelemparannya.

Menurut Indratmoko, menyelidiki pelaku pelemparan bom molotov memang sulit. Namun Indratmoko yakin pihaknya mampu mengungkap pelemparan di tanah yang saat ini masih berstatus sengketa oleh dua pihak.

"Memang sudah ada petunjuk. Tapi kami masih dalami, mudah-mudahan saja kali ini terungkap," ujar Indratmoko.

Baca juga: 7 Fakta Pembakaran Mapolsek Tambelangan, Dipicu Video Hoaks hingga Ditemukan Satu Kardus Bom Molotov

"Kalau untuk masalah sengketanya, kami belum mengarah ke sana. Kami masih dari hal yang paling dasar dulu," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, sebuah bom molotov meledak tepat di bagian depan rumah milik anggota Polda Sulsel bernama Bripka Hamsyar di Perumahan Graha Persada Blok B1 di Jalan Arung Teko, Kelurahan Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Jumat (14/6/2019) sekitar pukul 02.30 Wita.

Kejadian bermula ketika Bripka Hamsyar sedang tertidur di depan TV bersama anaknya. Tiba-tiba ia dikejutkan dengan ledakan bom yang menghancurkan sepeda motornya.

"Saya spontan bangun. Ketika saya ada di sela-sela pintu kayak ada cahaya ali. Pas saya buka pintu api membesar, saya lalu ambil air kemudian padamkan anak dan istri juga padamkan," kata Hamsyar saat ditemui di lokasi kejadian.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Jadi Korban Kekerasan Kelompok SMB, Kades Minta Polisi Tangkap Pelaku

Jadi Korban Kekerasan Kelompok SMB, Kades Minta Polisi Tangkap Pelaku

Regional
Risma Alokasikan APBD Sebanyak 32 Persen untuk Pendidikan, Ini Alasannya

Risma Alokasikan APBD Sebanyak 32 Persen untuk Pendidikan, Ini Alasannya

Regional
Walhi Sebut Kalsel Tak layak Jadi Ibu Kota Baru, Ini Alasannya

Walhi Sebut Kalsel Tak layak Jadi Ibu Kota Baru, Ini Alasannya

Regional
Tertangkap Curi Sapi, Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga

Tertangkap Curi Sapi, Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga

Regional
Istri Korban Mutilasi Gelisah Pelaku Lain Belum Ditangkap

Istri Korban Mutilasi Gelisah Pelaku Lain Belum Ditangkap

Regional
Ini Alasan Ayah Aniaya Anaknya yang Derita Gizi Buruk hingga Patah Tulang

Ini Alasan Ayah Aniaya Anaknya yang Derita Gizi Buruk hingga Patah Tulang

Regional
DKPP Jatuhkan Sanksi kepada Ketua dan Anggota KPU Cianjur

DKPP Jatuhkan Sanksi kepada Ketua dan Anggota KPU Cianjur

Regional
Jerat Kawat Sling Masih Melekat di Kaki Depan, Harimau Palas Akan Dioperasi

Jerat Kawat Sling Masih Melekat di Kaki Depan, Harimau Palas Akan Dioperasi

Regional
Aturan Tes Narkoba Sebelum Menikah, Ini Kata Para Calon Pengantin hingga Alasan Kemenag Jatim

Aturan Tes Narkoba Sebelum Menikah, Ini Kata Para Calon Pengantin hingga Alasan Kemenag Jatim

Regional
Pesawat Garuda Bermasalah, Ribuan Calon Jemaah Haji di Asrama Sudiang Makassar Terlantar

Pesawat Garuda Bermasalah, Ribuan Calon Jemaah Haji di Asrama Sudiang Makassar Terlantar

Regional
4 Kota Ini Segera Punya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

4 Kota Ini Segera Punya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

Regional
Berikut 7 Poin Fatwa MPU Aceh tentang Hukum Permainan PUBG

Berikut 7 Poin Fatwa MPU Aceh tentang Hukum Permainan PUBG

Regional
Risma Belum Tentukan Bentuk Pengelolaan Aset YKP Bernilai Rp 10 Triliun

Risma Belum Tentukan Bentuk Pengelolaan Aset YKP Bernilai Rp 10 Triliun

Regional
Puluhan Polisi Gendut Digembleng Program Diet di SPN Mojokerto

Puluhan Polisi Gendut Digembleng Program Diet di SPN Mojokerto

Regional
Viral Bangunan Sekolah Miris di Minahasa Selatan, Ini Penjelasan Wabup

Viral Bangunan Sekolah Miris di Minahasa Selatan, Ini Penjelasan Wabup

Regional
Close Ads X