Terduga Teroris di Kalteng yang Ditangkap Jadi 34 Orang

Kompas.com - 13/06/2019, 19:24 WIB
Ilustrasi penangkapan terduga teroris. KOMPAS/LUCKY PRANSISKAIlustrasi penangkapan terduga teroris.

 

KOMPAS.comPolda Kalimantan Tengah (Kalteng) kembali berhasil menangkap satu orang terduga teroris di Gunung Mas. Total terduga teroris yang sudah ditangkap sebanyak 34 orang.

Semua terduga teroris ditangkap dari empat tempat berbeda, satu tempat di Kota Palangkaraya. Sementara tiga tempat lainnya di Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah.

Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Hendra Rochmawan mengatakan, Polda Kalteng telah menetapkan dua orang  berinisial A dan T yang tinggal di Jalan Pinus Permai III Palangkaraya sebagai tersangka, sedangkan sisanya masih dalam pemeriksaan intensif petugas.

 "Sebenarnya keberadaan kelompok tersebut di Kalteng difasilitasi salah satu warga Palangkaraya bernama Ansyari sejak awal 2019," ungkapnya seperti dikutip Antara.

Baca juga: Selama 3 Hari, Polisi Tangkap 33 Terduga Teroris Kelompok JAD di Kalimantan Tengah

Menurut dia, kelompok terduga teroris Jaringan Ansharut Daulah ( JAD) yang diamankan di Kalteng sangat berbahaya, sebab seluruh anggotanya mampu merakit bom berdaya ledak tinggi.

"Kemudian mereka mengincar polisi yang berada di Jakarta, bukan di Kalteng," tegasnya.

Sebelum berangkat ke Jakarta, salah satu dari anggota kelompok JAD itu sudah mempersiapkan pembuatan bom pipa dan bom dari ponsel yang dapat dikendalikan dari jarak jauh.

Baca juga: Polisi Dalami Kemungkinan Keluarga Terduga Teroris di Kalteng Terpapar Radikalisme

Karena itu, saat tim Densus mengamankan kelompok tersebut dari sejumlah tempat di Palangkaraya berhasil diamankan berbagai komponen alat-alat yang digunakan untuk merakit bom.

"Selama enam bulan mereka sudah berada di Kalteng untuk berlatih serta mengumpulkan kekuatan. Kemudian akan bergerak ketika menerima instruksi pergi ke Jakarta," jelasnya.

Pada 2018, kelompok yang bermarkas di Aceh tersebut bubar, sebab kelompoknya ada yang ditangkap oleh Densus sehingga mereka berpencar dan salah satunya masuk ke Kalteng.

Baca juga: Polisi Tangkap 2 Terduga Teroris di Kalimantan Tengah

Kombes Hendra menjelaskan, aksi kelompok ini ada di Jakarta dan saat ini sudah mulai bergerak, hanya saja berhasil digagalkan tim Polda Kalteng dan Densus 88. Di Palangkaraya sudah ada JAD bernama Ansyari yang memiliki istri yang berasal dari Kapuas.

”Jadi sebenarnya jaringan ini pelarian, bukan mengasingkan diri sambil melakukan pelatihan dan pencarian dana," kata Hendra.

Mantan Kapolres Palangkaraya tersebut menambahkan, kelompok ini berencana ingin menunggangi sebuah aksi di Jakarta dan terlibat dalam berbagai kerusuhan maupun teror di beberapa wilayah Indonesia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ratusan Ikan di Cianjur Mati Mendadak Diduga Akibat Aeromonas

Ratusan Ikan di Cianjur Mati Mendadak Diduga Akibat Aeromonas

Regional
Gubernur Edy: Januari 2020 Lelang Dibuka, Tender yang Benar, Jangan Ada Istilah Aneh-aneh

Gubernur Edy: Januari 2020 Lelang Dibuka, Tender yang Benar, Jangan Ada Istilah Aneh-aneh

Regional
Detik-detik Aula SMKN 1 Miri Sragen Roboh Timbun 22 Siswa

Detik-detik Aula SMKN 1 Miri Sragen Roboh Timbun 22 Siswa

Regional
Pakai Knalpot Racing, Pengendara Motor di Cianjur Ditilang

Pakai Knalpot Racing, Pengendara Motor di Cianjur Ditilang

Regional
Subuh-subuh, Seorang Pria di Bandung Pamer Kemaluan di Depan Wanita

Subuh-subuh, Seorang Pria di Bandung Pamer Kemaluan di Depan Wanita

Regional
Seorang Ibu di Ciamis Jual Ganja 1 Kilogram Per Bulan

Seorang Ibu di Ciamis Jual Ganja 1 Kilogram Per Bulan

Regional
Awal 2020, Proyek Jalan Metropolitan Medan-Karo Segera Dimulai

Awal 2020, Proyek Jalan Metropolitan Medan-Karo Segera Dimulai

Regional
Hujan Lebat di Pangkal Pinang, Lalu Lintas Tersendat karena Jalan Banjir

Hujan Lebat di Pangkal Pinang, Lalu Lintas Tersendat karena Jalan Banjir

Regional
Mari Bantu Siswa SD Filial yang Berseragam Lusuh dan Gedung Sekolah Rusak

Mari Bantu Siswa SD Filial yang Berseragam Lusuh dan Gedung Sekolah Rusak

Regional
Penjelasan Pemda soal Orangtua dari Bayi yang Jenazahnya Dibawa Paksa Ojol Tak Miliki JKN

Penjelasan Pemda soal Orangtua dari Bayi yang Jenazahnya Dibawa Paksa Ojol Tak Miliki JKN

Regional
Inovasi Sulsel Buka Direct Call Export Sukses Tingkatkan Nilai Ekspor

Inovasi Sulsel Buka Direct Call Export Sukses Tingkatkan Nilai Ekspor

Regional
Kajari Parepare: di Atas Lubang Pemusnahan Detonator Kerap Ditempati untuk Pembakaran Sampah

Kajari Parepare: di Atas Lubang Pemusnahan Detonator Kerap Ditempati untuk Pembakaran Sampah

Regional
Ini Alasan Pria Bunuh Kekasih yang Jenazahnya Terbungkus Seprai

Ini Alasan Pria Bunuh Kekasih yang Jenazahnya Terbungkus Seprai

Regional
Aula SMKN 1 Miri Sragen Roboh Timbun 22 Siswa, Sebagian Patah Tulang

Aula SMKN 1 Miri Sragen Roboh Timbun 22 Siswa, Sebagian Patah Tulang

Regional
Benci Mantan Suami, Ibu Siksa Anak Balitanya hingga Patah Kaki

Benci Mantan Suami, Ibu Siksa Anak Balitanya hingga Patah Kaki

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X