Kawanan Gajah Liar Rusak 4 Gubuk dan Belasan Hektare Kebun Petani

Kompas.com - 12/06/2019, 16:48 WIB
Kebun pisang yang rusak akibat masuk gajah liar di Desa Cot Girek, Kecamatan Cot Girek, Kabupaten Aceh Utara, Aceh, Rabu (12/6/2019) Kepala Desa Cot GirekKebun pisang yang rusak akibat masuk gajah liar di Desa Cot Girek, Kecamatan Cot Girek, Kabupaten Aceh Utara, Aceh, Rabu (12/6/2019)

ACEH UTARA, KOMPAS.com – Belasan gajah liar merusak empat gubuk milik petani di Dusun Alue Buloh, Desa Cot Girek, Kecamatan Cot Girek, Kabupaten Aceh Utara, Rabu (12/6/2019) pagi.

Selain itu, gajah juga merusak belasan hektare kebun coklat, pisang, pinang dan sawit milik petani di desa tersebut. Saat ini, petani tidak berani ke kebun. Pasalnya, gajah liar masih berada di area perkebunan warga.

Kepala Desa Cot Girek, Aceh Utara, Wagimin menyebutkan, gajah itu masuk sejak subuh hingga pagi hari. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Saat melihat gajah  masuk, petani langsung melarikan diri ke pemukiman.

“Bulan Mei lalu ada tiga gubuk petani di rusak gajah. Kali ini ada empat. Ini sangat mengkhawatirkan kami,” kata Wagimin, kepada Kompas.com.

Selama ini, sambungnya, petani mengusir gajah dengan cara membakar petasan. Namun, hari ini warga tak berani membakar petasan karena gajah sudah berada di perkebunan.

“Sebelumnya kalau kita tau gajah di pinggiran hutan, langsung kita bakar petasan. Agar gajah itu masuk lagi ke kawasan hutan. Pagi ini gajah sudah telanjur masuk ke perkebunan,” jelasnya.

Dia berharap, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara segera menangani gangguan gajah liar tersebut.

“Tadi sudah kami laporkan ke camat. Semoga bisa segera ditangani, agar petani bisa ke kebun lagi,” pungkasnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sempat Kontak dengan Wali Kota Banjarbaru, Wali Kota Banjarmasin Negatif Covid-19

Sempat Kontak dengan Wali Kota Banjarbaru, Wali Kota Banjarmasin Negatif Covid-19

Regional
Pelajar Terpental dan Tewas Usai Tiang Umbul-umbul yang Dipasangnya Tersangkut Kabel Listrik

Pelajar Terpental dan Tewas Usai Tiang Umbul-umbul yang Dipasangnya Tersangkut Kabel Listrik

Regional
Bantah 46 Pegawai Positif Covid-19, Kepala BPOM Ambon: Itu Keliru...

Bantah 46 Pegawai Positif Covid-19, Kepala BPOM Ambon: Itu Keliru...

Regional
Terdesak Kebutuhan Ekonomi, Warga Kulon Progo Jadi Muncikari Prostitusi Online

Terdesak Kebutuhan Ekonomi, Warga Kulon Progo Jadi Muncikari Prostitusi Online

Regional
Nasihat Hakim kepada Terdakwa yang Durhaka karena Melawan Orangtua

Nasihat Hakim kepada Terdakwa yang Durhaka karena Melawan Orangtua

Regional
Ponari, si Dukun Cilik Telah Menikah, Kini Berjualan Online dengan Istrinya

Ponari, si Dukun Cilik Telah Menikah, Kini Berjualan Online dengan Istrinya

Regional
Air Mata Hendra Tak Berhenti Mengalir Ditolak Sekolah karena Cacat, Buku Pelajaran Dikembalikan

Air Mata Hendra Tak Berhenti Mengalir Ditolak Sekolah karena Cacat, Buku Pelajaran Dikembalikan

Regional
UNU Yogya Buka Crisis Center Korban Pelecehan Seksual 'Dosen' Swinger

UNU Yogya Buka Crisis Center Korban Pelecehan Seksual "Dosen" Swinger

Regional
Sudah 2 Bulan Warga Sekitar Danau Limboto Gorontalo Terendam Banjir

Sudah 2 Bulan Warga Sekitar Danau Limboto Gorontalo Terendam Banjir

Regional
Unand Cegah Penyebaran Covid-19, Dosen di Atas 60 Tahun Harus  WFH

Unand Cegah Penyebaran Covid-19, Dosen di Atas 60 Tahun Harus WFH

Regional
Unggahan 'Kacung WHO' Jerinx SID Berujung Laporan ke Polda Bali...

Unggahan "Kacung WHO" Jerinx SID Berujung Laporan ke Polda Bali...

Regional
Seorang Perempuan di Bireuen Ditemukan Terkapar dengan Luka di Leher

Seorang Perempuan di Bireuen Ditemukan Terkapar dengan Luka di Leher

Regional
Buruh Harian Cabuli Anak Tetangga di Kamar Mandi, Pakai Iming-iming Uang Rp 35.000

Buruh Harian Cabuli Anak Tetangga di Kamar Mandi, Pakai Iming-iming Uang Rp 35.000

Regional
Sekda Akui Sempat Ikut Sidang Paripurna Bersama Anggota DPRD Maluku yang Positif Corona

Sekda Akui Sempat Ikut Sidang Paripurna Bersama Anggota DPRD Maluku yang Positif Corona

Regional
Sobek Amplop Penambang Pasir, Nelayan Makassar Mengaku Tak Niat Robek Uang

Sobek Amplop Penambang Pasir, Nelayan Makassar Mengaku Tak Niat Robek Uang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X