Demi PPDB di SMA 3 dan 5 Bandung, Ratusan Orangtua Rela Antre Sejak Pagi

Kompas.com - 17/06/2019, 12:12 WIB
Ratusan orangtua siswa saat mengantre dalam proses PPDB 2019 di SMA Negeri 3 Bandung, Jalan Belitung, Kota Bandung, Senin (17/6/2019). KOMPAS.com/DENDI RAMDHANIRatusan orangtua siswa saat mengantre dalam proses PPDB 2019 di SMA Negeri 3 Bandung, Jalan Belitung, Kota Bandung, Senin (17/6/2019).


BANDUNG, KOMPAS.com - Ratusan orangtua siswa mengantre dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru ( PPDB) 2019 di SMA Negeri 3 dan 5 Kota Bandung, Jalan Belitung, Senin (17/6/2019).

Mereka datang dari pagi hari untuk mendapat nomor antrean pendaftaran. Dari pantauan Kompas.com di lokasi, para orangtua siswa tampak sibuk mempersiapkan berkas pendaftaran di lorong sekolah.

Pemandangan itu terjadi di dua sekolah yang berlokasi berdampingan tersebut. SMA 3 dan 5 memang dikenal sebagai salah satu sekolah populer di Bandung.

Baca juga: PPDB SMA Negeri di Jawa Barat Dimulai Hari Ini, Begini Alurnya


Irman (57), salah seorang orangtua siswa mengaku datang sejak pukul 06.00 WIB dengan harapan mendapat nomor pendaftaran lebih awal. Pendaftaran sendiri baru dibuka pukul 08.00 WIB.

"Iya, saya datang jam 06.00 WIB. Saya ambil izin enggak masuk kerja buat daftarin anak. Mudah-mudahan bisa keterima," ucap Irman, Senin.

Humas SMA 3 Bandung Sapto Laksono mengatakan, ada 340 kursi yang disediakan pihak sekolah dengan rincian 10 kelas (34 rombongan belajar). Ia tak mengetahui pasti berapa jumlah pendaftar.

"Sekarang masih proses (verifikasi). Tadi sudah diberikan nomor antrean, ada lebih dari 300 calon pendaftar. Setiap pendaftar yang hadir hari ini, akan dibarukan (datanya) lagi hari berikutnya. Kami tutup pukul 14.00," ujar Sapto.

Baca juga: Ngeriiih..., Orangtua Mulai Mendaftar PPDB 2019 Depok Jam 5 Pagi

Sapto mengatakan, dalam PPDB kali ini ada tiga jalur yang disediakan beserta turunannya. Jalur zonasi jarak 55 persen (kuota 187 kursi), jalur kombinasi 15 persen (51 kursi), KETM dan ABK 20 persen (68 kursi), Prestasi UN 2,5 persen (9 kursi), prestasi non-UN 2,5 persen (8 kursi), perpindahan orangtua 5 persen (17 kursi).

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X