MUI Imbau Khatib Tak Ceramah soal Politik hingga Ada Putusan MK

Kompas.com - 13/06/2019, 11:31 WIB
Ketua MUI Batang Zaenul Irokhi KOMPAS.com/Ari HimawanKetua MUI Batang Zaenul Irokhi

BATANG, KOMPAS.com - Ketua MUI Kabupaten Batang Zainul Irokhi mengimbau ceramah keagamaan di masjid tidak menyinggung masalah politik hingga ada keputusan Mahkamah Konstitusi ( MK) soal sengketa Pemilu 2019.

"Kami mengimbau khatib dan takmir masjid jangan ada ceramah yang menyinggung politik dahulu sampai ada keputusan MK. Biarkan warga Kabupaten Batang bersih tanpa terdoktrin isu-isu politik,” ungkap Zainul, Kamis (13/6/2019).

Baca juga: Ganjar: Daripada ke MK, Simak Berita Online atau Nonton TV Saja...

Zainul menyampaikan penolakan terhadap segala bentuk kekerasan dan mobilisasi massa yang bertujuan memecah belah persatuan.

“Ulama bersama umaro dan masyarakat harus bersinergi menolak segala bentuk teror dan radikalisme yang bertujuan untuk memecah belah persatuan bangsa,” kata Zainul.

Imbauan persatuan juga diserukan Bupati Batang Wihaji. Dia meminta kepada seluruh masyarakat Kabupaten Batang untuk bersama menjaga persaudaraan dan sikapi dengan terus guyub rukun dan bersatu.

“Jangan sampai warga Kabupaten Batang di manfaatkan oleh sekelompok orang atau golongan yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan,” ujar Wihaji.

Baca juga: Kotak Suara di Kabupaten Bogor Dibuka untuk Dibawa ke MK

Menurut Wihaji, Indonesia merupakan negara besar yang membutuhkan orang-orang yang berpikir besar.

"Oleh karena itu, saya meminta dan berharap kepada seluruh warga Kabupaten Batang tetap tetap menjaga guyub rukun dan persaudara. Tunjukkan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia bahwa warga Kabupaten Batang tidak mudah terpecah belah dan terprovokasi oleh golongan yang tidak bertanggung jawab yang akan memecahah belah bangsa," kata Wihaji.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X