5 Fakta Bencana Hujan Abu Gunung Sinabung, Ganggu Ujian Siswa SD hingga Warga Kekurangan Air Bersih

Kompas.com - 12/06/2019, 12:55 WIB
inilah suasana warga yang hanya bisa berdiam diri di rumah, akibat abu vulkanik menutupi sebahagian besar wilayah mereka Kompas.com / Hendri setiawaninilah suasana warga yang hanya bisa berdiam diri di rumah, akibat abu vulkanik menutupi sebahagian besar wilayah mereka

Selain para siswa di SDN 040480, warga Desa Naman Teran, Kecamatan Naman, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, juga memilih untuk berdiam diri di rumah.

Material abu vulkanik dari erupsi Gunung Sinabung menutupi tempat tinggal warga sehingga menyulitkan warga untuk beraktivitas.

"Tanaman kami tertutup abu, di luar pun lihat ini abunya tebal sekali, napas pun susah, kami di rumah saja," kata Nurhayati Beru Perangin-Angin, saat ditemui di depan rumahnya di Desa Naman, senin (10/6/2019).

Sebagian besar warga desa itu berprofesi sebagai petani. Ladang mereka kini tertutup abu vulkanik.

Baca juga: Dampak Abu Vulkanik Gunung Sinabung, Siswa SD Belajar Gunakan Masker

3. Warga tak bisa pergi berladang

Petani saat membersihkan tanaman kentang yang terpapar abu vulkanik Gunung api Sinabung dengan menggunakan alat seadanya.Kompas.com/Hendri setiawan Petani saat membersihkan tanaman kentang yang terpapar abu vulkanik Gunung api Sinabung dengan menggunakan alat seadanya.

Warga Desa Naman sebagian besar berprofesi sebagai petani. Ladang mereka kini tertutup abu vulkanik.

"Kalau sudah abu begini, enggak bisa ngapa-ngapain, karena kan kami semua berladang, kalau sudah abu begini enggak bisa lah kami berladang," ujar dia.

Sementara itu, warga lainnya, Roberto Sitepu, menyampaikan, abu vulkanik Sinabung yang mengguyur desa ini mengganggu, terutama pada pernapasan dan pengelihatan warga.

"Kasian anak-anak ini enggak pakai masker," ujar Roberto, di depan rumahnya.

Baca juga: Dampak Abu Vulkanik Sinabung, Warga Memilih Berdiam di Rumah

4. Warga kekurangan air bersih

Ilustrasi air bersihTHINKSTOCKS/KENZAZA Ilustrasi air bersih

Masyarakat Desa Naman saat ini membutuhkan air bersih dan masker. Desa ini menjadi salah satu desa terparah terpapar abu vulkanik Sinabung.

"Kami saat ini butuh air bersih, masker, dan kalau bisa pemadam menyiram bukan hanya jalan, sengnya juga, biar bersih semua," ujar Roberto, salah satu warga.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Divonis 3 Tahun Penjara, Penyuap Bupati Nonaktif Muara Enim: Saya Jalani dengan Ikhlas

Divonis 3 Tahun Penjara, Penyuap Bupati Nonaktif Muara Enim: Saya Jalani dengan Ikhlas

Regional
Penyuap Bupati Muara Enim Divonis 3 Tahun Penjara

Penyuap Bupati Muara Enim Divonis 3 Tahun Penjara

Regional
Menambang Pasir Ilegal di Sungai Progo Yogya dengan Mesin Sedot, Pria Ini Ditangkap

Menambang Pasir Ilegal di Sungai Progo Yogya dengan Mesin Sedot, Pria Ini Ditangkap

Regional
Antisipasi Virus Corona, Gubernur Olly Tunda Penerbangan dari China ke Manado

Antisipasi Virus Corona, Gubernur Olly Tunda Penerbangan dari China ke Manado

Regional
Polisi: Klaim yang Dilontarkan Petinggi Sunda Empire Tak Berdasar

Polisi: Klaim yang Dilontarkan Petinggi Sunda Empire Tak Berdasar

Regional
Kepala BNN Sebut Heroin dan Kokain Hanya Ada di Bali, Ini Kata Gubernur

Kepala BNN Sebut Heroin dan Kokain Hanya Ada di Bali, Ini Kata Gubernur

Regional
Penyebab Ratusan Ekor Kerbau Moa Mati Sepanjang 2019

Penyebab Ratusan Ekor Kerbau Moa Mati Sepanjang 2019

Regional
Virus Corona Merebak, Warga Tetap Gemar Makan Olahan Daging Kelelawar

Virus Corona Merebak, Warga Tetap Gemar Makan Olahan Daging Kelelawar

Regional
Mobil Patroli Digembok Dishub karena Parkir di Jalan, Polisi Minta Maaf

Mobil Patroli Digembok Dishub karena Parkir di Jalan, Polisi Minta Maaf

Regional
Gali Parit di Ladang Jagung, Warga Sragen Temukan Fosil Gading Gajah Purba Sepanjang 4 Meter

Gali Parit di Ladang Jagung, Warga Sragen Temukan Fosil Gading Gajah Purba Sepanjang 4 Meter

Regional
Istri Gubernur Akui Angka Stunting di Maluku Tinggi, Ini Penyebabnya

Istri Gubernur Akui Angka Stunting di Maluku Tinggi, Ini Penyebabnya

Regional
Risma Diduga Dihina di Facebook, Polisi Periksa 9 Orang

Risma Diduga Dihina di Facebook, Polisi Periksa 9 Orang

Regional
Polisi Kesulitan Ungkap Penyebab Tewasnya Siswi SMP di Tasikmalaya

Polisi Kesulitan Ungkap Penyebab Tewasnya Siswi SMP di Tasikmalaya

Regional
4 Begal Sadis di Timika Diringkus Polisi, Salah Satunya Perempuan

4 Begal Sadis di Timika Diringkus Polisi, Salah Satunya Perempuan

Regional
Selundupkan 6 Warga China Via Laut, Dua Warga Indonesia Diperiksa Polisi

Selundupkan 6 Warga China Via Laut, Dua Warga Indonesia Diperiksa Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X