Antar Pacar Pulang, Pria Ini Dipanah Orang Tak Dikenal

Kompas.com - 17/06/2019, 08:49 WIB
Ilustrasi penganiayaanKompas.com/ERICSSEN Ilustrasi penganiayaan

MAKASSAR, KOMPAS.com - Mansur Dg Lira (43), warga Kecamamatan Manggala dipanah oleh segerombol orang tak dikenal saat hendak mengantar pacarnya Maya (27), pulang di Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Sabtu (15/6/2019) sekitar pukul 23.30 Wita.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Indratmoko mengungkapkan kejadian bermula saat Mansur sedang mengendarai motor dengan pacarnya di Jalan Urip Sumoharjo menuju Kelurahan Daya. Tiba-tiba sekitar sepuluh motor langsung menghadang mereka.

"Saat melintas di depan Mal Nipah, tiba-tiba korban diapit oleh segerombolan orang yang menggunakan sekitar 10 sepeda motor. Kemudian salah satu dari pelaku langsung melepaskan busurnya," kata Indratmoko, Senin (16/6/2019).

Baca juga: Bentrokan Warga di Kupang, 4 Luka Terkena Panah, Sepeda Motor Dibakar


Setelah kejadian itu, Mansur mengalami luka di bagian pinggang kirinya. Pacar korban langsung menghubungi keluarganya untuk meminta bantuan untuk membawa Mansur ke Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar.

Sementara segerombolan orang yang menghadangnya langsung melarikan diri dengan berpencar.

Dari keterangan Mansur, ia mengaku mengenal salah satu orang yang nekat menyerangnya. Diduga penyerangan ini bermotif asmara.

"Setelah kami melakukan introgasi korban mengaku mengenal salah satu dari pelaku yang berinisial S yang diduga merupakan mantan pacar dari Maya," kata Indratmoko.

Baca juga: Dipanah Saat Pulang Doa Bersama, Pelajar di Cirebon Ini Tak Bisa Ikut Ujian Nasional

Saat ini kasus penyerangan tersebut sedang diselidiki Polsek Panakukang. Kanit Reskrim Polsek Panakukkang, Ipda Roberth Haryanto Siga mengaku tekah mengidentifikasi para pelaku.

"Sementara dalam pengejaran dan pelaku sudah identifikasi identitasnya," jelas Roberth.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Wacana Gerindra Gabung Koalisi Pemerintahan, Ini Kata Gus Sholah

Wacana Gerindra Gabung Koalisi Pemerintahan, Ini Kata Gus Sholah

Regional
Pindad Bongkar Rahasia TNI AD Juarai Lomba Tembak Internasional 12 Kali Berturut-turut

Pindad Bongkar Rahasia TNI AD Juarai Lomba Tembak Internasional 12 Kali Berturut-turut

Regional
Kesaksian Satu Keluarga asal Australia Saat Mobil Terguling ke Underpass Kentungan yang Ambles

Kesaksian Satu Keluarga asal Australia Saat Mobil Terguling ke Underpass Kentungan yang Ambles

Regional
Peduli Literasi Anak, 4 Pemuda Jalan Kaki Wonogiri-Jakarta untuk Temui Jokowi

Peduli Literasi Anak, 4 Pemuda Jalan Kaki Wonogiri-Jakarta untuk Temui Jokowi

Regional
Sultan Bubohu Bongo Gorontalo Yosep Tahir Maruf Mangkat

Sultan Bubohu Bongo Gorontalo Yosep Tahir Maruf Mangkat

Regional
Fakta di Balik Ni Luh Djelantik Laporkan Lisa Marlina, Sebut Pelecehan Seks di Bali Biasa hingga Minta Maaf

Fakta di Balik Ni Luh Djelantik Laporkan Lisa Marlina, Sebut Pelecehan Seks di Bali Biasa hingga Minta Maaf

Regional
Rabu Pagi, Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran

Rabu Pagi, Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran

Regional
25 Tahun Tinggal di Gubuk Reyot, Mak Aroh Dapat Hibah Lahan dari Babinsa

25 Tahun Tinggal di Gubuk Reyot, Mak Aroh Dapat Hibah Lahan dari Babinsa

Regional
Tipu 30 Orang, Dua Anggota BIN Gadungan Ditangkap

Tipu 30 Orang, Dua Anggota BIN Gadungan Ditangkap

Regional
Pekerja Migran asal Karimun Dibunuh di Malaysia, Bupati Koordinasi dengan KBRI

Pekerja Migran asal Karimun Dibunuh di Malaysia, Bupati Koordinasi dengan KBRI

Regional
Kontak Senjata, TNI Sebut Ada Kelompok Separatis Terluka di Nduga

Kontak Senjata, TNI Sebut Ada Kelompok Separatis Terluka di Nduga

Regional
Fakta KPK Geledah Rumah Gubernur Kepri Nonaktif, Bongkar Paksa Pintu hingga Diduga Terima Gratifikasi Senilai Rp 6,1 Miliar

Fakta KPK Geledah Rumah Gubernur Kepri Nonaktif, Bongkar Paksa Pintu hingga Diduga Terima Gratifikasi Senilai Rp 6,1 Miliar

Regional
Pekerjakan WN Filipina, 8 Kapal Ikan Indonesia Ditangkap KKP

Pekerjakan WN Filipina, 8 Kapal Ikan Indonesia Ditangkap KKP

Regional
Penyebab Kebakaran Rumah yang Tewaskan 4 Bocah Masih Simpang Siur

Penyebab Kebakaran Rumah yang Tewaskan 4 Bocah Masih Simpang Siur

Regional
6 Fakta Proyek 'Underpass' Kentungan Yogyakarta Ambles, WNA Australia Jadi Korban hingga Proyek Dihentikan Sementara

6 Fakta Proyek "Underpass" Kentungan Yogyakarta Ambles, WNA Australia Jadi Korban hingga Proyek Dihentikan Sementara

Regional
Close Ads X