Dihantam Ombak, Kapal Pompong Nelayan Terbalik, 1 Hilang

Kompas.com - 15/06/2019, 15:04 WIB
Satu buah kapal pompong nelayan pulau Karas, Batam, Kepulauan Riau mengalami musibah.  Kapal pompong ini diduga dihamtam ombak hingga membuat pompong tersangkut dan hanyut. BNPP KELAS A TANJUNGPINANGSatu buah kapal pompong nelayan pulau Karas, Batam, Kepulauan Riau mengalami musibah. Kapal pompong ini diduga dihamtam ombak hingga membuat pompong tersangkut dan hanyut.

BATAM, KOMPAS.com - Satu kapal pompong nelayan pulau Karas, Batam, Kepulauan Riau, mengalami musibah. Kapal diduga dihantam ombak hingga membuat tersangkut dan hanyut. 

Satu orang nelayan atas nama Bakri (34) warga Kp Pulau Darat RT 001 RW 001 Kelurahan Karas, Kecamatan Belakang Padang, masih belum berhasil ditemukan.

Kasi Ops BNPP Kelas A Tanjungpinang Eko Supriyanto mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih melakukan pencarian terkait nelayan yang hilang.

Baca juga: Kapal Tenggelam di Perairan Alor, 2 Tewas, 8 Hilang

"Untuk kapal pompongnya berhasil ditemukan di sekitar Perairan Pulau Karas. Namun untuk nelayan yang hilang sampai saat ini belum berhasil ditemukan," kata Eko melalui telepon, Sabtu (15/6/2019).

Saat ini, lanjut Eko, proses pencarian masih dilakukan sekitar perairan Pulau Karas.

Hanya saja, kondisi perairan disekitar Pulau Karas sedang tidak bersahabat sehingga proses pencarian tidak berjalan dengan maksimal.

Baca juga: 6 Korban Kapal Tenggelam di Perairan Sinjai Berhasil Dievakuasi

Untuk proses pencarian, BNPP Kelas A Tanjungpinang menurunkan RIB 03 Batam dan dibantu unsur Tim SAR Gabungan seperti dari KS Tanjungpinang, Pos SAR Batam, Pol Air Polda Kepri dan masyarakat setempat.

"Saat ini tim masih memaksimalkan pencarian walaupun cuaca saat ini mendung dan gelombang air laut cukup mengkhawatirkan," pungkasnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Begal Sadis di Timika Diringkus Polisi, Salah Satunya Perempuan

4 Begal Sadis di Timika Diringkus Polisi, Salah Satunya Perempuan

Regional
Selundupkan 6 Warga China Via Laut, Dua Warga Indonesia Diperiksa Polisi

Selundupkan 6 Warga China Via Laut, Dua Warga Indonesia Diperiksa Polisi

Regional
Pemeriksaan Maraton oleh KPK Terkait Kasus Mantan Bupati Mojokerto

Pemeriksaan Maraton oleh KPK Terkait Kasus Mantan Bupati Mojokerto

Regional
Kronologi Bocah 3 Tahun Tewas Dianiaya Ayah Kandungnya karena Rewel Saat Mandi

Kronologi Bocah 3 Tahun Tewas Dianiaya Ayah Kandungnya karena Rewel Saat Mandi

Regional
Menguak Bisnis Pen Gun di Makassar, Fenomena Baru hingga Peluru dari Luar Negeri

Menguak Bisnis Pen Gun di Makassar, Fenomena Baru hingga Peluru dari Luar Negeri

Regional
Mobil Polisi Digembok karena Parkir di Jalan, Ini Penjelasan Polisi

Mobil Polisi Digembok karena Parkir di Jalan, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Pawang yang Digigit King Kobra Disebut Lakukan Ritual Jinakkan Ular, Bukan Atraksi

Pawang yang Digigit King Kobra Disebut Lakukan Ritual Jinakkan Ular, Bukan Atraksi

Regional
Cerita Mahasiswa Indonesia yang Keluar dari China Saat Corona Mulai Mewabah

Cerita Mahasiswa Indonesia yang Keluar dari China Saat Corona Mulai Mewabah

Regional
Bolos Kerja 176 Hari, Ini Sanksi bagi 3 Guru SD dan 1 Pegawai Administrasi SMP di Kudus

Bolos Kerja 176 Hari, Ini Sanksi bagi 3 Guru SD dan 1 Pegawai Administrasi SMP di Kudus

Regional
Cerita Ayah Telepon Putrinya di Wuhan 3 Jam Sekali Hanya untuk Tanya Kabar

Cerita Ayah Telepon Putrinya di Wuhan 3 Jam Sekali Hanya untuk Tanya Kabar

Regional
60 Ternak di Gunungkidul Mati Mendadak Sejak Desember 2019, 6 karena Antraks

60 Ternak di Gunungkidul Mati Mendadak Sejak Desember 2019, 6 karena Antraks

Regional
Balita asal China Masih Diisolasi di RSUD NTB

Balita asal China Masih Diisolasi di RSUD NTB

Regional
Zuhri Pantau Istrinya yang Sedang Selesaikan Program Doktor di Wuhan Lewat Telepon

Zuhri Pantau Istrinya yang Sedang Selesaikan Program Doktor di Wuhan Lewat Telepon

Regional
Begini Nasib Siswi SD yang Diculik dan Dicabuli hingga Hamil 9 Bulan

Begini Nasib Siswi SD yang Diculik dan Dicabuli hingga Hamil 9 Bulan

Regional
Cegah Penyebaran Corona, Pemkab Bantul Pantau Warung Makan yang Sajikan Kelelawar

Cegah Penyebaran Corona, Pemkab Bantul Pantau Warung Makan yang Sajikan Kelelawar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X