Rutan Lhoksukon Aceh Utara Rusuh, Diduga 50 Napi Melarikan Diri

Kompas.com - 16/06/2019, 17:13 WIB
Polisi menangkap narapidana dan membawanya ke Rutan Lhoksukon, Aceh Utara, Aceh, Minggu (16/6/2019)Polres Aceh Utara Polisi menangkap narapidana dan membawanya ke Rutan Lhoksukon, Aceh Utara, Aceh, Minggu (16/6/2019)

ACEH UTARA, KOMPAS.com – Narapidana di Rumah Tahanan (Rutan) Lhoksukon, di Desa Kampung Baru, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, Minggu (16/6/2019) dilaporkan rusuh. Narapidana bahkan menjebol jendela rumah tahanan itu.

Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian menyebutkan, sekitar 50 tahanan melarikan diri.

Puluhan polisi dan sipir berusaha menangkap narapidana yang lari ke arah pemukiman padat. Sampai berita ini dikirimkan, delapan di antaranya telah berhasil ditangkap.

Baca juga: 500 Napi Kabur Pascakericuhan Lapas Narkotika Langkat


Kepala bagian operasi Polres Aceh Utara AKP Iswahyudi berada di lokasi turut memburu para napi.

Sebagian yang berhasil ditangkap langsung dikawal polisi ke dalam rumah tahanan itu. Polisi bersenjata laras panjang dan pendek berjaga di depan pintu Rutan.

“Sebagian sudah berhasil ditangkap, sebagian lagi masih diburu,” terang AKP Iswahyudi singkat.

Baca juga: Pascakericuhan, 34 Napi Kabur dari Rutan Siak

Saat ini, puluhan polisi masih berada di sekitar Rutan. Suasana mulai kondusif dan petugas sipir juga berjaga-jaga.

Pengejaran terhadap narapidana yang kabur masih dilakukan. Pihak Rutan belum melansir data pasti berapa narapidana yang kabur dan penyebab kerusuhan.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Proyek Rel Ganda, Jalur Sumpiuh-Tambak Banyumas Ditutup hingga Oktober

Proyek Rel Ganda, Jalur Sumpiuh-Tambak Banyumas Ditutup hingga Oktober

Regional
Cerita Mahasiswa yang Jadi Anggota DPRD Termuda, Ingin Restorasi Sistem hingga Larang Razia Buku

Cerita Mahasiswa yang Jadi Anggota DPRD Termuda, Ingin Restorasi Sistem hingga Larang Razia Buku

Regional
Cerita di Balik Viralnya Dosen Tegur Mahasiswa di Siaran Langsung Dota 2

Cerita di Balik Viralnya Dosen Tegur Mahasiswa di Siaran Langsung Dota 2

Regional
Hutan Sekitar Bandara Hang Nadim Batam Terbakar

Hutan Sekitar Bandara Hang Nadim Batam Terbakar

Regional
Pisau Seukuran Bolpoin dan Bayonet Diamankan dari Rumah Terduga Teroris HS

Pisau Seukuran Bolpoin dan Bayonet Diamankan dari Rumah Terduga Teroris HS

Regional
30 Pekerja Migran Ilegal Diselamatkan Saat Akan Diselundupkan ke Malsysia

30 Pekerja Migran Ilegal Diselamatkan Saat Akan Diselundupkan ke Malsysia

Regional
Pasar Tradisional di Purbalingga Ludes Terbakar

Pasar Tradisional di Purbalingga Ludes Terbakar

Regional
Kasus Gubernur Kepri, KPK Ingatkan Pejabat Pemprov Tak Beri Keterangan Palsu

Kasus Gubernur Kepri, KPK Ingatkan Pejabat Pemprov Tak Beri Keterangan Palsu

Regional
Menkominfo Sebut Hoaks di Papua Menyebar Lewat SMS Saat Internet Dibatasi

Menkominfo Sebut Hoaks di Papua Menyebar Lewat SMS Saat Internet Dibatasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ini Penyebab Pembantaian di KM Mina Sejati | Dosen Tegur Mahasiswa di Siaran Langsung Dato 2

[POPULER NUSANTARA] Ini Penyebab Pembantaian di KM Mina Sejati | Dosen Tegur Mahasiswa di Siaran Langsung Dato 2

Regional
Menkominfo Ungkap Dasar Hukum Pembatasan Internet di Papua

Menkominfo Ungkap Dasar Hukum Pembatasan Internet di Papua

Regional
Ini Kronologi Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Sampang, Madura

Ini Kronologi Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Sampang, Madura

Regional
Gara-gara Pulang Telat, Siswi SMK Disetrika Bibi Kandung

Gara-gara Pulang Telat, Siswi SMK Disetrika Bibi Kandung

Regional
Basarnas: Jumlah Penumpang KM Santika Nusantara yang Terbakar Melebihi Manifes

Basarnas: Jumlah Penumpang KM Santika Nusantara yang Terbakar Melebihi Manifes

Regional
Ditangkap Berburu di Cagar Alam Raja Ampat, 11 Orang Akhirnya Dibebaskan

Ditangkap Berburu di Cagar Alam Raja Ampat, 11 Orang Akhirnya Dibebaskan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X