6 Fakta Rujak Cingur yang Viral, Dijual dengan Harga Rp 60.000 hingga Diteror Sampai Harus Pindah

Kompas.com - 13/06/2019, 15:04 WIB
Ibu Mella, penjual rujak cingur seharga Rp 60.000 di Wiguna Timur, Kelurahan Gunung Anyar, Kecamatan Rungkut, Surabaya, melayani pembeli, Rabu (12/6/2019). KOMPAS.com/GHINAN SALMAN Ibu Mella, penjual rujak cingur seharga Rp 60.000 di Wiguna Timur, Kelurahan Gunung Anyar, Kecamatan Rungkut, Surabaya, melayani pembeli, Rabu (12/6/2019).

KOMPAS.com - Mella (43), seorang penjual rujak cingur di Surabaya, Jawa Timur, sempat menjadi viral di media sosial setelah dikabarkan mematok harga Rp 60.000 per porsi untuk rujak cingur yang dibuatnya.

Ia memang menyayangkan tindakan orang yang memviralkan video tersebut. Namun, Mella juga mengaku dagangannya menjadi laris karena rujak cingur buatannya menjadi viral.

Terkait masalah harga Rp 60.000 per porsi, Mella membenarkan hal tersebut. Namun Mella menjelaskan, dengan harga itu, satu porsi rujak cingur dapat dinikmati 2-3 orang.


Usai jadi viral, Mella sempat menutup usahanya selama beberapa hari. Petugas kepolisian hingga Satpol PP juga datang untuk mengklarifikasi.

Berikut ini fakta lengkapnya:

1. Kejanggalan di video viral menurut Mella

Ibu Mella, penjual rujak cingur seharga Rp 60.000 di Wiguna Timur, Kelurahan Gunung Anyar, Kecamatan Rungkut, Surabaya, melayani pembeli, Rabu (12/6/2019). KOMPAS.com/GHINAN SALMAN Ibu Mella, penjual rujak cingur seharga Rp 60.000 di Wiguna Timur, Kelurahan Gunung Anyar, Kecamatan Rungkut, Surabaya, melayani pembeli, Rabu (12/6/2019).

Menurut Mella, Pada Sabtu (8/6/2019), ada empat pemuda yang membeli rujak cingurnya serta es manado. Setelah itu, muncul video tentang warungnya di media sosial.

Namun, kata Mella, di video yang viral itu disebutkan bahwa es teh dijual Rp 15.000.

"Saya enggak jual es teh. Orang itu beli es manado ambil berkali-kali. Es manado memang dijual Rp 15.000, tapi dibilang es teh," ujar dia.

Setelah itu, Mella menjelaskan alasan dirinya menjual rujak cingur seharga Rp 60.000. Menurutnya, satu porsi rujak cingur bisa dimakan untuk tiga orang.

"Irisan cingurnya pun besar-besar. Petisnya bukan petis biasa yang dijual Rp 10.000-an. Petisnya dua macam, petis Madura dan petis udang. Harga per kilonya Rp 90.000," ucap Mella.

Baca juga: Sempat Tutup, Rujak Cingur Rp 60.000 yang Viral di Surabaya Buka di Tempat Baru

2. Kesaksian para pelanggan Bu Mella

Rujak Cingur.KOMPAS/RADITYA HELABUMI Rujak Cingur.

Agus Hariyanto (52) mengaku awalnya kaget karena harganya Rp 60.000. Tetapi setelah melihat porsi rujak cingur itu, Agus memaklumi karena rujak cingur Ibu Mella bisa dimakan untuk tiga orang.

" Rujak cingur Ibu Mella juga enak. Tapi dulu pertama kali makan di sini kaget, karena mahal. Tapi ya wajar karena rujaknya banyak, cingurnya lumayan melimpah," ucap Agus.

Halaman:
Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Begini Cara Petugas Memadamkan Kebakaran Lahan Gambut di Pekanbaru

Begini Cara Petugas Memadamkan Kebakaran Lahan Gambut di Pekanbaru

Regional
Densus 88 Tangkap Terduga Teroris yang Berprofesi sebagai Pedagang Garam di Padang

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris yang Berprofesi sebagai Pedagang Garam di Padang

Regional
Begal Masuk Kampus Unand, 'Kalau Kau Teriak, Mati Kau'

Begal Masuk Kampus Unand, "Kalau Kau Teriak, Mati Kau"

Regional
PPP Pasrahkan soal Jatah Menteri ke Presiden Jokowi

PPP Pasrahkan soal Jatah Menteri ke Presiden Jokowi

Regional
Material Longsor Disingkirkan, Akses Jalan di Agam Bisa Dilewati

Material Longsor Disingkirkan, Akses Jalan di Agam Bisa Dilewati

Regional
Saat Diplomat Afganistan Belajar Penyelesaian Konflik dari Maluku...

Saat Diplomat Afganistan Belajar Penyelesaian Konflik dari Maluku...

Regional
Forum Komunikasi SMK Sepakat dengan Ridwan Kamil Evaluasi Sistem Pendidikan

Forum Komunikasi SMK Sepakat dengan Ridwan Kamil Evaluasi Sistem Pendidikan

Regional
Pengamat: Pejabat Daerah Tidak Perlu ke Luar Negeri kalau Tidak Ada Manfaat

Pengamat: Pejabat Daerah Tidak Perlu ke Luar Negeri kalau Tidak Ada Manfaat

Regional
PPP Buka Peluang Ketua Umum Diisi dari Luar Partai

PPP Buka Peluang Ketua Umum Diisi dari Luar Partai

Regional
6 Hari Tak Sadarkan Diri, WJ Korban Penganiayaan Siswa SMA Taruna Meninggal Dunia

6 Hari Tak Sadarkan Diri, WJ Korban Penganiayaan Siswa SMA Taruna Meninggal Dunia

Regional
Kebakaran Lahan di Pekanbaru Meluas, Pemadaman Sulit Dilakukan

Kebakaran Lahan di Pekanbaru Meluas, Pemadaman Sulit Dilakukan

Regional
Kata Warga Puncak Bogor soal Suhu yang Semakin Dingin, Lidah Terasa Pahit hingga Penjualan Sayur Menurun

Kata Warga Puncak Bogor soal Suhu yang Semakin Dingin, Lidah Terasa Pahit hingga Penjualan Sayur Menurun

Regional
Selain Lumpuhkan Jalan, Longsor di Agam Hancurkan Ladang dan Irigasi Warga

Selain Lumpuhkan Jalan, Longsor di Agam Hancurkan Ladang dan Irigasi Warga

Regional
Labrak Kepala Dinas Karena Tak Digaji, TKS Ini Ditangkap Polisi

Labrak Kepala Dinas Karena Tak Digaji, TKS Ini Ditangkap Polisi

Regional
Belum Beroperasi, Masjid Ikon Wisata Halal di Padang Terancam Abrasi

Belum Beroperasi, Masjid Ikon Wisata Halal di Padang Terancam Abrasi

Regional
Close Ads X