Pembuatan Mural Museum Kota Bandung Sisakan Tunggakan Rp 575 Juta

Kompas.com - 12/06/2019, 11:19 WIB
Museum Kota Bandung KOMPAS.com/PUTRA PRIMA PERDANA.Museum Kota Bandung

BANDUNG, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Bandung masih menyisakan tunggakan pembayaran pekerjaan pembuatan displai grafis dan mural untuk interior Museum Kota Bandung selama dua tahun.

Chafid Yoedawinata, seniman sekaligus vendor yang mengerjakan displai grafis dan mural untuk interior Museum Kota Bandung menjelaskan, perjanjian pekerjaan tersebut dilakukan pada 14 Desember 2017 antara dia dan Tim Museum Kota Bandung. Dalam perjanjian total anggaran pekerjaan senilai Rp 906 juta.

Pekerjaan tersebut, kata Chafid, baru dibayar sebesar Rp331 juta dan meninggalkan tunggakan sebesar Rp 575 juga Padahal, penyelesaian pekerjaan telah dilakukan akhir Desember 2018 lalu.

“Janji (pembayaran) selalu mundur dan tidak ada kejelasan sampai saat ini. Tidak ada perkembangan berita sejak April 2019 lalu. Setiap ditagih selalu beralasan belum ada dana dari Pemkot Bandung,” ujar Chafid kepada Kompas.com di Bandung, Selasa, (10/6/2018).

Baca juga: Mbah Wiro Balung, Sosok Penting Dibalik Berdirinya Museum Trinil yang Kumpulkan Fosil Sejak 1967

Chafid menjelaskan, dia mendapat pekerjaan dari Tim Museum Kota Bandung untuk mengerjakan pembuatan displai grafis pada Desember 2017. Pekerjaan tersebut adalah pembuatan displai grafis di area dinding ruang pamer bangunan museum lama (cagar budaya) serta bangunan baru yang akan diisi panel grafis yang berisi sejarah Kota Bandung serta tokoh- tokoh Bandung.

Lebih lanjut Chafid menambahkan, meskipun jatah waktu pengerjaan yang diberikan Pemkot Bandung adalah enam bulan, ia bisa menyelesaikan dalam waktu dua minggu untuk mengejar pembukaan Museum Kota Bandung yang rencanannya akan digelar pada akhir 2017.

Chafid pun mengaku sudah sering melakukan penagihan ke Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung dan Tim Museum Bandung selaku pengelola Museum Kota Bandung.

“Kami sudah capek terus menagih selama dua tahun. Kami berharap Pemkot Bandung menaruh perhatian pada persoalan yang kami hadapi,” tuturnya.

Baca juga: Ridwan Kamil Ingatkan Oded soal Kebakaran 2 Pasar di Bandung

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung Dewi Kaniasari membantah jika pihaknya pernah melakukan kerjasama dengan Chafid Yoedawinata untuk mengerjakan displai grafis dan mural di Museum Kota Bandung.

“Baiknya ditelusuri dulu dia melakukan perikatan (kerjasama) dengan siapa,” kata wanita yang akrab disapa Kenny ini saat dihubungi Kompas.com melalui telepon seluler.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Klaster Perkantoran Merebak, Gubernur Gorontalo Wajibkan Semua Pejabat Rapid Test

Klaster Perkantoran Merebak, Gubernur Gorontalo Wajibkan Semua Pejabat Rapid Test

Regional
Sejumlah Bangunan Cagar Budaya di Kota Malang Didigitalisasi

Sejumlah Bangunan Cagar Budaya di Kota Malang Didigitalisasi

Regional
Marah Tak Diberi Uang, Pria Bertato Aniaya Ayah Kandung dengan Kursi Plastik

Marah Tak Diberi Uang, Pria Bertato Aniaya Ayah Kandung dengan Kursi Plastik

Regional
Soal Sekolah, Kepala BNPB Ingatkan Belum Ada Zona Hijau di Jabar

Soal Sekolah, Kepala BNPB Ingatkan Belum Ada Zona Hijau di Jabar

Regional
Catat, Ini 6 Tempat Lokasi Uji Klinis Vaksin Covid-19 di Bandung

Catat, Ini 6 Tempat Lokasi Uji Klinis Vaksin Covid-19 di Bandung

Regional
Cerita Pilu Dua Balita Tewas Ditangan Ayah Kandung di Flores...

Cerita Pilu Dua Balita Tewas Ditangan Ayah Kandung di Flores...

Regional
Menpora: Kesiapan Surabaya Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 Tak Diragukan

Menpora: Kesiapan Surabaya Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 Tak Diragukan

Regional
Ditawari Rp 1 Miliar untuk Lawan Gibran-Teguh, PSI: Kami Masih Istiqomah dengan Mas Gibran

Ditawari Rp 1 Miliar untuk Lawan Gibran-Teguh, PSI: Kami Masih Istiqomah dengan Mas Gibran

Regional
Tewas di Pinggir Jalan dengan Mulut Berbusa, Bocah Berseragam SD Ini Diduga Keracunan Miras

Tewas di Pinggir Jalan dengan Mulut Berbusa, Bocah Berseragam SD Ini Diduga Keracunan Miras

Regional
Mari Bantu Nadine, Bayi yang Terkendala Biaya Operasi Rp 2 Miliar

Mari Bantu Nadine, Bayi yang Terkendala Biaya Operasi Rp 2 Miliar

Regional
Ini 10 Kelurahan dengan Kasus Aktif Covid-19 Terendah di Surabaya

Ini 10 Kelurahan dengan Kasus Aktif Covid-19 Terendah di Surabaya

Regional
Bengawan Solo Masih Tercemar, Ganjar Tagih Janji Perusahaan Tak Buang Limbah ke Sungai

Bengawan Solo Masih Tercemar, Ganjar Tagih Janji Perusahaan Tak Buang Limbah ke Sungai

Regional
Tak Mampu Biayai Hidup, Andreas Rencanakan Pembunuhan 2 Anak Balitanya

Tak Mampu Biayai Hidup, Andreas Rencanakan Pembunuhan 2 Anak Balitanya

Regional
Ditawari Rp 1 Miliar untuk Berkoalisi Lawan Gibran, PSI: Pencapaian Kami Ternyata Ada Harganya

Ditawari Rp 1 Miliar untuk Berkoalisi Lawan Gibran, PSI: Pencapaian Kami Ternyata Ada Harganya

Regional
2 Partai Resmi Mengusung Yesi dan Adly Fairuz di Pilkada Karawang

2 Partai Resmi Mengusung Yesi dan Adly Fairuz di Pilkada Karawang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X