Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan IRT yang Ditemukan Tewas di Teras Rumah

Kompas.com - 14/06/2019, 16:26 WIB
Polres Palopo berhasil mengungkap pelaku pembunuhan IRT bernama Ida Royani (40) warga Lorong Mangamudi, Kelurahan Temalebba, Kecamatan Bara, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Jumat (14/06/2019) KOMPAS.com/AMRAN AMIR Polres Palopo berhasil mengungkap pelaku pembunuhan IRT bernama Ida Royani (40) warga Lorong Mangamudi, Kelurahan Temalebba, Kecamatan Bara, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Jumat (14/06/2019)

PALOPO, KOMPAS.com – Kepolisian Polres Palopo, Sulawesi Selatan, berhasil mengungkap dan menangkap pelaku pembunuhan Ibu Rumah Tangga ( IRT) bernama Ida Royani (40) warga Lorong Mangamudi, Kelurahan Temalebba, Kecamatan Bara, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, pada Senin (27/05/2019) lalu.

Polisi menangkap pelaku bernama Isdar (26) seorang buruh bangunan warga Jembatan Miring, Kelurahan Jaya, Kecamata Telluwanua, Kota Palopo, Sulawesi Selatan.

Pelaku diamankan di Kelurahan Lawowoi, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan.

Kapolres Palopo AKBP Ardiansyah menyebutkan bahwa tersangka diamankan di Kelurahan Lawowoi dan hasil pemeriksaan pada tersangka bahwa telah mengakui perbuatannya.

”Hasil pemeriksaan pelaku menyebutkan bahwa tindak pidana ini diawali pada Minggu (26/05/2019) pada pukul 22.20 Wita, pelaku berada di salah satu rumah keluarganya di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP) rumah korban, karena pelaku adalah seorang residivis maka dia berencana melakukan aksi pencurian di sekitar rumah keluarganya di sekitar rumah korban,” katanya, saat melakukan konfrensi pers di Mako Polres Palopo, Jumat (14/06/2019).

Baca juga: Seorang Ibu Rumah Tangga Tewas di Teras Rumah, Diduga Korban Perampokan

Pelaku melakukan pencurian dengan masuk melalui belakang rumah korban dengan cara memanjat dinding yang berada di tiang cor, dan masuk disela-sela atap dengan tembok.

Saat masuk, pelaku ingin mengarah ke warung untuk mencari benda-benda berharga di dalam warung, korban memiliki usaha di warung dalam rumahnya. Karena tidak menemukan barang berharga, akhirnya pelaku masuk ke dalam kamar korban.

“Di dalam kamar korban, pelaku mengamankan telepon genggam (HP) karena situasinya gelap, pelaku menyalakan korek api gas yang dia punya, saat menyalakan korek api gas. Korban terbangun dari tidurnya kemudian meneriaki pelaku dengan sebutan perampok, dari situ pelaku kalangkabut akhirnya memilih untuk melakukan kekerasan dengan mencari alat yakni gunting milik korban untuk melakukan penganiayaan,” jelasnya.

Menurut Ardiansyah, korban sempat melakukan perlawanan sehingga pelaku menusukan gunting berkali-kali ke arah korban.

“Dari hasil visum korban terdapat 12 luka tusukan akibat dari perlawanan yang dia lakukan dan hujaman gunting dari pada pelaku,” ujarnya.

Baca juga: Diduga Kecelakaan Tunggal, Seorang Ibu Rumah Tangga Tewas di Jalan Margonda

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gara-gara Utang Judi Game Online Rp 766 Juta, Jefri Diculik dan Dianiaya hingga Tewas, Ini Kronologinya

Gara-gara Utang Judi Game Online Rp 766 Juta, Jefri Diculik dan Dianiaya hingga Tewas, Ini Kronologinya

Regional
Dari Arisan RT, 20 Warga Kulon Progo Terpapar Corona, Virus Menyebar hingga ke Pasar Tradisional

Dari Arisan RT, 20 Warga Kulon Progo Terpapar Corona, Virus Menyebar hingga ke Pasar Tradisional

Regional
Fakta Brigadir Kiki Pukul Petugas Bandara, Korban Pendarahan di Hidung, Berujung ke Jalur Hukum

Fakta Brigadir Kiki Pukul Petugas Bandara, Korban Pendarahan di Hidung, Berujung ke Jalur Hukum

Regional
Anggota DPRD Tegal Gelar Pentas Dangdutan Timbulkan Kerumunan, Ganjar: Tahan Diri

Anggota DPRD Tegal Gelar Pentas Dangdutan Timbulkan Kerumunan, Ganjar: Tahan Diri

Regional
Bakal Paslon Tak Lolos karena Status Mantan Koruptor, Ratusan Pendukung Demo KPU Dompu

Bakal Paslon Tak Lolos karena Status Mantan Koruptor, Ratusan Pendukung Demo KPU Dompu

Regional
Kisah Pilu Kakek Mauria, Tak Bisa Melihat karena Matanya Digigit Serangga, Butuh Biaya Berobat

Kisah Pilu Kakek Mauria, Tak Bisa Melihat karena Matanya Digigit Serangga, Butuh Biaya Berobat

Regional
Detik-detik Tahanan Narkoba Tewas Ditembak, Hampir Tabrak Petugas BNNP

Detik-detik Tahanan Narkoba Tewas Ditembak, Hampir Tabrak Petugas BNNP

Regional
Hujan Es Terjadi di Bogor, Ini Penjelasan BMKG

Hujan Es Terjadi di Bogor, Ini Penjelasan BMKG

Regional
Hujan Es di Bogor, Berlangsung 15 Menit, Butirannya Sebesar Kelereng

Hujan Es di Bogor, Berlangsung 15 Menit, Butirannya Sebesar Kelereng

Regional
Timotius-Lagani Tantang Paslon Petahana di Pilkada Kepulauan Aru

Timotius-Lagani Tantang Paslon Petahana di Pilkada Kepulauan Aru

Regional
KPU Tetapkan 4 Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar

KPU Tetapkan 4 Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar

Regional
Pandemi Belum Usai, Ada Konser Dangdut yang Timbulkan Kerumunan di Kota Tegal

Pandemi Belum Usai, Ada Konser Dangdut yang Timbulkan Kerumunan di Kota Tegal

Regional
Pilkada Asmat, Calon Petahana yang Didukung 9 Parpol Ditantang Paslon Independen

Pilkada Asmat, Calon Petahana yang Didukung 9 Parpol Ditantang Paslon Independen

Regional
Resmi, Calon Petahana dan Istri Mantan Bupati Bertarung di Pilkada Mojokerto

Resmi, Calon Petahana dan Istri Mantan Bupati Bertarung di Pilkada Mojokerto

Regional
Kota Sukabumi Diterjang Hujan Angin, 60 Rumah Rusak, Mobil Tertimpa Pohon Tumbang

Kota Sukabumi Diterjang Hujan Angin, 60 Rumah Rusak, Mobil Tertimpa Pohon Tumbang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X