Wanita yang Diduga Hina Jokowi Mengaku Akun Facebooknya Diretas

Kompas.com - 11/06/2019, 15:29 WIB
Ilustrasi ujaran kebencian ShutterstockIlustrasi ujaran kebencian

LEMBATA, KOMPAS.com - Eliana Atagoran, seorang wanita asal Adonara, Flores, NTT, ditangkap aparat kepolisian dari Polres Lembata, karena diduga menghina Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan kalimat tak senonoh melalui akun Facebook miliknya, Senin (10/6/2019).

Kasat Reskrim Polres Lembata, Iptu Yohanis Wila Ira menjelaskan, saat diperiksa, Eliana mengaku tidak mengetahui siapa yang memposting ujaran kebencian di grup Facebook "Berita Flotim Terkini".

Eliana mengaku akun Facebook miliknya diretas oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

"Aparat masih selidiki itu, apakah postingan itu oleh dia atau hacker. Masih butuh pemeriksaan ahli ITE, apakah postingan di grup Facebook itu berasal dari handphone miliknya atau perangkat hacker," ujar Yohanis, Selasa (11/6/2019).

Baca juga: Diduga Hina Jokowi di Facebook, IRT di NTT Ditangkap Polisi

Saat ini penyidik masih mengumpulkan bukti-bukti terkaitan postingan ujaran kebencian di grup Facebook Berita Florim Terkini tersebut. 

Sebelumnya, Eliana ditangkap di indekos Selandro Lewoleba, Lewoleba, Kabupaten Lembata, NTT, Senin siang sekitar pukul 11.00 Wita.  

Baca juga: Diduga Hina Jokowi di Facebook, IRT di NTT Ditangkap Polisi

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Surabaya Ingin Risma Buat Taman Berisi Pohon Tabebuya

Warga Surabaya Ingin Risma Buat Taman Berisi Pohon Tabebuya

Regional
Lima Gempa Bumi Guncang Sumbar dalam Kurun Seminggu

Lima Gempa Bumi Guncang Sumbar dalam Kurun Seminggu

Regional
Kulon Progo Bakal Terapkan Denda hingga Penjara bagi Perokok di Kawasan Tanpa Rokok

Kulon Progo Bakal Terapkan Denda hingga Penjara bagi Perokok di Kawasan Tanpa Rokok

Regional
Turis Belanda Tewas Bunuh Diri, Tinggalkan Surat Wasiat Minta Maaf

Turis Belanda Tewas Bunuh Diri, Tinggalkan Surat Wasiat Minta Maaf

Regional
Izin Operasional Bandara Notohadinegoro Jember Mati Sejak Maret 2018

Izin Operasional Bandara Notohadinegoro Jember Mati Sejak Maret 2018

Regional
Kronologi Bentrok Antar Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen

Kronologi Bentrok Antar Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen

Regional
Setelah 48 Jam, Akses Jalan yang Tertutup Longsor di Agam Bisa Terbuka

Setelah 48 Jam, Akses Jalan yang Tertutup Longsor di Agam Bisa Terbuka

Regional
Nenek Hilang 7 Hari di Hutan, Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian

Nenek Hilang 7 Hari di Hutan, Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian

Regional
Investor Serbu Jateng, Nilai Investasi Masuk Capai Rp 211,19 Triliun

Investor Serbu Jateng, Nilai Investasi Masuk Capai Rp 211,19 Triliun

Regional
Gubernur Olly Lobi Pemerintah Pusat agar KTT G20 Tahun 2023 Digelar di Sulawesi Utara

Gubernur Olly Lobi Pemerintah Pusat agar KTT G20 Tahun 2023 Digelar di Sulawesi Utara

Regional
Bupati Asmat: Pemekaran Provinsi Papua Selatan Sesuai Aspirasi Masyarakat

Bupati Asmat: Pemekaran Provinsi Papua Selatan Sesuai Aspirasi Masyarakat

Regional
Ditangkap di Malaysia, Anak Suporter Indonesia Kerap Tangisi Ayahnya

Ditangkap di Malaysia, Anak Suporter Indonesia Kerap Tangisi Ayahnya

Regional
Seorang Pelajar Tembaki Warga yang Sedang Berhenti di Lampu Merah, 1 Orang Terluka

Seorang Pelajar Tembaki Warga yang Sedang Berhenti di Lampu Merah, 1 Orang Terluka

Regional
Penusukan Guru SMK di Kulonprogo, Pelaku Diduga Idap Gangguan Jiwa

Penusukan Guru SMK di Kulonprogo, Pelaku Diduga Idap Gangguan Jiwa

Regional
Guru Agama Ditangkap karena Diduga Raba Alat Vital Muridnya

Guru Agama Ditangkap karena Diduga Raba Alat Vital Muridnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X