Fakta Dampak Erupsi Gunung Sinabung, Petani Terancam Gagal Panen hingga Tanggap Darurat Diperpanjang

Kompas.com - 13/06/2019, 21:00 WIB
suasana cerah sinabung pasca erupsi sinabungsuasana cerah sinabung pasca erupsi

KOMPAS.com - Sebanyak 4 kecamatan di Kabupaten Karo terkena dampak hujan abu erupsi Gunung Sinabung.

Abu tebal membuat para petani terancam gagal panen. Empat kecamatan yang terkena dampak itu adalah Kecamatan Mardinding, Kecamatan Naman Teran, Kecamatan Merdeka, dan Kecamatan Berastagi.

Sementara itu, Dansatgas Tanggap Darurat Gunung Sinabung, Dandim 0205 Tanah Karo Letkol inf Taufik Rizal Batubara mengatakan, pihaknya memperpanjang masa tanggap darurat Gunung Sinabung selama sebulan ke depan.

Baca fakta lengkapnya berikut ini:

1. Hujan abu guyur 4 kecamatan

Gunung Sinabung menyemburkan material vulkanik saat erupsi, di Karo, Sumatera Utara, Minggu (9/6/2019). Gunung Sinabung berstatus Siaga (Level lll) kembali mengalami erupsi dengan tinggi kolom abu mencapai 7.000 meter.ANTARA FOTO/SASTRAWAN GINTING Gunung Sinabung menyemburkan material vulkanik saat erupsi, di Karo, Sumatera Utara, Minggu (9/6/2019). Gunung Sinabung berstatus Siaga (Level lll) kembali mengalami erupsi dengan tinggi kolom abu mencapai 7.000 meter.

Erupsi Gunung Sinabung membuat 4 kecamatan terdampak abu vulkanik. Empat kecamatan itu adalah Kecamatan Mardinding, Kecamatan Naman Teran, Kecamatan Merdeka, dan Kecamatan Berastagi.

Dampak terparah terjadi di Desa Sukandebi, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo.

Sebagian besar lahan pertanian di desa ini tertutup material abu yang cukup tebal. Salah satunya lahan pertanian milik Usahanta Sitepu.

Lahan seluas 1 hektar miliknya terpapar abu vulkanik dengan ketebalan hingga 1 sentimeter. Dia mengaku, dengan keadaan seperti ini tanaman yang dia tanam akan mengalami gagal panen.

"Luas lahan kita ini 1 hektar Bang, kita menanam tomat, kentang, bunga kol, ya semuanya kena abu Bang, kalau enggak turun hujan beberapa hari ini, pasti rusak semua taman kita di sini Bang karena abu gunung ini," ujar Usahanta Sitepu, di lahan miliknya di Desa Sukandebi, Rabu (12/6/2019).

Baca juga: Erupsi, Masa Tanggap Darurat Bencana Gunung Sinabung Diperpanjang

2. Petani terancam gagal panen

Petani saat membersihkan tanaman kentang yang terpapar abu vulkanik Gunung api Sinabung dengan menggunakan alat seadanya.Kompas.com/Hendri setiawan Petani saat membersihkan tanaman kentang yang terpapar abu vulkanik Gunung api Sinabung dengan menggunakan alat seadanya.

Dinas Pertanian Kabupaten Karo masih melakukan pendataan terkait kerusakan lahan pertanian akibat dampak abu vulkanik Gunung api Sinabung.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Angin Puting Beliung Rusak Rumah Warga dan Padamkan Listrik

Angin Puting Beliung Rusak Rumah Warga dan Padamkan Listrik

Regional
Kisah Desa Menari di Lereng Telomoyo

Kisah Desa Menari di Lereng Telomoyo

Regional
Gunakan Senapan Angin, Suami Tembak Pria yang Diduga Selingkuhan Istri

Gunakan Senapan Angin, Suami Tembak Pria yang Diduga Selingkuhan Istri

Regional
SPBU Terbakar di Bukittinggi, Api Diduga dari Mobil yang Isi BBM dengan Tangki Tambahan

SPBU Terbakar di Bukittinggi, Api Diduga dari Mobil yang Isi BBM dengan Tangki Tambahan

Regional
Para Bacalon Wali Kota Samarinda Penjaringan PDI-P Ramai-ramai Siapkan Isi Tas

Para Bacalon Wali Kota Samarinda Penjaringan PDI-P Ramai-ramai Siapkan Isi Tas

Regional
Kongres Sampah Jateng Hasilkan Rekomendasi Pembentukan Satgas Sampah

Kongres Sampah Jateng Hasilkan Rekomendasi Pembentukan Satgas Sampah

Regional
Korban Gempa Maluku Diminta Bayar Biaya Rumah Sakit, Kadis Kesehatan Sarankan Berobat di Posko Kesehatan

Korban Gempa Maluku Diminta Bayar Biaya Rumah Sakit, Kadis Kesehatan Sarankan Berobat di Posko Kesehatan

Regional
Seberangi Rel Tak Berpalang Pintu, Mobil Avanza Ringsek Tertabrak Kereta

Seberangi Rel Tak Berpalang Pintu, Mobil Avanza Ringsek Tertabrak Kereta

Regional
Waspadai Hujan Lebat Selama 2 Hari yang Berpotensi Sebabkan Banjir di Sumut

Waspadai Hujan Lebat Selama 2 Hari yang Berpotensi Sebabkan Banjir di Sumut

Regional
Pilkada Samarinda, Ketua DPD Gerindra Kaltim Ikut Penjaringan PDI-P

Pilkada Samarinda, Ketua DPD Gerindra Kaltim Ikut Penjaringan PDI-P

Regional
Ratusan Ikan Mati Mendadak di Maluku, LIPI Minta Tak Dikaitkan dengan Gempa

Ratusan Ikan Mati Mendadak di Maluku, LIPI Minta Tak Dikaitkan dengan Gempa

Regional
Kasus Pembunuhan Pria Dalam Plastik di Cianjur Terungkap, 7 Pelaku Ditangkap

Kasus Pembunuhan Pria Dalam Plastik di Cianjur Terungkap, 7 Pelaku Ditangkap

Regional
Selain Nasdem, Denny Indrayana Juga Ambil Formulir Pendaftaran Cagub ke Partai Demokrat

Selain Nasdem, Denny Indrayana Juga Ambil Formulir Pendaftaran Cagub ke Partai Demokrat

Regional
Pasca-penusukan Wiranto, Ma'ruf Amin Sebut Penanganan Terorisme Harus dengan Cara 'Soft'

Pasca-penusukan Wiranto, Ma'ruf Amin Sebut Penanganan Terorisme Harus dengan Cara "Soft"

Regional
Ratusan Ikan dan Biota Laut Mati Mendadak di Maluku, Warga Resah

Ratusan Ikan dan Biota Laut Mati Mendadak di Maluku, Warga Resah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X