Bocah Diduga Dibakar Temannya, Polisi Ungkap Fakta Berbeda

Kompas.com - 13/06/2019, 19:50 WIB
Api. ShutterstockApi.

PATI, KOMPAS.com - Kasat Reskrim Polres Pati, AKP Yusi Andi Sukmana mengatakan, luka bakar yang diderita Moh Khoirul Muhaimin (10) bukan karena dibakar temannya, melainkan karena kelalaian.

Andi mengatakan, Khoirul  terkena semburan api dari mercon bumbung akibat kekurang hati-hatian saat dimainkan.

"Jadi bukan karena dibakar oleh temannya, itu keterangan yang salah dan tolong diluruskan. Peristiwa itu murni kecelakaan akibat kelalaian. Jadi korban terkena semburan api dari mercon bumbung akibat kekurang hati-hatian mereka. Jadi tidak ada unsur sengaja dibakar seperti yang ramai di medsos," tegas Andi saat dihubungi Kompas.com, Kamis (13/6/2019).

Baca juga: Bocah 10 Tahun Dirawat di ICU, Diduga Dibakar Teman Bermainnya

Sebelumnya, informasi viral di media sosial menyebut pelajar kelas 4 SD asal Desa Karangrejo, Kecamatan Pucakwangi, Kabupaten Pati, Jawa Tengah itu menderita luka bakar serius setelah dibakar oleh temannya.

Andi menjelaskan, dalam mengungkap kasus ini, tim Satreskrim Polres Pati telah berupaya melakukan klarifikasi terhadap para saksi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Petugas juga telah melakukan pemeriksaan terhadap dua rekan korban yang masih di bawah umur berinsial HP dan RM. HP dan RM yang masing-masing duduk di bangku SD dan SMP merupakan tetangga korban.

"Kami amankan barang bukti berupa bambu yang telah dibuat menjadi mercon dengan cara dilubangi, minyak tanah dalam botol plastik, lilin serta ranting kayu. Korban bermain mercon bumbung bersama HP dan RM di halaman rumah nenek korban," kata Andi.

Baca juga: Derita Irul, Bocah SD yang Diduga Dibakar Temannya, Dirawat di ICU dan Orangtua Habis Biaya

Diberitakan sebelumnya, nasib tragis dialami oleh pelajar Madrasah Ibtidaiyah (MI) berumur 10 tahun di wilayah Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Bocah kelas 4 SD tersebut menderita luka bakar serius pada bagian wajah, tangan, serta kaki setelah diduga dibakar oleh teman bermainnya.

Korban yaitu Moh Khoirul Muhaimin asal Desa Karangrejo, Kecamatan Pucakwangi, Kabupaten Pati saat ini mendapatkan perawatan intensif di RSUP dr Kariadi, Semarang. Bocah yang akrab dipanggil irul tersebut, mengalami syok dan dirawat di ruang Intensive Care Unit (ICU).

"Kini anak saya syok dan kesakitan di ICU akibat mengalami luka bakar serius pada wajah, tangan, dan kaki. Kami masih berjaga di RSUP Kariadi Semarang," kata Masruin (45), ayah Irul saat dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon, Kamis (13/6/2019).



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sempat Kabur Dua Jam, Pemerkosa Wanita Penjual Gorengan Ditangkap, Mengaku Khilaf

Sempat Kabur Dua Jam, Pemerkosa Wanita Penjual Gorengan Ditangkap, Mengaku Khilaf

Regional
Pengakuan Ibu yang Aniaya Anaknya dengan Balok Kayu: Saya Memukulnya karena Kesal

Pengakuan Ibu yang Aniaya Anaknya dengan Balok Kayu: Saya Memukulnya karena Kesal

Regional
Istri Wali Kota Pontianak Positif Corona

Istri Wali Kota Pontianak Positif Corona

Regional
Melihat Lebih Dekat Emil Dardak Menggunakan Media Sosial...

Melihat Lebih Dekat Emil Dardak Menggunakan Media Sosial...

Regional
KPU Kepulauan Selayar Terima Anggaran Rp 22 Miliar untuk Pilkada 2020

KPU Kepulauan Selayar Terima Anggaran Rp 22 Miliar untuk Pilkada 2020

Regional
Covid-19 di Riau Bertambah Hampir 300 Kasus, Jumlah Total Melejit

Covid-19 di Riau Bertambah Hampir 300 Kasus, Jumlah Total Melejit

Regional
Tak Ada Listrik, Warga di NTT Terpaksa Nyalakan Pelita di Malam Hari, PLN: Kami Akan Survei

Tak Ada Listrik, Warga di NTT Terpaksa Nyalakan Pelita di Malam Hari, PLN: Kami Akan Survei

Regional
Kasus Covid-19 dari Klaster Santri di Bintan Bertambah 13

Kasus Covid-19 dari Klaster Santri di Bintan Bertambah 13

Regional
KA Siliwangi Berikan Tiket Rp 0, Catat Jadwal dan Cara Mendapatkannya

KA Siliwangi Berikan Tiket Rp 0, Catat Jadwal dan Cara Mendapatkannya

Regional
Sebelum Meninggal Terpapar Covid-19, Sinden Sering Isi Acara dan Bertemu Banyak Orang

Sebelum Meninggal Terpapar Covid-19, Sinden Sering Isi Acara dan Bertemu Banyak Orang

Regional
Kajari Jember dan 4 Pegawai Positif Covid-19, Kantor Tetap Buka

Kajari Jember dan 4 Pegawai Positif Covid-19, Kantor Tetap Buka

Regional
Fakta di Balik 16 Orang Positif Covid-19 Usai Arisan RT di Kulon Progo, Petugas Tracing 2 Pasar

Fakta di Balik 16 Orang Positif Covid-19 Usai Arisan RT di Kulon Progo, Petugas Tracing 2 Pasar

Regional
Klaster Baru, Sejumlah Santri di Banyumas Positif Covid-19, 2 Ponpes Diminta Lockdown

Klaster Baru, Sejumlah Santri di Banyumas Positif Covid-19, 2 Ponpes Diminta Lockdown

Regional
Beras Bansos Bercampur Biji Plastik, Ini Kata Bupati Cianjur

Beras Bansos Bercampur Biji Plastik, Ini Kata Bupati Cianjur

Regional
Detik-detik Pasar Wage di Purwokerto Terbakar, Ratusan Pedagang Panik Selamatkan Dagangan

Detik-detik Pasar Wage di Purwokerto Terbakar, Ratusan Pedagang Panik Selamatkan Dagangan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X