Pengacara Bantah Dakwaan JPU yang Menyebut Siswi SMP Dikeroyok Tiga Siswi SMA

Kompas.com - 12/06/2019, 13:09 WIB
Deni Aminuddin (kiri) bersama para wali tersangka usai membuat laporan di Polda Kalbar, Sabtu (13/4/2019)KOMPAS.com/HENDRA CIPTA Deni Aminuddin (kiri) bersama para wali tersangka usai membuat laporan di Polda Kalbar, Sabtu (13/4/2019)

PONTIANAK, KOMPAS.com - Deni Amirudin, kuasa hukum tiga terdakwa kasus pengeroyokan siswi SMP berinisial AD (14), membantah dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) yang menyebut kliennya mengeroyok korban.

Menurut dia, memang ada kekerasan, namun korban dan pelaku berkelahi satu lawan satu dan saling adu jotos.

"Yang namanya berkelahi ya pasti ada adu jotos dan itu timbal balik bukan satu arah. Dakwaan jaksa bilang ini dikeroyok. Tidak benar dikeroyok," kata Deni kepada Kompas.com, Rabu (12/6/2019).

Baca juga: Sidang Kasus Pengeroyokan Siswi SMP Digelar, Kuasa Hukum Terdakwa Pelajari Materi Dakwaan

Dia menilai, dakwaan jaksa tersebut mengikuti pemberitaan di media bukan hasil BAP kepolisian. Harusnya jaksa melihat fakta yang ada, walaupun fakta itu akan diuji dalam persidangan kelak.

"Ingat ini pidana anak bukan pidana umum seperti biasanya. Psikologi anak pelaku bisa terpengaruh atas pembacaan surat dakwaan jaksa kemarin," jelasnya. 

Deni memastikan, dalam persidangan selanjutnya, pihaknya akan memperlihatkan fakta-fakta sesungguhnya di depan majelis hakim.

"Kami pasti akan maksimal membela hak-hak hukum klien," tegasnya.

Baca juga: Sidang Kasus Pengeroyokan Siswi SMP Dilanjutkan Kamis Pekan Depan

Sementara itu, kuasa hukum korban, Erik Mahendra mengatakan, pihaknya mempercayakan sepenuhnya penanganan perkara hukum di pengadilan kepada jaksa penuntut umum.

Menurut dia, tim kuasa hukum korban di luar pengadilan akan membantu dan berkoordinasi dengan jaksa untuk mengumpulkan alat bukti dan saksi-saksi yang akan dihadirkan di persidangan.

"Korban sudah diwakili oleh jaksa di sidang. Jadi kami percayakan sepenuhnya kepada jaksa," kata Erik, Rabu pagi.

Baca juga: Kasus Pengeroyokan Siswi SMP di Pontianak Segera Disidang

Diberitakan, sidang kedua kasus pengeroyokan siswi SMP berinisial AD (14) oleh geng siswi SMA di Pontianak, Kalimantan Barat, akan dilanjutkan Kamis (20/6/2019) pekan depan.

Ketua majelis hakim sidang tersebut, Udjianti mengatakan, sidang kedua nantinya beragendakan mendengar keterangan saksi-saksi.

"Sidang perdananya sudah digelar (kemarin), acaranya pembacaan dakwaan sama laporan penelitian masyarakat," katanya.

Baca juga: Geng Siswi SMA Pengeroyok Siswi SMP Tolak Syarat Diversi

Menurut Wakil Kepala Pengadilan Negeri Pontianak ini, dalam acara sidang mendengar keterangan saksi itu nantinya juga akan memanggil AD sebagai saksi korban.

"Namun belum diketahui pada sidang ke berapa saksi korban akan dihadirkan. Nanti yang akan menghadirkannya jaksa penuntut umum," ujarnya.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Pleidoi Bahar Bin Smith Ditolak, Jaksa Menilai Penasihat Hukum Kurang Cermat Urai Tuntutan

Pleidoi Bahar Bin Smith Ditolak, Jaksa Menilai Penasihat Hukum Kurang Cermat Urai Tuntutan

Regional
PAN Siapkan 3 Nama untuk Bertarung di Pilgub Sumbar 2020

PAN Siapkan 3 Nama untuk Bertarung di Pilgub Sumbar 2020

Regional
Kecewa Anak dan Cucunya Ditelantarkan, Pria Ini Bunuh Menantunya

Kecewa Anak dan Cucunya Ditelantarkan, Pria Ini Bunuh Menantunya

Regional
Fakta Pabrik Korek Api yang Terbakar, Pekerja Digaji Rp 500 Ribu per Bulan hingga Pekerjakan Anak

Fakta Pabrik Korek Api yang Terbakar, Pekerja Digaji Rp 500 Ribu per Bulan hingga Pekerjakan Anak

Regional
Beredar Kabar Jenazah Mantan Striker Persis Ditemukan, SRI Susuri Semua Pantai Kulon Progo

Beredar Kabar Jenazah Mantan Striker Persis Ditemukan, SRI Susuri Semua Pantai Kulon Progo

Regional
Selingkuh, Tiga ASN Papua Barat Akan Disidang Kode Etik

Selingkuh, Tiga ASN Papua Barat Akan Disidang Kode Etik

Regional
Abang Angkat Pelaku Pembunuhan Balita 1,8 Tahun Dijerat Pasal Berlapis

Abang Angkat Pelaku Pembunuhan Balita 1,8 Tahun Dijerat Pasal Berlapis

Regional
Pria Ini Tawarkan Istri untuk Layanan Seks Menyimpang Bertarif Rp 3 Juta

Pria Ini Tawarkan Istri untuk Layanan Seks Menyimpang Bertarif Rp 3 Juta

Regional
Anak Korban Tragedi Truk Terjun ke Jurang Terpukul, Mengaku sedang Mendaftar SMK...

Anak Korban Tragedi Truk Terjun ke Jurang Terpukul, Mengaku sedang Mendaftar SMK...

Regional
2 Hari Terombang-ambing di Laut, 3 Nelayan Ditemukan Selamat

2 Hari Terombang-ambing di Laut, 3 Nelayan Ditemukan Selamat

Regional
Sinar Api Kembali Muncul dari Kawah Gunung Karangetang

Sinar Api Kembali Muncul dari Kawah Gunung Karangetang

Regional
Kronologi Bocah 6 Tahun Digigit 2 Anjing Milik Villa di Sleman, Ayah Khawatir Anaknya Kena Rabies

Kronologi Bocah 6 Tahun Digigit 2 Anjing Milik Villa di Sleman, Ayah Khawatir Anaknya Kena Rabies

Regional
Terpeleset di Sungai Ciliwung, Seorang Bocah Ditemukan Meninggal Dunia

Terpeleset di Sungai Ciliwung, Seorang Bocah Ditemukan Meninggal Dunia

Regional
Prada DP Pembunuh Fera Oktaria Kabur ke Padepokan Setelah Jual Sepeda Motor Korban

Prada DP Pembunuh Fera Oktaria Kabur ke Padepokan Setelah Jual Sepeda Motor Korban

Regional
Pembakar Surat Suara di Gunungkidul Divonis Hukuman Percobaan 6 Bulan

Pembakar Surat Suara di Gunungkidul Divonis Hukuman Percobaan 6 Bulan

Regional

Close Ads X