Kompas.com - 17/06/2019, 11:54 WIB
Rekonstruksi pembunuhan mahasiswa ATKP Makassar di kampus ATKP, Senin (18/3/2019). KOMPAS.com/HIMAWAN Rekonstruksi pembunuhan mahasiswa ATKP Makassar di kampus ATKP, Senin (18/3/2019).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Kejaksaan Negeri Makassar melimpahkan berkas perkara terdakwa pembunuhan Aldama Putra Pongkala, taruna Akademi Teknik Keselamatan Penerbangan (ATKP) Makassar ke Pengadilan Negeri Makassar.

Pelimpahan ini setelah Tim Jaksa Penuntut Umum menyelesaikan dakwaan Muhammad Rusdi (21), terdakwa sekaligus senior Aldama di kampus ATKP Makassar.

Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Makassar Ulfadrian Mandalani mengatakan, pelimpahan ini dilakukan pihaknya pada tanggal 13 Juni 2019 lalu. Pelimpahan ini tercatat pada nomor perkara 844/Pid.B/2019/PN Mks.

"Kasusnya sudah dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Makassar. Sekarang sedang menunggu jadwal sidangnya," kata Ulfa, sapaan akrabnya, Senin (17/6/2019).

Dalam berkas yang dilimpahkan, terduga pelaku Muhammad Rusdi didakwa primer Pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman minimal 15 tahun penjara.

Selain itu, taruna tingkat II ATKP Makassar itu juga didakwa Pasal 354 ayat 2 KUHP serta lebih subsider lagi Pasal 351 ayat (3) KUHP.

Baca juga: Ditemukan Saksi Baru dalam Rekonstruksi Pembunuhan Taruna ATKP Makassar

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dakwaan ini tidak jauh beda dengan pasal yang disangkakan penyidik Polrestabes Makassar sewaktu melimpahkannya ke Kejaksaan Negeri Makassar pada 28 Mei lalu. Rusdi disangkakan pasal kejahatan terhadap nyawa.

"Kami kenakan Pasal 338 KUHP. Itu ancaman hukumannya minimal 15 tahun penjara," kata Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Indratmoko saat ditemui di Mapolrestabes Makassar.

Sebelumnya diberitakan, Aldama Putra Pangkolan (19) tewas dengan sekujur tubuh penuh luka lebam karena dianiaya Muhammad Rusdi di sekolah penerbangan tersebut pada Minggu (2/2/2019) malam lalu.

Aldama dianiaya hanya karena ia terlihat oleh Rusdi tidak memakai helm saat diantar ayah korban ke kampus yang terletak di Jalan Salodung, Kecamatan Biringkanaya, Makassar itu.

Baca juga: Orangtua Duga Aldama Tewas Dikeroyok Taruna Senior ATKP Makassar

 

Aldama saat itu baru saja tiba setelah Izin Bermalam Luar (IBL) yang dilakukan setiap Sabtu dan Minggu.

Sebelum meninggal, Aldama dibawa masuk ke sebuah barak. Penganiayaan yang dilakukan Rusdi terjadi di tempat itu.

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
Bupati IDP Resmikan 'SPBU Satu Harga' di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Bupati IDP Resmikan "SPBU Satu Harga" di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Regional
Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Regional
Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Regional
Apresiasi Penanganan Covid-19  di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Apresiasi Penanganan Covid-19 di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Regional
Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Regional
Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi 'Drive Thru'

Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi "Drive Thru"

Regional
Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X