Seorang Ayah Diduga Cabuli Anak Kandungnya Diringkus Polisi

Kompas.com - 13/06/2019, 15:35 WIB
Ilustrasi penangkapanThink Stock Ilustrasi penangkapan

SUKABUMI, KOMPAS.com - Polres Sukabumi Kota meringkus AH (48) warga Desa Warnasari, Kecamatan Sukabumi, karena diduga mencabuli anak kandungnya berinisial SN (8), beberapa hari lalu.

AH buruh serabutan ini nekat melakukan aksi bejatnya tersebut karena sudah ditinggal 20 bulan oleh sang istri yang sedang bekerja sebagai tenaga kerja wanita di luar negeri.  

"Perkara dugaan pencabulan ayah terhadap anak kandungnya ini terungkap setelah korban mengadu pada kakaknya," ungkap Kapolres Sukabumi Kota AKBP Susatyo Purnomo Condro dalam konferensi pers di Sukabumi, Kamis (13/6/2019) siang.


Baca juga: Dituduh Mencuri, Ayah dan Anak Bacok Tetangga hingga Tewas

Dia menuturkan, mengenai dugaan pencabulan terhadap anak ini, pihaknya mendapatkan laporan dari kakak korban pada Selasa (11/6/2019) lalu. Awalnya, korban mengadu kepada kakaknya mengenai gatal pada bagian kemaluannya.

Korban lanjut dia, setelah didesak kakaknya akhirnya mengakui bila AH telah melakukan perbuatan cabul sebanyak tiga kali. Perbuatan ayah kandungnya itu dilakukannya sekitar bulan April atau sudah sekitar dua bulan lalu.

Berdasarkan laporan tersebut, Susatyo mengatakan pihaknya bergerak cepat dan akhirnya pelaku AH diamankan tanpa perlawanan.

Selain itu, pihaknya juga melakukan penyidikan terhadap sejumlah saksi dan pemeriksaan  pelaku AH.

"Dari keterangan tersangka AH, motifnya itu karena nafsu. Korban ini merupakan anak ketiga dari empat bersaudara, sedangkan istrinya bekerja sebagai TKW," jelasnya.

Baca juga: Selama 3 Hari, Polisi Tangkap 33 Terduga Teroris Kelompok JAD di Kalimantan Tengah

Tersangka AH mengakui alasan melakukan perbuatannya itu karena nafsu saat melihat anaknya yang sedang terlelap tidur di tengah rumah. Dia juga mengungkapkan bila istrinya bekerja sebagai TKW sudah 20 bulan.

"Ya karena nafsu dan gelap. Istri saya bekerja sebagai TKW sudah satu tahun delapan bulan," aku AH kepada wartawan sambil tertunduk.

Atas perbuatannya, tersangka AH akan dijerat pasal 76 D juncto 82 dan atau 76 E juncto pasal 82 ayat (1) UU RI NO 17 Tahun 2016 tentang pentapan PP RI No. 01 Th. 2016 tentang perubahan kedua UURI No. 23 Th. 2002 tentang Perlindungan Anak. Dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Jadi Korban Kekerasan Kelompok SMB, Kades Minta Polisi Tangkap Pelaku

Jadi Korban Kekerasan Kelompok SMB, Kades Minta Polisi Tangkap Pelaku

Regional
Risma Alokasikan APBD Sebanyak 32 Persen untuk Pendidikan, Ini Alasannya

Risma Alokasikan APBD Sebanyak 32 Persen untuk Pendidikan, Ini Alasannya

Regional
Walhi Sebut Kalsel Tak layak Jadi Ibu Kota Baru, Ini Alasannya

Walhi Sebut Kalsel Tak layak Jadi Ibu Kota Baru, Ini Alasannya

Regional
Tertangkap Curi Sapi, Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga

Tertangkap Curi Sapi, Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga

Regional
Istri Korban Mutilasi Gelisah Pelaku Lain Belum Ditangkap

Istri Korban Mutilasi Gelisah Pelaku Lain Belum Ditangkap

Regional
Ini Alasan Ayah Aniaya Anaknya yang Derita Gizi Buruk hingga Patah Tulang

Ini Alasan Ayah Aniaya Anaknya yang Derita Gizi Buruk hingga Patah Tulang

Regional
DKPP Jatuhkan Sanksi kepada Ketua dan Anggota KPU Cianjur

DKPP Jatuhkan Sanksi kepada Ketua dan Anggota KPU Cianjur

Regional
Jerat Kawat Sling Masih Melekat di Kaki Depan, Harimau Palas Akan Dioperasi

Jerat Kawat Sling Masih Melekat di Kaki Depan, Harimau Palas Akan Dioperasi

Regional
Aturan Tes Narkoba Sebelum Menikah, Ini Kata Para Calon Pengantin hingga Alasan Kemenag Jatim

Aturan Tes Narkoba Sebelum Menikah, Ini Kata Para Calon Pengantin hingga Alasan Kemenag Jatim

Regional
Pesawat Garuda Bermasalah, Ribuan Calon Jemaah Haji di Asrama Sudiang Makassar Terlantar

Pesawat Garuda Bermasalah, Ribuan Calon Jemaah Haji di Asrama Sudiang Makassar Terlantar

Regional
4 Kota Ini Segera Punya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

4 Kota Ini Segera Punya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

Regional
Berikut 7 Poin Fatwa MPU Aceh tentang Hukum Permainan PUBG

Berikut 7 Poin Fatwa MPU Aceh tentang Hukum Permainan PUBG

Regional
Risma Belum Tentukan Bentuk Pengelolaan Aset YKP Bernilai Rp 10 Triliun

Risma Belum Tentukan Bentuk Pengelolaan Aset YKP Bernilai Rp 10 Triliun

Regional
Puluhan Polisi Gendut Digembleng Program Diet di SPN Mojokerto

Puluhan Polisi Gendut Digembleng Program Diet di SPN Mojokerto

Regional
Viral Bangunan Sekolah Miris di Minahasa Selatan, Ini Penjelasan Wabup

Viral Bangunan Sekolah Miris di Minahasa Selatan, Ini Penjelasan Wabup

Regional
Close Ads X