Diduga Tidak Dilengkapi Dokumen, 4 TKW Dicegat di Bandara LIA

Kompas.com - 17/06/2019, 13:48 WIB
Suasana penumpang di ruang check in keberangkatan di Lombok Internasional Airport (LIA) Sabtu (1/6/201) KOMPAS.com/IDHAM KHALIDSuasana penumpang di ruang check in keberangkatan di Lombok Internasional Airport (LIA) Sabtu (1/6/201)


LOMBOK TENGAH, KOMPAS.com - Otoritas Bandara Lombok Internasional Airport (LIA) menggagalkan 4 orang calon pekerja migran Indonesia (PMI) yang diduga tidak dilengkapi dokumen, Sabtu (15/6/2019).

Kepala Humas Angkasa Pura l Inyoman Siang mengatakan, dirinya menerima informasi dari Satuan Tugas (Satgas) Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) bahwa ada dugaan pengiriman TKW yang tidak dilengkapi dokumen.

Baca juga: TKW asal NTB Meninggal Usai Bekerja di Singapura

"Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Satgas TPPO telah diamankan 4 orang calon pekerja migran Indonesia yang diduga tanpa dilengkapi dokumen di Bandara LIA," ungkap Inyoman, saat dihubungi, Senin (17/6/2019).

Ia menambahkan, ke empat calon PMI tersebut diamankan pihak Kantor Pelaksana Pengamanan Pelabuhan Udara (KP3U) berkoordinasi dengan pihak pengamanan Bandara LIA.

Baca juga: TKW Asal Ciamis Tewas akibat Apartemennya Terbakar di Jepang

"Anggota dari KP3U berkoordinasi dengan pihak pengaman bandara untuk melakukan pengamanan ke empat orang calon PMI tersebut, dan melakukan monitor di jalur pintu masuk," ujar dia.

Empat calon buruh migran tersebut yakni N (30), PNW (23), ESNS (34) dan Na (36). Mereka berasal dari desa yang sama yakni Desa Tanjung Luar, Kecamatan Kruak, Lombok Timur.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anggota DPRD Mempawah Kalbar Segel Ruang Rapat dan Ruang Pimpinan

Anggota DPRD Mempawah Kalbar Segel Ruang Rapat dan Ruang Pimpinan

Regional
Sempat Tertunda, 222 Dosis Vaksin Akhirnya Dikirim ke Pulau Bawean

Sempat Tertunda, 222 Dosis Vaksin Akhirnya Dikirim ke Pulau Bawean

Regional
KPU Tetapkan Olly-Steven sebagai Paslon Terpilih Pilkada Sulut 2020

KPU Tetapkan Olly-Steven sebagai Paslon Terpilih Pilkada Sulut 2020

Regional
4 Fakta di Balik Oknum Karyawan BRI Diduga Korupsi Dana KUR Rp 1 M untuk Beli Motor Bekas

4 Fakta di Balik Oknum Karyawan BRI Diduga Korupsi Dana KUR Rp 1 M untuk Beli Motor Bekas

Regional
Gudang Distributor Bumbu Kering Dibobol Maling, Uang Rp 20 Juta Hilang

Gudang Distributor Bumbu Kering Dibobol Maling, Uang Rp 20 Juta Hilang

Regional
Pria Ini Ditemukan Tewas Gantung Diri, Diduga Usai Bunuh Anaknya yang Kelas 6 SD

Pria Ini Ditemukan Tewas Gantung Diri, Diduga Usai Bunuh Anaknya yang Kelas 6 SD

Regional
Hati-hati Ada Jaringan Perdagangan Orang, Ini Modus Mereka

Hati-hati Ada Jaringan Perdagangan Orang, Ini Modus Mereka

Regional
Wakil Bupati Gunungkidul Memohon Belas Kasihan RS Swasta Tambah Tempat Tidur

Wakil Bupati Gunungkidul Memohon Belas Kasihan RS Swasta Tambah Tempat Tidur

Regional
Bingung Digugat Anak gara-gara Fortuner, Ibu: Allah Menemani Ibu-ibu yang Besarkan Anaknya dengan Ikhlas

Bingung Digugat Anak gara-gara Fortuner, Ibu: Allah Menemani Ibu-ibu yang Besarkan Anaknya dengan Ikhlas

Regional
Tak Puas Putusan Pengadilan, Ibu yang Digugat Anak Kandung Banding

Tak Puas Putusan Pengadilan, Ibu yang Digugat Anak Kandung Banding

Regional
Ibu yang Digugat Anak Kandung karena Fortuner: Bekas Operasi Caesar Ini Tak Akan Hilang

Ibu yang Digugat Anak Kandung karena Fortuner: Bekas Operasi Caesar Ini Tak Akan Hilang

Regional
Ini Fakta Menarik Fenomena Puting Beliung di Waduk Gajah Mungkur

Ini Fakta Menarik Fenomena Puting Beliung di Waduk Gajah Mungkur

Regional
 Kronologi Versi Bea Cukai soal Pengejaran Kapal Penyelundup yang Tewaskan Haji Permata

Kronologi Versi Bea Cukai soal Pengejaran Kapal Penyelundup yang Tewaskan Haji Permata

Regional
Gubernur Kalbar Minta Keluarga Korban Sriwijaya Air Tak Asal Terima Tawaran Jasa Pengacara

Gubernur Kalbar Minta Keluarga Korban Sriwijaya Air Tak Asal Terima Tawaran Jasa Pengacara

Regional
Gara-gara Fortuner, Anak Gugat Ibu Kandungnya, Berikan atau Bayar Sewa Rp 200 Juta

Gara-gara Fortuner, Anak Gugat Ibu Kandungnya, Berikan atau Bayar Sewa Rp 200 Juta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X