Ini Pengakuan Pelaku Perpeloncoan terhadap Junior di SMK Bina Maritim Maumere

Kompas.com - 13/06/2019, 23:46 WIB
Pelaku saat diwawancara awak media, Kamis (13/6/2019.  Kompas. com/ NANSIANUS TARISPelaku saat diwawancara awak media, Kamis (13/6/2019. 

MAUMERE, KOMPAS.com-YR, salah seorang pelaku aksi perpeloncoan di SMK Bina Maritim Maumere, Kabupaten Sikka Flores, NTT mengaku memukul juniornya karena melanggar peraturan sekolah. 

"Mereka melanggar peraturan sekolah. Karena junior itu dilarang menggunakan sepatu boneng. Saya dan senior-senior tegur dia Pak. Tetapi, dia tetap melanggar Pak. Sudah ditegur Pak, tetapi dia ulang-ulang melakukan hal yang sama," ujar YR kepada Kompas.com, Rabu (12/6/2019). 

Baca juga: Siswa SMK Bina Maritim: Kami Sudah Terbiasa Dianiaya Senior, Diancam Tak Boleh Lapor

Ia mengungkapkan, tidak ada tugas khusus daripara guru agar senior menegur junior yang melanggar peraturan sekolah. 

"Itu hanya karena kami senior menganggap bisa menegur junior. Tidak ada aturan dari sekolah senior berhak menegur junior. Kami panggil mereka 2 yang melanggar, terus alasannya yang sama. Makanya kami pukul," ungkap YR. 

Sementara itu, siswa yang merekam video aksi perpeloncoan yang berinisial DLD, mengaku disuruh pelaku agar merekam. 

"Saya keluar mau makan bakso, dia suruh pegang handphone untuk videokan. Dia yang suruh. Pakai dia punya handphone. Dia bilang, tolong videokan dulu," ujarnya. 

Baca juga: Viral Video Perpeloncoan terhadap Junior, 4 Siswa Resmi Dikeluarkan

Kemudian, siswa yang berinisial AAN mengaku mengunggah video aksi perpeloncoan tersebut di history WhatsApp pada Senin (10/6/2019). 

"Saya hanya upload di history  WhatsApp saja. Habis itu, selang 1 hari, esoknya ada 1 senior di sini upload lagi di dia punya akun. Saya juga tidak tahu dia ambil dari mana video itu," tuturnya. 

Setelah kasus itu viral di media sosial, pelaku dan kawan-kawannya mengaku takut. Tetapi, mereka siap menerima konsekuensi dari perbuatan yang telah dilakukan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Bocah 3 Tahun Tewas Dianiaya Ayah Kandungnya karena Rewel Saat Mandi

Kronologi Bocah 3 Tahun Tewas Dianiaya Ayah Kandungnya karena Rewel Saat Mandi

Regional
Menguak Bisnis Pen Gun di Makassar, Fenomena Baru hingga Peluru dari Luar Negeri

Menguak Bisnis Pen Gun di Makassar, Fenomena Baru hingga Peluru dari Luar Negeri

Regional
Mobil Polisi Digembok karena Parkir di Jalan, Ini Penjelasan Polisi

Mobil Polisi Digembok karena Parkir di Jalan, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Pawang yang Digigit King Kobra Disebut Lakukan Ritual Jinakkan Ular, Bukan Atraksi

Pawang yang Digigit King Kobra Disebut Lakukan Ritual Jinakkan Ular, Bukan Atraksi

Regional
Cerita Mahasiswa Indonesia yang Keluar dari China Saat Corona Mulai Mewabah

Cerita Mahasiswa Indonesia yang Keluar dari China Saat Corona Mulai Mewabah

Regional
Bolos Kerja 176 Hari, Ini Sanksi bagi 3 Guru SD dan 1 Pegawai Administrasi SMP di Kudus

Bolos Kerja 176 Hari, Ini Sanksi bagi 3 Guru SD dan 1 Pegawai Administrasi SMP di Kudus

Regional
Cerita Ayah Telepon Putrinya di Wuhan 3 Jam Sekali Hanya untuk Tanya Kabar

Cerita Ayah Telepon Putrinya di Wuhan 3 Jam Sekali Hanya untuk Tanya Kabar

Regional
60 Ternak di Gunungkidul Mati Mendadak Sejak Desember 2019, 6 karena Antraks

60 Ternak di Gunungkidul Mati Mendadak Sejak Desember 2019, 6 karena Antraks

Regional
Balita asal China Masih Diisolasi di RSUD NTB

Balita asal China Masih Diisolasi di RSUD NTB

Regional
Zuhri Pantau Istrinya yang Sedang Selesaikan Program Doktor di Wuhan Lewat Telepon

Zuhri Pantau Istrinya yang Sedang Selesaikan Program Doktor di Wuhan Lewat Telepon

Regional
Begini Nasib Siswi SD yang Diculik dan Dicabuli hingga Hamil 9 Bulan

Begini Nasib Siswi SD yang Diculik dan Dicabuli hingga Hamil 9 Bulan

Regional
Cegah Penyebaran Corona, Pemkab Bantul Pantau Warung Makan yang Sajikan Kelelawar

Cegah Penyebaran Corona, Pemkab Bantul Pantau Warung Makan yang Sajikan Kelelawar

Regional
174 Turis China di Solo Akan Segera Dipulangkan

174 Turis China di Solo Akan Segera Dipulangkan

Regional
Diduga Suspect Corona, Seorang Pasien di Malang Ternyata Batuk Biasa

Diduga Suspect Corona, Seorang Pasien di Malang Ternyata Batuk Biasa

Regional
Maju Pilkada Samarinda, Wasekjen DPP PAN Ingin Stop Izin Tambang Batu Bara

Maju Pilkada Samarinda, Wasekjen DPP PAN Ingin Stop Izin Tambang Batu Bara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X