Lagi, 2 TKI Ilegal Meninggal di Malaysia karena Sakit

Kompas.com - 16/06/2019, 12:20 WIB
Ilustrasi. THINKSTOCK Ilustrasi.

KUPANG, KOMPAS.com - Dua orang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal asal Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), meninggal di Malaysia

Kepala BP3TKI Kupang Siwa, mengatakan, dua orang TKI itu yakni Cristovorus Brekans dan Silvester Parera.

Menurut Siwa, berdasarkan surat keterangan dari KBRI di Kuala Lumpur, disebutkan kalau Cristovorus Brekans, meninggal dunia di Selangor, Malaysia pada 6 Juni 2019 pekan lalu.

"Kalau Silvester Parera sesuai surat dari KJRI Johor Bahru, meninggal dunia di Melaka, Malaysia, pada 10 Juni 2019," ungkap Siwa kepada Kompas.com, Sabtu (15/6/2019) malam.

Sementara itu dihubungi secara terpisah, Kepala Seksi Perlindungan dan Pemberdayaan BP3TKI Kupang Timoteus K Suban, mengatakan, Christovorus Brekans, meninggal akibat penyakit paru-paru, sedangkan Silvester Parera lanjut Timoteus, meninggal akibat penyakit asma akut.

Jenazah kedua TKI itu, lanjut Timoteus, telah tiba di Kupang Kamis (13/6/2019) malam dan disemayamkan semalam di RSUD WZ Johannes Kupang.

"Jenazah keduanya telah diterbangkan ke Ende pagi tadi, melalui Maumere, Kabupaten Sikka," ucapnya.

Kedua TKI itu adalah TKI ilegal karena tidak terdaftar di Sistem Komputerisasi Tenaga Kerja Luar Negeri (SISKOTKLN) BP3TKI Kupang.

"Karena TKI ilegal, maka kami tidak mengetahui persis, di Malaysia mereka kerja di mana dan sudah berapa tahun mereka kerja," ujar Timoteus.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasca-teror di Sigi, Warga Desa Belum Berani Kembali ke Rumah

Pasca-teror di Sigi, Warga Desa Belum Berani Kembali ke Rumah

Regional
Korban Keracunan Makanan Pesta Pernikahan Bertambah Jadi 212 Orang, 1 Balita Tewas

Korban Keracunan Makanan Pesta Pernikahan Bertambah Jadi 212 Orang, 1 Balita Tewas

Regional
Gubernur Sulsel Minta Bupati dan Wali Kota Atur Jalur Vaksin Covid-19

Gubernur Sulsel Minta Bupati dan Wali Kota Atur Jalur Vaksin Covid-19

Regional
Korban Tewas Tabrakan Beruntun di Sumedang Jadi 2 Orang, Ini Kronologinya

Korban Tewas Tabrakan Beruntun di Sumedang Jadi 2 Orang, Ini Kronologinya

Regional
Bertambah 128 Kasus Covid-19 dalam 4 Hari di Boyolali, Didominasi OTG

Bertambah 128 Kasus Covid-19 dalam 4 Hari di Boyolali, Didominasi OTG

Regional
BPBD Sleman Siapkan 4 Barak Pengungsian Gunung Merapi

BPBD Sleman Siapkan 4 Barak Pengungsian Gunung Merapi

Regional
Baliho Risma dan Machfud Arifin Bermunculan, Putra Risma: Jangan Asal Pasang Tanpa Izin

Baliho Risma dan Machfud Arifin Bermunculan, Putra Risma: Jangan Asal Pasang Tanpa Izin

Regional
Kado Natal, 6 Kampung di Distrik Mimika Barat Resmi Memiliki Listrik

Kado Natal, 6 Kampung di Distrik Mimika Barat Resmi Memiliki Listrik

Regional
Risma Tulis Surat untuk Warga, Ajak Tak Golput di Pilkada Surabaya

Risma Tulis Surat untuk Warga, Ajak Tak Golput di Pilkada Surabaya

Regional
Warga yang Tertular Klaster BPR Nganjuk Bertambah, Total 9 Orang

Warga yang Tertular Klaster BPR Nganjuk Bertambah, Total 9 Orang

Regional
Speedboat Rombongan KPU Raja Ampat Terbakar, 7 Penumpang Selamat

Speedboat Rombongan KPU Raja Ampat Terbakar, 7 Penumpang Selamat

Regional
'Massa Langsung ke Rumah Mahfud MD, Saya Tidak Bisa Melarang, Takut Dituduh Pendukung Mahfud MD'

"Massa Langsung ke Rumah Mahfud MD, Saya Tidak Bisa Melarang, Takut Dituduh Pendukung Mahfud MD"

Regional
Ganjar Minta Pemerintah Pusat Sajikan Data Covid-19 Secara 'Real Time'

Ganjar Minta Pemerintah Pusat Sajikan Data Covid-19 Secara "Real Time"

Regional
Mayat di Ladang Singkong Korban Pembunuhan, Pelakunya Sakit Hati Diejek Miskin

Mayat di Ladang Singkong Korban Pembunuhan, Pelakunya Sakit Hati Diejek Miskin

Regional
Keponakan Mahfud MD: Massa Ancam Bakar Rumah Jika Rizieq Shihab Dipenjara

Keponakan Mahfud MD: Massa Ancam Bakar Rumah Jika Rizieq Shihab Dipenjara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X