Cinta Ditolak, Pria Ini Siram Air Keras ke Wajah Anak Wanita Idamannya

Kompas.com - 11/06/2019, 17:28 WIB
Ilustrasi racun. ShutterstockIlustrasi racun.

KUBU RAYA, KOMPAS.com - Usman (50), pria asal Desa Limbung, Kacamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, ditangkap aparat kepolisian, lantaran menyiramkan air keras pada anak usia 11 tahun.

Kapolsek Sungai Raya, Kompol Ida Bagus Sinung mengatakan, peristiwa penyiraman itu terjadi pada Senin (10/6/2019) sekitar pukul 03.00 WIB.

Saat itu Usman mendatangi rumah korban di Jalan Adisucipto, Kecamatan Sungai Raya, Kubu Raya, sambil membawa air keras berupa cuka getah di dalam sebuah alat suntik.

Usman kemudian menyemprotkannya air keras melalui celah-celah dinding rumah dan mengenai korban yang tengah tidur.

Mengetahui kejadian itu, abang korban sempat terjadi kejar-kejaran dengan pelaku. Namun pelaku melarikan diri.

"Akibat semprotan itu, korban mengalami luka bakar di bagian pipi sebelah kanan, lengan bagian kanan dan punggung," kaya Ida Bagus kepada Kompas.com, Selasa (11/6/2019) petang.

Baca juga: Kesal Ditagih Hutang, Supriyadi Siram Wajah Tetangga dengan Air Keras

Setelah korban membuat laporan, polisi melakukan penyelidikan dan menangkap Usman di Jalan Rasau, Kecamatan Sungai Raya.

Dari pemeriksaan yang dilakukan, Usman mengaku perbuatan itu dilakukan karena penolakan cinta oleh ibu korban yang berstatus janda dengan empat orang anak.

Usman disebut seringkali mendekati ibu korban. Namun, ditolak lantaran dia sendiri telah berkeluarga.

Usman telah ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi.

"Saat ini tersangka Usman masih diperiksa di Mapolsek dan dijerat dengan Undang-undang tentang Perlindungan Anak," ujarnya.

Baca juga: Polisi Prabumulih Ringkus Suami yang Menyiram Istrinya dengan Air Keras



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Ibu yang Lempar Atap Pabrik Dituntut 5 Tahun 6 Bulan Penjara, Kuasa Hukum: Itu Berlebihan

4 Ibu yang Lempar Atap Pabrik Dituntut 5 Tahun 6 Bulan Penjara, Kuasa Hukum: Itu Berlebihan

Regional
Pakai Jas Merah Hadiri Pelantikan Gibran, Rudy: Ini Semangat Baru

Pakai Jas Merah Hadiri Pelantikan Gibran, Rudy: Ini Semangat Baru

Regional
Demi Anak Jadi PNS, Kusmiyati Rela Utang Rp 200 Juta, Ternyata Ditipu Tetangga

Demi Anak Jadi PNS, Kusmiyati Rela Utang Rp 200 Juta, Ternyata Ditipu Tetangga

Regional
Oknum PNS di Riau yang Ditangkap Polisi karena Edarkan Sabu Ternyata Residivis

Oknum PNS di Riau yang Ditangkap Polisi karena Edarkan Sabu Ternyata Residivis

Regional
Antisipasi Penyebaran Covid-19, Pemkot Semarang Meniadakan Pesta Rakyat di Pelantikan Wali Kota Hendi

Antisipasi Penyebaran Covid-19, Pemkot Semarang Meniadakan Pesta Rakyat di Pelantikan Wali Kota Hendi

Regional
Dicopot dari Ketua DPC Partai Demokrat Blora, Bambang Susilo Ungkap Alasannya Dukung KLB

Dicopot dari Ketua DPC Partai Demokrat Blora, Bambang Susilo Ungkap Alasannya Dukung KLB

Regional
Usai Dilantik Jadi Wali Kota Solo, Gibran Kawal Percepatan Vaksinasi Covid-19

Usai Dilantik Jadi Wali Kota Solo, Gibran Kawal Percepatan Vaksinasi Covid-19

Regional
Korban Tewas Tambang Ilegal Parigi Moutong Jadi 6 orang, 4 di Antaranya Perempuan

Korban Tewas Tambang Ilegal Parigi Moutong Jadi 6 orang, 4 di Antaranya Perempuan

Regional
Kakek Tunarungu Simpan 9 Karung Uang di Rumah, Lurah: Dihitung Sudah Rp 174 Juta, dan Masih Ada 2 Karung Lagi

Kakek Tunarungu Simpan 9 Karung Uang di Rumah, Lurah: Dihitung Sudah Rp 174 Juta, dan Masih Ada 2 Karung Lagi

Regional
Cerita Evakuasi, Jalan Kaki Selama 9 Jam demi Selamatkan Sakirin

Cerita Evakuasi, Jalan Kaki Selama 9 Jam demi Selamatkan Sakirin

Regional
Dilantik Jadi Wali Kota Solo, Gibran Tak Langsung Tempati Rumah Dinas Loji Gandrung

Dilantik Jadi Wali Kota Solo, Gibran Tak Langsung Tempati Rumah Dinas Loji Gandrung

Regional
Sudah 4 Hari, Ceceran Minyak Mentah Kembali Muncul di Pesisir Karawang

Sudah 4 Hari, Ceceran Minyak Mentah Kembali Muncul di Pesisir Karawang

Regional
Pria Asal Sumbar Cabuli 30 Bocah Laki-laki, Diduga Punya Kelainan Seks

Pria Asal Sumbar Cabuli 30 Bocah Laki-laki, Diduga Punya Kelainan Seks

Regional
Tangis Kusmiyati Tanggung Utang Bank Rp 200 Juta demi Anaknya Jadi PNS

Tangis Kusmiyati Tanggung Utang Bank Rp 200 Juta demi Anaknya Jadi PNS

Regional
Pelapor 4 Petugas Forensik Jadi Penista Agama Syok Kasusnya Dihentikan, Berupaya Ajukan Pra Peradilan

Pelapor 4 Petugas Forensik Jadi Penista Agama Syok Kasusnya Dihentikan, Berupaya Ajukan Pra Peradilan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X