Wabup Bogor: Warga Bogor Diimbau Tak Datang ke MK demi Keamanan Bernegara

Kompas.com - 13/06/2019, 19:09 WIB
Festival Pancakarsa yang menjadi agenda rutin kampanye pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bogor Ade Yasin dan Iwan Setiawan HadistFestival Pancakarsa yang menjadi agenda rutin kampanye pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bogor Ade Yasin dan Iwan Setiawan

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.comWakil Bupati Bogor Iwan Setiawan mengimbau warga Kabupaten Bogor untuk tidak mendatangi sidang pertama sengketa pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK).

"Masyarakat (Bogor) kami imbau agar tidak datang ke tempat itu (MK) demi menjaga keamanan dan kenyamanan bernegara khususnya di Kabupaten Bogor," katanya di Cibinong, Kamis (13/6/2019).

Baca juga: Sidang MK, 1.100 Personel TNi-Polri Akan Sweeping Kendaraan Menuju Jakarta

Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Bogor itu mengatakan, imbauan tersebut seiring dengan permintaan cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto kepada para pendukungnya untuk tidak datang.

Dengan demikian, seluruh masyarakat baik dari tingkat atas hingga tingkat bawah harus menerjemahkan perintah tersebut sebagai larangan.

"Imbauan dari capres 02 (Prabowo) juga sudah jelas itu harus diterjemahkan untuk tidak mendatangi ke tempat sidang di MK. Alhamdulillah beliau dengan legowo menginstruksikan itu kita dengan senang hati kami mengikuti imbauan itu," ucapnya.

Mantan wakil ketua DPRD Kabupaten Bogor itu juga berharap kepada seluruh masyarakat baik pendukung 01 Jokowi-Ma'ruf Amin maupun 02 Prabowo-Sandiaga untuk mempercayakan permasalahan sengketa pilpres kepada para hakim MK.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia menilai tugas masyarakat telah selesai dan kini hanya tinggal menunggu keputusan MK.

"Karena tugas masyarakat sudah selesai dan urusan yang lain juga masalah pileg dan pilpres sudah ada yang mengurus, jadi saya imbau menunggu hasilnya. Apapun yang diputuskan MK ya itulah sebagai hasilnya, kita juga menghormati suatu lembaga dan keputusannya kita ikuti," ujarnya.

Baca juga: Polisi Larang Aksi Unjuk Rasa di MK Saat Sidang Sengketa Pilpres

Tahapan sidang penyelesaian sengketa Pemilihan Presiden 2019 akan digelar di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jumat (14/6/2019).

Sidang pendahuluan ini akan mengundang pemohon, termohon, pihak terkait, dan juga Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Dalam sengketa ini, tim hukum pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga menjadi pemohon. Sedangkan termohon dalam kasus ini adalah Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Sementara itu, tim hukum pasangan calon nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf akan menjadi pihak terkait.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gandeng E-Commerce, Dompet Dhuafa Ajak Semua Orang Berkurban dengan Mudah

Gandeng E-Commerce, Dompet Dhuafa Ajak Semua Orang Berkurban dengan Mudah

Regional
Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Regional
Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Regional
Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X